Kenapa Bau Nasi yang Harum Itu Malah Bikin Kamu Pengen Muntah? Mari Kita Bedah!
Liaa - Thursday, 19 February 2026 | 06:40 AM


Kenapa Bau Nasi yang Harum Itu Malah Bikin Kamu Pengen Muntah? Mari Kita Bedah!
Bayangkan situasinya begini: kamu baru saja pulang kerja atau kuliah dalam keadaan lapar berat. Perut sudah keroncongan minta jatah, dan pikiranmu sudah melayang ke sepiring nasi hangat dengan lauk ayam geprek atau telur dadar yang masih garing. Begitu sampai di dapur, kamu membuka tutup rice cooker dengan penuh ekspektasi. Tapi bukannya air liur yang menetes, uap nasi yang mengepul itu malah membuat perutmu bergejolak. Rasa mual mendadak naik ke kerongkongan, dan selera makanmu hilang seketika. Aneh, kan? Padahal nasi itu makanan pokok kita sehari-hari, tapi kok aromanya bisa jadi musuh bebuyutan?
Fenomena ini sebenarnya nggak dialami oleh satu atau dua orang saja. Banyak yang merasa "berdosa" karena nggak bisa mencium bau nasi yang sedang dimasak. Tenang, kamu nggak sendirian dan ini bukan berarti kamu terkena kutukan karena kurang bersyukur. Ada penjelasan medis dan psikologis di balik kenapa aroma nasi bisa bikin mual, mulai dari urusan hormon sampai masalah pencernaan yang lagi "ngambek".
Si Tersangka Utama: Hormon dan Garis Dua
Kalau kita bicara soal mual karena bau nasi, pikiran pertama orang Indonesia biasanya langsung lari ke satu hal: hamil. Ya, nggak bisa dipungkiri kalau ini adalah "gejala klasik" bagi para calon ibu. Dalam dunia medis, ini sering dikaitkan dengan peningkatan hormon hCG (Human Chorionic Gonadotropin) dan estrogen yang melonjak drastis. Perubahan hormonal ini bikin indra penciuman jadi super tajam, atau istilah kerennya hyperosmia.
Bagi ibu hamil, bau nasi yang menurut orang normal itu "wangi" atau "netral", bisa terdeteksi sebagai bau yang sangat menyengat, amis, atau bahkan seperti bau bahan kimia. Nasi yang sedang dimasak melepaskan uap yang membawa molekul aroma pati. Nah, bagi hidung yang lagi sensitif-sensitifnya, molekul ini dianggap sebagai "ancaman" oleh otak, sehingga memicu refleks mual sebagai bentuk perlindungan diri. Jadi, kalau tiba-tiba istri atau teman kamu lari menjauh saat rice cooker "cetrek", mungkin memang ada kabar gembira yang sedang dalam perjalanan.
Asam Lambung yang Sedang Berontak
Tapi, gimana kalau kamu cowok atau sedang nggak hamil? Nah, tersangka berikutnya adalah masalah pencernaan, terutama GERD atau gastritis (maag). Ketika asam lambung sedang tinggi, perut kita jadi sangat sensitif terhadap rangsangan apa pun, termasuk aroma makanan yang menyengat. Meskipun bau nasi tergolong lembut, uap panasnya membawa kelembapan dan aroma karbohidrat yang bisa merangsang produksi asam lambung lebih banyak lagi.
Ada juga kondisi yang namanya dispepsia. Orang dengan dispepsia sering merasa kembung, begah, dan mual bahkan sebelum makanan masuk ke mulut. Bau uap nasi yang panas bisa memberikan sinyal ke otak bahwa "hey, perut lagi penuh nih, jangan masukin apa-apa dulu!". Hasilnya? Ya, mual itu tadi. Jadi, kalau kamu sering merasa mual mencium bau nasi, coba cek pola makanmu belakangan ini. Sering telat makan atau kebanyakan ngopi nggak?
Trauma dan Food Aversion yang Tersembunyi
