Terbangun dengan Mata Sembab: Antara Drama Korea, Kebanyakan Garam, dan Tragedi Salah Tidur
Liaa - Saturday, 14 February 2026 | 10:00 PM


Terbangun dengan Mata Sembab: Antara Drama Korea, Kebanyakan Garam, dan Tragedi Salah Tidur
Pernah nggak sih kamu bangun pagi, sudah niat mau tampil segar buat ke kantor atau kampus, tapi pas ngaca malah pengen teriak? Alih-alih melihat pantulan wajah yang glowing ala aktor drakor, yang muncul di cermin malah sosok asing dengan mata yang bengkak kayak habis disengat tawon satu kompi. Rasanya tuh, area mata kayak berat banget, kelopak mata jadi lebih tebal, dan otomatis mood langsung terjun bebas ke dasar jurang.
Mata bengkak, atau yang sering kita sebut mata sembab, itu sebenarnya masalah sejuta umat. Tapi anehnya, setiap kali itu terjadi, kita selalu merasa jadi orang paling merana sedunia. Fenomena "puffy eyes" ini emang menyebalkan karena dia nggak pandang bulu. Mau kamu pakai skincare harga jutaan atau cuma cuci muka pakai sabun batang, risiko mata bengkak itu tetap mengintai di balik bantal.
Kenapa Sih Mata Bisa Mirip Bakpao?
Kalau kita bicara soal penyebab, wah, daftarnya bisa lebih panjang dari antrean konser Taylor Swift. Tapi mari kita bahas yang paling relate sama kehidupan sehari-hari kaum urban dan Gen Z yang hobi begadang. Pertama, tentu saja urusan air mata. Menangis itu sehat buat jiwa, tapi efek sampingnya ke mata itu nggak estetik blas. Cairan air mata yang asin itu memicu retensi air di sekitar jaringan mata yang super tipis. Jadi, kalau semalam kamu habis maraton nonton film sedih atau galau gara-gara diselingkuhi, jangan heran kalau paginya matamu minta jatah libur.
Kedua, yang sering nggak kita sadari adalah pola makan. Kamu hobi makan mie instan tengah malam atau nyemil seblak yang micin dan garamnya ugal-ugalan? Nah, garam itu sifatnya mengikat air. Saat kamu tidur, tubuh yang kelebihan natrium bakal menahan air di tempat-tempat yang nggak seharusnya, salah satunya di bawah mata. Jadi, mata bengkak itu sebenarnya adalah cara tubuhmu protes, "Woi, kebanyakan garam nih!"
Selain itu, kurang tidur sudah pasti jadi tersangka utama. Saat kita nggak tidur cukup, pembuluh darah di bawah mata melebar, dan sirkulasi cairan jadi nggak lancar. Hasilnya? Bengkak dan lingkaran hitam yang bikin kita kelihatan kayak panda yang kurang gizi. Belum lagi urusan alergi debu di bantal yang jarang diganti, atau posisi tidur yang terlalu tengkurap. Gaya gravitasi itu nyata, kawan. Cairan bakal numpuk di area wajah kalau kepalamu nggak lebih tinggi dari jantung saat tidur.
Pertolongan Pertama pada Kebengkakan Mata
Terus kalau sudah kejadian, masa kita harus pakai kacamata hitam di dalam ruangan biar nggak ditanyain "Habis nangis ya?" sama rekan kerja? Tenang, ada banyak cara darurat yang bisa kita lakukan. Ilmu turun-temurun dari nenek moyang sampai tips TikTok sebenarnya punya inti yang sama: Dinginkan!
- Sendok Dingin: Ini cara paling klasik. Taruh dua sendok makan di freezer selama 5 menit, lalu tempelkan bagian punggung sendok ke area mata. Sensasi dinginnya bakal bikin pembuluh darah mengecil (vasokonstriksi) dan perlahan kempesin bengkaknya. Rasanya emang agak bikin kaget, tapi manjur.
