Parade 6 Planet Februari 2026: Fenomena Langit yang Langka dan Spektakuler
Tata - Thursday, 12 February 2026 | 09:51 AM


Apa Itu Parade Planet?
Parade planet adalah fenomena dimana beberapa planet tampak berada dekat satu sama lain di langit dari sudut pandang Bumi. Ini tidak berarti planet-planet itu benar-benar sejajar secara fisik di ruang angkasa (yang jarangnya terjadi), tetapi posisi mereka tampak berdekatan di sepanjang jalur yang disebut ekliptika, yaitu bidang orbit Bumi dan planet-planet lainnya.
Peristiwa seperti ini menjadi viral karena jarang melibatkan banyak planet sekaligus, terutama enam planet yang bisa diamati dalam satu jendela waktu singkat.
Kapan dan Di Mana Bisa Diamati?
•Tanggal puncak parade: 28 Februari 2026
•Waktu terbaik mengamati: sekitar 30 menit hingga 1 jam setelah matahari terbenam
•Arah pandang: ke langit barat daya dengan cakrawala rendah yang jelas
•Fenomena ini bisa dilihat dari banyak bagian dunia, termasuk sebagian wilayah Asia, Eropa, Amerika, dan Australia, tergantung kondisi cuaca dan polusi cahaya setempat.
Planet-Planet Apa Saja yang Terlibat?
Pada puncaknya, enam planet akan tampak bersama di langit:
Merkurius — planet terkecil dan terdekat dengan Matahari, tampak rendah di horizon barat setelah senja
Venus — paling terang dan mudah dikenali, sering disebut "Bintang Senja"
Jupiter — yang paling terang kedua setelah Venus di langit malam
Saturnus — tampak kuning pucat, agak rendah di barat
Uranus — jauh dan redup, memerlukan binokular atau teleskop
Neptunus — planet terjauh dalam parade, sangat redup dan hanya terlihat dengan teleskop kecil .
Empat yang paling terang — Jupiter, Saturnus, Venus, dan Merkurius — biasanya dapat dilihat dengan mata telanjang di lokasi dengan langit cerah. Sementara Uranus dan Neptunus lebih menantang dan butuh alat bantu optik.
Fenomena Ini Menarik dan Viral karena
Langka dan visual — Tidak setiap tahun ada parade planet yang jelas terlihat, apalagi melibatkan enam planet sekaligus.
Bagaimana Cara Mengamati Dengan Baik?
-Pilih lokasi minim polusi cahaya (misalnya jauh dari lampu kota).
-Datang lebih awal sekitar 20–30 menit setelah matahari terbenam.
-Gunakan aplikasi peta langit seperti Stellarium atau Star Walk untuk mengetahui posisi planet.
-Binokular atau teleskop kecil akan membantu melihat Uranus dan Neptunus.
Waktu Terbaik untuk mengamati dari Indonesia
-Tanggal puncak: 28 Februari 2026
-Waktu terbaik: 18.30 – 19.30 WIB (sekitar 30–60 menit setelah Matahari terbenam)
-Arah pengamatan: Barat hingga barat daya
Waktu pengamatan relatif singkat karena beberapa planet (terutama Merkurius dan Saturnus) berada cukup rendah di horizon dan cepat terbenam
Semakin dekat ke garis khatulistiwa (seperti Indonesia), posisi ekliptika saat senja cukup menguntungkan karena sudutnya lebih tegak terhadap horizon.
-Lokasi ideal:
Pantai dengan cakrawala barat terbuka
Perbukitan
Area pedesaan minim lampu
Apakah Aman Dilihat?
Ya, sangat aman karena terjadi setelah Matahari terbenam. Tidak seperti gerhana Matahari, tidak diperlukan filter khusus.
Kesimpulan
Parade Planet Februari 2026 adalah salah satu fenomena astronomi paling menarik tahun ini. Dengan enam planet tampak berdekatan di langit barat malam setelah matahari terbenam, ini menjadi momen langka yang bisa diamati banyak orang di berbagai belahan dunia. Dari yang hanya dengan mata telanjang hingga dengan bantuan teleskop, fenomena ini menggabungkan sains, keindahan langit, dan peluang untuk menginspirasi generasi baru pengamat bintang.
Next News

Jambang: Cuma Gaya atau Tanda Hormon?
13 hours ago

Kenapa Berat Badan Sulit Turun Setelah Usia 35?
13 hours ago

Mandi Pagi vs Mandi Malam: Mana Lebih Baik bagi Kesehatan?
13 hours ago

Di Balik Rasa Asamnya, Inilah Keunggulan Buah Kedondong yang Sering Diremehkan
2 hours ago

Pesona Danau Toba Menemukan Kedamaian di Jantung Tanah Batak
14 hours ago

Strategi Jitu Liburan 2026 Senang-Senang Jalan, Dompet Nggak Perlu Pingsan
14 hours ago

Mie Ayam Simfoni Gerobak Biru dan Mesin Waktu dalam Semangkuk Nostalgia
15 hours ago

Petai Antara Kenikmatan Surgawi dan Teror Kamar Mandi
15 hours ago

Bukan Sekadar Tradisi, Pinang Bersiap "Glow Up" di Industri Herbal Modern
15 hours ago

Daun Sirih Dari Tradisi Nenek Moyang hingga Jadi Skincare Andalan Generasi Muda
3 hours ago





