Anemia vs Darah Rendah: Jangan Sampai Tertukar
Liaa - Friday, 20 February 2026 | 09:38 AM


1️⃣ Apa Itu Anemia?
Anemia adalah kondisi ketika kadar hemoglobin atau jumlah sel darah merah dalam tubuh lebih rendah dari normal. Akibatnya, distribusi oksigen ke seluruh tubuh menjadi tidak optimal.
Menurut World Health Organization, anemia merupakan masalah kesehatan global yang banyak dialami wanita dan anak-anak.
Intinya, anemia adalah masalah pada kualitas atau jumlah darah.
2️⃣ Apa Itu Darah Rendah?
Darah rendah atau hipotensi adalah kondisi ketika tekanan darah berada di bawah angka normal (umumnya di bawah 90/60 mmHg).
Tekanan darah adalah kekuatan aliran darah saat dipompa oleh jantung ke seluruh tubuh.
Menurut American Heart Association, tekanan darah yang terlalu rendah dapat menyebabkan pusing dan pingsan karena aliran darah ke otak berkurang.
Intinya, darah rendah adalah masalah pada tekanan aliran darah, bukan jumlah darahnya.
3️⃣ Perbedaan Gejala
Walau mirip, ada beberapa perbedaan yang bisa dikenali.
Pada anemia, gejala yang sering muncul:
•Lemas berkepanjangan
•Wajah pucat
•Jantung berdebar
•Rambut rontok
•Kuku rapuh
Sedangkan pada darah rendah:
•Pusing saat berdiri tiba-tiba
•Pandangan gelap
•Keringat dingin
•Pingsan
•Tubuh terasa ringan atau melayang
Anemia biasanya berlangsung lebih lama dan berkaitan dengan kekurangan zat besi atau nutrisi.
Darah rendah sering muncul tiba-tiba, terutama saat perubahan posisi.
4️⃣ Cara Membedakan Secara Pasti
Satu-satunya cara memastikan adalah dengan pemeriksaan:
Anemia → Tes darah untuk melihat kadar hemoglobin
Darah rendah → Pengukuran tekanan darah dengan tensimeter
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menganjurkan pemeriksaan medis jika keluhan lemas dan pusing terjadi berulang.
Jangan hanya menebak dari gejala.
5️⃣ Penanganan yang Berbeda
Karena penyebabnya berbeda, cara mengatasinya juga berbeda.
Untuk anemia:
✔ Konsumsi makanan tinggi zat besi
✔ Minum tablet tambah darah
✔ Perbaiki pola makan
Untuk darah rendah:
✔ Minum cukup air
✔ Tambah asupan garam sesuai anjuran medis
✔ Hindari berdiri mendadak
✔ Istirahat cukup
Salah penanganan bisa membuat kondisi tidak membaik.
Kesimpulan
Anemia dan darah rendah memang sama-sama menyebabkan lemas dan pusing, tetapi penyebabnya berbeda.
Anemia adalah kekurangan hemoglobin atau sel darah merah.
Darah rendah adalah tekanan darah yang terlalu rendah.
Jika keluhan sering muncul, sebaiknya periksa ke fasilitas kesehatan untuk memastikan penyebabnya.
Next News

Bukan Cuma Asap yang Lewat, Tapi Racun yang Mengendap
2 hours ago

Mitos atau Fakta: Dilema Mandi Tengah Malam bagi Kaum Budak Korporat
2 hours ago

Dari Jerman Hingga Jadi Minuman 'Paling Jujur' di Lidah Kita
2 hours ago

Ritual Dengerin Musik Sebelum Tidur: Antara Healing, Overthinking, dan Rahasia Tidur Nyenyak
2 hours ago

Dilema Kulit Tepi Kuku yang Mengelupas: Dari Gemas Jadi Perih, Kok Bisa Sih?
3 hours ago

Healing Tipis-tipis Tanpa Bikin Kantong Nangis
3 hours ago

Labu Kuning, Si Oranye yang Sering Dianaktirikan padahal Punya Spek Dewa
3 hours ago

Kuku Berubah Warna dan Bergaris, Tanda Apa?
15 hours ago

Sejarah Uang Rupiah: Dari ORI hingga Era Digital
15 hours ago

Otak Terasa Lemot? Ini Penyebabnya!
15 hours ago