Sisi psikologis juga punya peran penting yang sering kita lewatkan. Pernah nggak kamu makan sesuatu, lalu nggak lama kemudian kamu sakit perut hebat atau muntah? Otak kita itu sangat pintar menyimpan memori rasa sakit. Jika suatu saat kamu pernah mual hebat setelah makan nasi (mungkin karena nasinya basi atau ada bakteri di lauknya), otak akan mencatat bau nasi sebagai sinyal bahaya.
Kondisi ini disebut food aversion. Secara nggak sadar, tubuh kamu mencoba melindungimu dari "racun" yang sebenarnya nggak ada. Bau nasi menjadi pemicu atau trigger memori negatif tersebut. Selain itu, stres yang menumpuk juga bisa memanifestasikan dirinya dalam bentuk fisik seperti mual. Ketika kamu sedang di bawah tekanan berat, indra penciuman bisa jadi lebih sensitif dan membuat hal-hal yang biasanya normal jadi terasa menjijikkan.
Uap Nasi dan Rahasia Kimianya
Secara sains, nasi mengandung senyawa aromatik yang disebut 2-Acetyl-1-pyrroline (terutama pada nasi wangi seperti melati atau pandan). Saat nasi dipanaskan, senyawa ini menguap bersama air. Bagi sebagian orang, uap ini terasa terlalu "tebal" atau mengikat di udara. Tekstur udara yang lembap dan panas dari rice cooker itu sendiri terkadang menjadi penyebab mual, bukan aromanya secara spesifik. Bayangkan saja bernapas di dalam ruangan yang penuh uap panas, rasanya pasti agak menyesakkan, bukan?
Gimana Cara Mengatasinya?
Kalau mual ini sudah mulai mengganggu kualitas hidupmu, ada beberapa cara receh tapi ampuh yang bisa kamu coba:
- Gunakan Kipas Angin: Saat membuka rice cooker, pastikan ada sirkulasi udara yang baik atau nyalakan kipas angin agar uapnya nggak langsung menyerang hidungmu.
- Biarkan Nasi Dingin Sejenak: Nasi yang sudah dingin biasanya aromanya nggak sesanter nasi yang baru matang. Coba makan nasi dalam kondisi suhu ruang.
- Tambahkan Aroma Lain: Coba masukkan daun pandan atau sedikit perasan jeruk nipis saat memasak nasi untuk menetralisir aroma pati yang terlalu kuat.
- Cek ke Dokter: Kalau mualnya disertai nyeri ulu hati yang hebat atau penurunan berat badan, jangan cuma baca artikel ini, segera konsultasi ke dokter untuk cek kondisi lambungmu.
Pada akhirnya, merasa mual karena bau nasi bukanlah hal yang perlu dibikin stres, kecuali kalau itu tanda kamu harus segera beli testpack atau mulai diet sehat karena maag yang kronis. Tubuh kita punya cara unik buat bicara, dan mual itu adalah salah satu "alarm" yang dikirimkan. Jadi, lain kali kalau hidungmu protes saat mencium uap nasi, coba dengerin dulu, kira-kira tubuhmu lagi mau curhat apa?
Next News

Si Buah Oranye yang Humble
in 6 hours

Daun Jambu Biji: Si Penyelamat Perut yang Sering Terlupakan di Balik Pagar Rumah
in 5 hours

Tips Puasa Buat Kamu yang Punya Hubungan Toxic Sama Asam Lambung
in 5 hours

Kolesterol Tinggi: Sebenarnya Datang dari Mana?
in 5 hours

Oahraga Saat Puasa,Aman. Ini tipsnya.
in 5 hours

Nasi Putih vs Nasi Merah vs Shirataki: Mana yang Lebih Sehat ?
in 2 hours

Telur Ayam vs Telur Bebek: Mana yang lebih bergizi?
20 hours ago

Benarkah Makan Cokelat Bisa Bikin Bahagia?
21 hours ago

Rahasia Sehat dari Jambu Biji, Si Murah yang Kaya Nutrisi
9 hours ago

Manfaat Minum Bandrek Saat Cuaca Dingin yang Wajib Kamu Tahu
9 hours ago





