Ratusan Siswa SMK HKBP Sidikalang Diduga Keracunan MBG, Dilarikan ke Rumah Sakit
Liaa - Wednesday, 11 February 2026 | 10:52 AM


Sidikalang – Aktivitas belajar mengajar di SMK Swasta HKBP Sidikalang, Kabupaten Dairi, berubah menjadi kepanikan massal pada Selasa (10/2/2026). Ratusan siswa mengalami keluhan kesehatan serius berupa sakit perut, mual, muntah, hingga diare, yang diduga terjadi setelah mengonsumsi menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) sehari sebelumnya.
Kepala SMK Swasta HKBP Sidikalang, Melanton Sirait, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa gejala awal mulai muncul sejak pagi hari saat proses belajar berlangsung, ketika sejumlah siswa satu per satu meminta izin meninggalkan kelas karena merasa tidak enak badan.
Namun, kondisi berkembang cepat menjadi insiden massal. Jumlah siswa yang mengeluhkan gejala serupa meningkat drastis sehingga pihak sekolah terpaksa melakukan evakuasi besar-besaran.
Sekitar pukul 11.00 WIB, ambulans serta kendaraan operasional sekolah dikerahkan untuk membawa para siswa yang mengalami kondisi lemas ke sejumlah fasilitas kesehatan. Para korban dirujuk ke RSUD Sidikalang, RS Serenapita, dan Puskesmas Hutarakyat untuk mendapatkan penanganan medis.
Pihak sekolah juga melakukan penyisiran hingga malam hari ke rumah kos siswa guna memastikan tidak ada pelajar yang sakit tanpa mendapat pertolongan.
Beberapa siswa korban keracunan turut memberikan kesaksian. Yohani Hutabarat, siswi kelas XI, mengaku mulai merasakan gejala sejak dini hari sekitar pukul 01.00 WIB, berupa mual, diare, dan pusing setelah menyantap menu MBG pada Senin (9/2/2026). Keluhan serupa juga dialami Anna Situmorang (kelas XI) yang mengaku mengalami sesak napas, serta Aan Lubis (kelas X) yang merasakan sakit perut hebat.
Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah masih melakukan pendataan jumlah pasti korban dari total lebih dari 800 siswa. Fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh siswa mendapatkan perawatan medis, sambil menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap makanan yang dikonsumsi untuk mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut.
Next News

Pemerintah Tetapkan MBG Hanya Saat Hari Sekolah, Libur Tak Lagi Diberikan ke Siswa
14 hours ago

Polres Tapsel Rehabilitasi Jembatan Gantung Merah Putih di Muaratais
14 hours ago

Pemprov Sumut Buka Seleksi Calon Komisioner KI Sumut Periode 2026–2030
16 hours ago

Bupati Saipullah Rotasi 59 Pejabat Madina, Minta ASN Jaga Integritas
2 days ago

Strategi Data Akurat Jadi Kunci Gus Irawan Gaet Bantuan Pusat untuk Korban Banjir Tapsel
2 days ago

Rakortekrenbang Tahun 2026 Digelar, Tapsel Dorong Hilirisasi Komoditas Unggulan untuk Percepat Pertumbuhan Ekonomi
2 days ago

Komunikasi Politik dan Transparansi Jadi Kunci, Bupati Tapsel Diapresiasi Mendagri dan Menteri PKP
2 days ago

Operasi Ketupat Toba 2026 Efektif, Gangguan Kamtibmas dan Laka Lantas di Sumut Turun Signifikan
3 days ago

Produksi Cabai Merah Sumut Surplus 21 Ribu Ton, Harga di Tingkat Petani Anjlok
3 days ago

Petani Bawang Karo Demo di DPRD Sumut, Tuntut Penertiban Impor Ilegal dan Evaluasi Pejabat
4 days ago





