Nasi Putih vs Nasi Merah vs Shirataki: Mana yang Lebih Sehat ?
Liaa - Thursday, 19 February 2026 | 03:33 AM


Selain berbeda dari segi kandungan serat dan kalori, nasi putih, nasi merah, dan shirataki juga memiliki perbedaan harga yang cukup signifikan di Indonesia.
Mana yang paling sehat dan mana yang paling masuk akal untuk konsumsi harian?
Mari kita lihat
1. Nasi Putih
Nasi putih merupakan hasil penggilingan beras yang menghilangkan lapisan dedak dan germ.
Kandungan Gizi (per 100 gram, matang)
Berdasarkan data United States Department of Agriculture:
Kalori: ±130 kkal
Karbohidrat: ±28 gram
Protein: ±2,4 gram
Serat: ±0,4 gram
Kelebihan:
Mudah dicerna
Sumber energi cepat
Cocok untuk aktivitas fisik tinggi
Kekurangan:
Serat rendah
Indeks glikemik relatif tinggi
Kisaran Harga di Indonesia
Beras putih medium: Rp12.000–Rp17.000 per kg
Kategori biaya: ✔️ Terjangkau
Untuk sebagian besar rumah tangga Indonesia, nasi putih tetap menjadi pilihan paling ekonomis.
2. Nasi Merah
Nasi merah masih mempertahankan lapisan dedaknya sehingga kandungan seratnya lebih tinggi.
Kandungan Gizi (per 100 gram, matang)
Data United States Department of Agriculture:
Kalori: ±111 kkal
Karbohidrat: ±23 gram
Protein: ±2,6 gram
Serat: ±1,8 gram
World Health Organization menganjurkan konsumsi biji-bijian utuh untuk membantu mengurangi risiko penyakit metabolik.
Kelebihan:
Serat lebih tinggi
Lebih mengenyangkan
Indeks glikemik lebih rendah dibanding nasi putih
Kekurangan:
Tekstur lebih keras
Harga lebih tinggi
Kisaran Harga di Indonesia
Beras merah: Rp18.000–Rp25.000 per kg
Kategori biaya: ✔️ Terjangkau – Sedikit lebih mahal
Masih tergolong bisa diakses, tetapi tidak semurah nasi putih.
3. Shirataki
Shirataki terbuat dari serat konjac (glucomannan) dan sangat rendah kalori.
Kandungan (per 100 gram)
Kalori: ±10–20 kkal
Karbohidrat sangat rendah
Tinggi serat larut
Menurut Mayo Clinic, serat larut seperti glucomannan dapat membantu kontrol gula darah dan kolesterol bila dikonsumsi dengan tepat.
Kelebihan:
Sangat rendah kalori
Cocok untuk diet rendah karbohidrat
Membantu rasa kenyang
Kekurangan:
Protein sangat rendah
Tekstur dan rasa berbeda
Harga jauh lebih mahal
Kisaran Harga di Indonesia
Kemasan 1 kg: bisa mencapai Rp199.000–Rp270.000
Kategori biaya: Mahal – Sangat mahal
Bagi masyarakat awam Indonesia, shirataki masih tergolong produk premium.
Kesimpulan
Jika mempertimbangkan keseimbangan antara gizi dan harga, nasi merah bisa menjadi pilihan lebih sehat dibanding nasi putih, meski sedikit lebih mahal.
Sementara itu, shirataki cocok untuk kebutuhan diet khusus, tetapi dari sisi biaya belum tentu realistis untuk konsumsi harian sebagian besar masyarakat Indonesia.
Pilihan terbaik tetap bergantung pada kondisi kesehatan, kebutuhan energi, dan kemampuan finansial masing-masing.
Next News

Telur Ayam vs Telur Bebek: Mana yang lebih bergizi?
17 hours ago

Benarkah Makan Cokelat Bisa Bikin Bahagia?
17 hours ago

Rahasia Sehat dari Jambu Biji, Si Murah yang Kaya Nutrisi
5 hours ago

Manfaat Minum Bandrek Saat Cuaca Dingin yang Wajib Kamu Tahu
5 hours ago

Tips Jaga Fokus dan Kesehatan Jantung Lewat Nutrisi Omega-3
6 hours ago

Manfaat Lidah Buaya untuk Rambut: Atasi Rontok, Ketombe, dan Rambut Kering Secara Alami
6 hours ago

Alasan Kucing Gigit Jari Saat Lagi Manja-manjaan
6 hours ago

Rekomendasi Teh Bunga untuk Kamu yang Butuh Healing Sejenak
6 hours ago

Rahasia Packing Koper Rapi Tanpa Drama Baju Kusut
6 hours ago

Fakta Mengejutkan Stroberi: Buah Primadona yang Penuh Pestisida
7 hours ago