- Kantong Teh Bekas: Jangan langsung buang kantong teh celupmu. Kandungan kafein dan tanin dalam teh hijau atau teh hitam itu ajaib banget buat ngurangin inflamasi. Rendam bentar, masukin kulkas, terus kompres di mata selama 10 menit. Rasanya kayak lagi spa pribadi di rumah.
- Timun Bukan Cuma Buat Lalapan: Meskipun terkesan klise banget kayak di film-film zaman dulu, timun emang punya kandungan air tinggi dan sifat mendinginkan yang oke punya. Cukup iris tipis, tempel, dan nikmati waktu heningmu.
Tapi jujur ya, semua cara di atas itu cuma bantuan sementara. Kalau gaya hidupmu masih berantakan, ya mata bengkak bakal jadi tamu rutin setiap pagi. Jangan lupa buat minum air putih yang banyak. Aneh ya, mata bengkak karena kelebihan air, tapi obatnya malah disuruh minum air? Jadi begini logikanya: saat tubuh dehidrasi, dia malah bakal "panik" dan nahan air sebanyak mungkin di jaringan. Dengan minum air cukup, tubuh merasa aman dan bakal membuang kelebihan cairan lewat urine.
Kapan Harus Mulai Panik?
Sebagai manusia yang hidup di zaman penuh informasi, kita harus pintar membedakan mana mata bengkak karena "kebanyakan drama" dan mana yang karena masalah medis. Kalau bengkaknya dibarengi sama mata merah yang parah, rasa gatal yang nggak tertahankan, keluar cairan kuning (belek) yang berlebihan, atau rasa nyeri yang menusuk, mending langsung cuss ke dokter mata.
Bisa jadi itu bukan sekadar sembab biasa, tapi konjungtivitis alias sakit mata menular, atau malah bintitan (hordeolum) yang mau tumbuh. Jangan sekali-kali mencoba mengobati sendiri pakai tetes mata sembarangan yang ada iklannya di TV kalau kondisinya sudah parah. Mata itu aset berharga, jangan sampai niatnya mau cantik malah berakhir tragis gara-gara sotoy.
Menerima Wajah Pagi Apa Adanya
Di akhir hari (atau di awal pagi), mata bengkak itu sebenarnya pengingat buat kita untuk lebih sayang sama diri sendiri. Dia adalah sinyal kalau tubuh kita butuh istirahat, butuh makanan yang lebih sehat, atau butuh pelepasan emosi yang lebih baik. Nggak perlu terlalu insecure kalau sesekali harus tampil dengan muka "bantal". Toh, sekarang sudah banyak concealer high-coverage yang bisa menutupi dosa-dosa begadang kita, kan?
Intinya, santai saja. Kurangi asupan garam di malam hari, ganti sarung bantalmu seminggu sekali, dan kalau mau menangis, ya menangis saja—tapi setelahnya jangan lupa kompres pakai air dingin. Kita semua manusia biasa yang punya hari-hari di mana wajah nggak selalu sinkron sama ekspektasi. Yang penting, jangan sampai mata bengkak bikin rasa percaya dirimu ikut menciut. Tetap tegak, pakai skincare-mu, dan hadapi dunia dengan mata yang—meskipun sedikit sembab—tetap penuh semangat.
Next News

Manggis: Si Ratu Buah yang Nggak Cuma Manis, Tapi Juga Paling 'Jujur' se-Indonesia
an hour ago

Ngobrolin Sirih dan Pinang
an hour ago

Langsat atau Duku? Jangan Sampai Tertipu Penampilan Si Kembar yang Bikin Keki Ini
an hour ago

Dibalik Kedipan Cantiknya, Ternyata Kunang-Kunang Itu "Dark" Juga Ya?
an hour ago

Gula Merah Lebih vs Gula Putih, Mana Yang Lebih Sehat?
14 hours ago

Benarkah Nasi Dingin Lebih Baik Untuk Kesehatan?
14 hours ago

Insomnia: Saat Tubuh Lelah, Tapi Otak Tak Mau Terlelap
15 hours ago

Pentingnya Vitamin B Kompleks: Penunjang Energi, Saraf, dan Metabolisme Tubuh
15 hours ago

Susu Kambing, Sapi, atau Domba: Mana yang Lebih Sehat?
18 hours ago

Manfaat Buah Nanas: Kaya Enzim dan Vitamin untuk Daya Tahan Tubuh
18 hours ago





