Benarkah Makan Cokelat Bisa Bikin Bahagia?
RAU - Wednesday, 18 February 2026 | 05:20 AM


Cokelat telah lama dikenal sebagai makanan yang dapat memberikan perasaan senang dan meningkatkan suasana hati. Banyak orang memilih untuk mengonsumsi cokelat ketika sedang merasa sedih atau ingin meningkatkan mood mereka, dan hal ini tidak hanya berdasarkan kebiasaan semata, melainkan telah terbukti melalui berbagai penelitian ilmiah.
Ada kandungan apa saja di dalam cokelat?
1. Feniletilamin: Senyawa "Cinta" dalam cokelat
Salah satu komponen utama dalam cokelat yang berperan dalam meningkatkan suasana hati adalah feniletilamin (PEA) – sebuah senyawa kimia yang juga diproduksi secara alami oleh otak ketika kita merasa jatuh cinta. Menurut sebuah penelitian,cokelat 100 gram mengandung sekitar 50-100 mg feniletilamin, jumlah yang cukup untuk memberikan efek positif pada mood.
Feniletilamin bekerja dengan cara menurunkan kadar hormon stres kortisol dalam tubuh, sehingga membuat kita merasa lebih rileks ,juga meningkatkan denyut jantung, dan merasa bahagia.
Kadar feniletilamin yang rendah dalam tubuh dapat menyebabkan perasaan sedih dan kurang bersemangat, bahkan terkait dengan risiko depresi ringan.
2. Serotonin dan Dopamin: Hormon Bahagia yang Didukung Cokelat
Cokelat juga mengandung komponen yang berperan dalam produksi dan pelepasan hormon bahagia lainnya, yaitu serotonin dan dopamin.
• Serotonin: Sebuah studi dari ADN Chocolate menjelaskan bahwa cokelat hitam mengandung triptofan, sebuah asam amino esensial yang berperan untuk produksi serotonin. Serotonin berperan penting dalam mengatur suasana hati, rasa tenang, dan kualitas tidur.
• Dopamin: Meskipun cokelat tidak mengandung dopamin secara langsung, kandungan feniletilamin dan teobromina dalam cokelat dapat merangsang pelepasan dopamin di otak. Dopamin bertanggung jawab atas rasa senang, motivasi, dan fokus. Konsumsi cokelat dapat meningkatkan kadar dopamin dalam darah secara sementara, yang membuat kita merasa lebih bersemangat dan bahagia.
3. Flavonoid: Antioksidan yang Meningkatkan Fungsi Otak.
Flavonoid adalah senyawa antioksidan yang dapat meningkatkan aliran darah ke otak, sehingga membantu meningkatkan fungsi kognitif dan memperbaiki suasana hati.
Konsumsi cokelat hitam dengan kadar kakao tinggi (minimal 70%) dapat meningkatkan kadar flavonoid dalam tubuh, yang selanjutnya dapat mengurangi risiko depresi dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan, flavonoid dalam cokelat juga dapat membantu mengurangi peradangan di otak, yang seringkali menjadi penyebab utama gangguan mood dan kelelahan kronis.
4. Perbedaan Efek Cokelat Hitam dan Cokelat dengan Susu
Efek positif cokelat terhadap suasana hati terutama berasal dari cokelat hitam dengan kadar kakao tinggi.
Cokelat dengan susu mengandung kadar gula yang lebih tinggi dan kakao yang lebih rendah, sehingga efeknya terhadap mood menjadi tidak signifikan bahkan berpotensi negatif akibat lonjakan dan penurunan kadar gula darah secara tiba-tiba.
Meskipun rasanya lebih pahit, konsumsi cokelat hitam secara teratur dengan jumlah yang tepat (sekitar 20-30 gram per hari) dapat memberikan manfaat maksimal.
5. Pertimbangan Penting dalam Konsumsi Cokelat
Meskipun cokelat memiliki manfaat untuk suasana hati, konsumsi secara berlebihan tidak disarankan. Cokelat mengandung kalori, lemak jenuh, dan gula yang cukup tinggi, yang dapat menyebabkan peningkatan berat badan, masalah gigi, dan penyakit kronis seperti diabetes jika dikonsumsi secara berlebihan. Selain itu, efek positif cokelat terhadap mood juga dapat berbeda-beda pada setiap orang, tergantung pada faktor genetik, kondisi kesehatan, dan pola makan sehari-hari.
Next News

Kenapa Tubuh Bisa Kesemutan?
13 hours ago

Memahami AI: Apa Saja yang Harus Kita Tahu?
13 hours ago

Kenapa Ponsel Cepat Panas? Ini Penyebab yang Sering Tidak Disadari
13 hours ago

Artemis II: Empat Astronot Terpilih yang Akan Mengorbit Bulan Setelah 50 Tahun
3 hours ago

Kanal Panama: Jalur Pintas Perdagangan Dunia yang Kini Terancam Krisis Air
3 hours ago

Rahasia Umur Panjang Bukan Sekadar Makan Sayur: 7 Kebiasaan Sehat yang Terbukti Bikin Awet Muda
3 hours ago

Telur Angsa: Fakta, Nutrisi, Harga, dan Perbedaannya dengan Telur Ayam serta Bebek
4 hours ago

5 Kebiasaan Boros yang Bikin Kamu Bokek di Tengah Bulan
4 hours ago

Dilema Klasik Anak SMA: Mending Kuliah atau Langsung Cari Cuan?
4 hours ago

Bukan Kamar Mandi, Area Ini Justru Paling Banyak Bakteri di Rumah
5 hours ago





