Sejarah Uang Rupiah: Dari ORI hingga Era Digital
Liaa - Friday, 20 February 2026 | 09:42 AM


-Awal Mula: Oeang Republik Indonesia (ORI)-
Setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, masalah besar yang dihadapi adalah sistem keuangan. Saat itu masih beredar uang Jepang dan uang Hindia Belanda.
Pada 30 Oktober 1946, pemerintah resmi menerbitkan Oeang Republik Indonesia (ORI) sebagai mata uang pertama Republik Indonesia. Penerbitan ORI menjadi simbol kedaulatan ekonomi dan politik Indonesia di tengah agresi Belanda.
ORI bukan hanya alat transaksi, tetapi alat perjuangan. Rakyat diminta menukarkan uang lama dengan ORI sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintahan Republik.
-Lahirnya Rupiah Modern-
Seiring pengakuan kedaulatan Indonesia pada 1949, sistem moneter terus diperbaiki. Peran pengelolaan mata uang kemudian berada di bawah otoritas Bank Indonesia yang berdiri pada 1953 menggantikan De Javasche Bank.
Sejak saat itu, desain dan denominasi rupiah terus mengalami perubahan, baik dari sisi keamanan maupun estetika. Setiap seri uang kertas menampilkan pahlawan nasional serta kekayaan budaya Indonesia.
-Perubahan Desain dan Keamanan-
Dalam perkembangannya, rupiah mengalami beberapa pembaruan:
Penambahan fitur keamanan seperti watermark dan benang pengaman
Perubahan desain untuk mencegah pemalsuan
Penggunaan bahan khusus untuk uang kertas dan logam
Bank Indonesia secara berkala menerbitkan seri baru untuk meningkatkan keamanan dan menyesuaikan kebutuhan ekonomi.
-Rupiah di Era Digital-
Memasuki abad ke-21, sistem pembayaran mulai bergeser dari tunai ke non-tunai.
Bank Indonesia memperkenalkan berbagai sistem pembayaran elektronik, termasuk QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) yang memudahkan transaksi digital lintas platform.
Transformasi ini mempercepat terciptanya masyarakat cashless dan mendukung inklusi keuangan nasional.
Rupiah sebagai Simbol Kedaulatan
Secara hukum, rupiah ditetapkan sebagai satu-satunya alat pembayaran yang sah di wilayah Indonesia.
Undang-Undang Mata Uang menegaskan kewajiban penggunaan rupiah dalam setiap transaksi domestik, sebagai bentuk perlindungan kedaulatan ekonomi nasional.
Kesimpulan
Perjalanan rupiah dimulai dari ORI sebagai simbol perjuangan kemerdekaan, berkembang melalui pembentukan Bank Indonesia, hingga kini memasuki era pembayaran digital. Evolusi ini mencerminkan dinamika ekonomi, politik, dan teknologi Indonesia dari masa ke masa.
Next News

Mengapa Dokter Selalu Menanyakan Riwayat Kesehatan? Ternyata Ini Alasannya
in 6 hours

Berapa Kali Sebaiknya Melakukan Perawatan? Kenali Kebutuhan Tubuhmu
in 6 hours

Telur Setiap Hari, Baik atau Justru Perlu Dibatasi? Ini Kata Ahli
8 hours ago

Kopi di Pagi Hari Bisa Memberi Efek Berbeda, Ini yang Perlu Kamu Ketahui
8 hours ago

Kenapa Kita Bisa Tiba-Tiba Bad Mood? Ternyata Ada Banyak Pemicu di Baliknya
8 hours ago

Sering Menunda Pekerjaan? Bukan Selalu Karena Malas, Ini Penyebabnya
8 hours ago

Lapar Tengah Malam? Pilihan Makanan Ini Bisa Jadi Alternatif yang Lebih Baik
8 hours ago

Sering Bangun Tengah Malam? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya
8 hours ago

Bukan Cuma Kurang Tidur, Ini Beberapa Penyebab Mata Terlihat Lelah
8 hours ago

Sering Merasa Lelah Padahal Tidak Banyak Aktivitas? Ini 7 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya
8 hours ago





