Pemprov Sumut Terima Bantuan Kemanusiaan Rp600 Juta dari Kaltim untuk Korban Banjir dan Longsor
Liaa - Sunday, 08 February 2026 | 08:18 AM


Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) kembali menerima bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) sebesar Rp600 juta untuk penanganan dampak bencana banjir dan tanah longsor.
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut, Sulaiman Harahap, menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut. Ia menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk solidaritas antardaerah yang sangat berarti bagi masyarakat terdampak bencana.
Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bantuan kedua dari Pemprov Kaltim, setelah sebelumnya mengucurkan dana kemanusiaan sebesar Rp5,78 miliar untuk tiga provinsi di Sumatera pada akhir tahun 2025, yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.
Saat ini, dana bantuan mulai dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan hunian tetap (huntap) yang nantinya akan diserahkan kepada warga terdampak banjir dan longsor di sejumlah wilayah Sumatera Utara.
Dari total bantuan Rp5,78 miliar tersebut, Pemprov Sumut sebelumnya telah menerima Rp1 miliar berdasarkan hasil mitigasi dampak bencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir November 2025.
Data Posko Tanggap Darurat Bencana Provinsi Sumut mencatat, sebanyak 18 kabupaten/kota terdampak bencana hidrometeorologi dengan estimasi kerugian mencapai Rp17,23 triliun. Jumlah masyarakat terdampak mencapai 479.045 kepala keluarga atau sekitar 1.803.549 jiwa, dengan pengungsi sebanyak 3.371 kepala keluarga atau 13.378 jiwa.
Korban luka tercatat sebanyak 126 orang, korban meninggal dunia 372 jiwa, dan 53 orang masih dinyatakan hilang.
Sulaiman menjelaskan, pembangunan hunian tetap diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp60 juta per unit, belum termasuk pembangunan fasilitas umum seperti jaringan air bersih, listrik, rumah ibadah, area bermain, dan sarana pendukung lainnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni, menyebutkan bahwa bantuan Rp600 juta tersebut merupakan wujud kepedulian masyarakat Kaltim terhadap korban bencana di Sumatera.
Dana tersebut berasal dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari kelompok pengajian, arisan, komunitas sosial, hingga partisipasi masyarakat umum. Bantuan tersebut dialokasikan masing-masing Rp300 juta untuk Tapanuli Selatan dan Rp300 juta untuk Tapanuli Tengah.
Pemprov Kaltim berharap bantuan tersebut dapat membantu percepatan pemulihan Sumatera Utara, khususnya dalam pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak bencana banjir dan longsor.
Next News

Gubernur Bobby Nasution Resmikan Jembatan Aek Sipange di Tapsel, Akses Desa dan Ekonomi Warga Makin Lancar
a day ago

Kemenag Siapkan Ribuan Masjid Ramah Pemudik, 281 Masjid di Sumut Jadi Rest Area 24 Jam
2 days ago

3.016 Warga Sumut Masih Mengungsi Akibat Bencana Hidrometeorologi Sejak November 2025
2 days ago

Bupati Tapsel Apresiasi Kehadiran Gubernur Sumut Resmikan Jembatan Aek Sipange di Aek Bilah
2 days ago

Safari Ramadhan di Desa Tolang, Bupati Tapsel: Jembatan Aek Sipange Perkuat Konektivitas dan Dorong Ekonomi Aek Bilah
2 days ago

Dishub Sumut Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Terjadi 18 Maret, Ramp Check Digelar 13–15 Maret
3 days ago

Jadi Isu Serius, 9 Kementerian dan Lembaga Teken SKB Penanganan Kesehatan Jiwa Anak
3 days ago

Kejari Padang Lawas Musnahkan Barang Bukti 100 Perkara, Kasus Narkotika Paling Dominan
3 days ago

Safari Ramadan di Sipiongot, Gubernur Sumut Siapkan Rp230 Miliar untuk Pembangunan Jalan di Paluta
3 days ago

Penyakit Kronis Kini Termasuk Disabilitas: Ini Penjelasan Putusan MK
4 days ago




