Kamis, 19 Februari 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Fakta Mengejutkan Stroberi: Buah Primadona yang Penuh Pestisida

Tata - Wednesday, 18 February 2026 | 03:45 PM

Background
Fakta Mengejutkan Stroberi: Buah Primadona yang Penuh Pestisida

Visualnya Estetik, Tapi Sudahkah Dicuci dengan Benar? Ini 6 Cara Bersihkan Stroberi ala Ahli Pangan

Siapa sih yang nggak tergoda sama buah stroberi? Warnanya yang merah merona, bentuknya yang lucu, plus rasanya yang asem-manis seger bikin buah satu ini jadi primadona buat konten Instagram maupun camilan sehat sehari-hari. Tapi, di balik tampilannya yang sangat aesthetic itu, ada kenyataan pahit yang harus kita hadapi: stroberi sering banget masuk dalam daftar buah dengan residu pestisida paling tinggi atau yang biasa disebut Dirty Dozen.

Masalahnya, banyak dari kita yang kalau cuci stroberi itu cuma sekadar "lewat" doang di bawah air keran. Padahal, pori-pori stroberi itu banyak banget, lho. Kalau nggak telaten, sisa-sisa bahan kimia atau kotoran kecil yang nyelip bisa ikut tertelan. Nah, biar kamu nggak cuma dapet foto cantiknya doang tapi juga dapet sehatnya, para ahli pangan punya beberapa trik jitu buat melibas pestisida membandel itu. Yuk, simak biar nggak salah kaprah!

1. Jangan Pernah Cabut Kelopak Daun Sebelum Dicuci

Ini adalah kesalahan paling umum yang sering dilakukan kaum sat-set. Biasanya, karena pengen praktis, kita langsung cabut daun hijaunya sebelum dibilas. Ternyata, menurut ahli pangan, cara ini malah bikin pestisida dan bakteri masuk ke dalam daging buah. Lubang bekas cabutan daun itu ibarat gerbang terbuka buat air yang kotor buat meresap ke dalam.

Jadi, biarkan stroberi tetap utuh dengan "topi" hijaunya saat proses pencucian. Nanti kalau sudah benar-benar bersih dan kering, baru deh boleh dipetik atau dipotong-potong. Simpel sih, tapi dampaknya besar buat menjaga kebersihan bagian dalam buah.

2. Rendaman Air Garam: Klasik Tapi Asik

Cara yang satu ini mungkin sudah sering diajarkan sama orang tua kita dulu, dan ternyata emang terbukti ampuh secara ilmiah. Garam dapur bukan cuma buat bumbu masak, tapi juga punya sifat abrasif alami yang bisa membantu merontokkan kotoran dan beberapa jenis residu pestisida.

Caranya gampang banget. Larutkan sekitar satu sendok teh garam ke dalam semangkuk air dingin. Rendam stroberi selama 5 menit saja, jangan kelamaan ya, soalnya nanti tekstur buahnya bisa jadi lembek dan rasanya agak sedikit berubah. Setelah itu, pastikan dibilas lagi pakai air mengalir biar rasa asinnya nggak nempel di lidah pas dimakan.

3. Larutan Baking Soda, Sang Juara Penghancur Pestisida

Kalau kamu mau cara yang lebih pro, gunakanlah baking soda atau natrium bikarbonat. Berbagai penelitian menunjukkan kalau baking soda adalah salah satu cara paling efektif untuk menghilangkan pestisida. Zat alkali di dalamnya mampu memecah molekul kimia yang sulit hilang kalau cuma pakai air biasa.

Campurkan satu sendok teh baking soda ke dalam satu liter air, lalu rendam stroberi selama 10 sampai 12 menit. Jangan kaget kalau nanti air rendamannya jadi agak keruh, itu tandanya kotoran dan zat kimianya mulai luntur. Ini sih life hack wajib buat kamu yang peduli banget sama keamanan pangan.

4. Cuka untuk Membunuh Jamur dan Bakteri

Pernah nggak sih beli stroberi, ditaruh di kulkas dua hari, eh tiba-tiba sudah jamuran? Nah, mencuci dengan larutan cuka bisa jadi solusinya. Cuka punya sifat asam yang oke banget buat membunuh spora jamur dan bakteri yang bikin buah cepat busuk.

Gunakan perbandingan 1:3, yaitu satu bagian cuka putih (atau cuka apel) dicampur dengan tiga bagian air. Rendam sebentar saja, sekitar 2-3 menit. Jangan khawatir soal bau cukanya yang menyengat, karena setelah dibilas air mengalir, aromanya bakal hilang total kok. Bonusnya, stroberi kamu bakal punya masa simpan yang sedikit lebih lama di kulkas.

5. Gunakan Air Mengalir dengan Tekanan Sedang

Meskipun kamu sudah pakai teknik rendaman di atas, langkah terakhir tetap harus dibilas pakai air mengalir. Tapi ingat, jangan pakai tekanan air yang terlalu kencang kayak mau nyuci motor, ya! Kulit stroberi itu sangat tipis dan sensitif.

Gunakan air yang mengalir lembut sambil digosok perlahan menggunakan jari. Tujuannya untuk memastikan sisa-sisa larutan garam, cuka, atau baking soda tadi benar-benar hilang. Kalau menurut para ahli, durasi bilas yang ideal itu minimal 30 detik untuk memastikan nggak ada residu yang tertinggal di celah-celah kecil permukaan buah.

6. Keringkan Sampai Benar-Benar Tuntas

Banyak orang lupa kalau proses pengeringan itu sama pentingnya dengan proses pencucian. Air yang masih menempel di stroberi bisa jadi sarang kuman kalau nggak langsung dimakan. Selain itu, stroberi yang basah bakal cepat benyek dan nggak enak teksturnya.

Setelah dicuci bersih, letakkan stroberi di atas tisu dapur atau kain bersih. Tepuk-tepuk pelan sampai permukaannya kering. Kalau kamu mau menyimpan stroberi di kulkas setelah dicuci, pastikan dia sudah dalam kondisi kering total. Mengingat harga stroberi yang lumayan menguras dompet kalau beli yang premium, rugi banget kan kalau busuk cuma gara-gara kita malas ngeringin?

Jujur aja, di zaman sekarang kita memang harus sedikit lebih "rewel" soal apa yang masuk ke perut. Memang agak ribet dikit sih, tapi daripada menumpuk zat kimia di dalam tubuh, lebih baik investasi waktu 10 menit buat mencuci dengan benar. Lagipula, makan stroberi yang benar-benar bersih itu rasanya jauh lebih tenang dan nikmat, kan?

Jadi, mulai sekarang jangan cuma fokus sama cara foto stroberi biar kelihatan cantik di medsos, tapi perhatikan juga gimana cara bikin dia aman buat kesehatan. Selamat mencoba dan selamat menikmati camilan sehatmu tanpa rasa parno!