5 Kebiasaan Boros yang Bikin Kamu Bokek di Tengah Bulan
Tata - Thursday, 16 April 2026 | 07:00 PM


Seni Bertahan Hidup: Tips Biar Nggak Jadi Budak Tanggal Tua di Masa Kuliah
Bayangkan skenario ini: Tanggal masih menunjukkan angka belasan, tapi saat kamu mengecek saldo di ATM, layar mesin itu justru menampilkan angka yang bikin nyesek. Lima digit terakhir hanya menyisakan angka nol yang berderet sedih. Rasanya baru kemarin kamu merasa jadi sultan setelah kiriman orang tua masuk atau gaji dari kerja part-time cair. Tapi entah kenapa, uang itu seperti punya sayap dan terbang begitu saja lewat secangkir es kopi susu kekinian, sepiring seblak level dewa, dan beberapa kali "self-reward" yang sebenarnya nggak perlu-perlu amat.
Fenomena "boke di tengah bulan" seolah sudah jadi identitas wajib buat mahasiswa. Kalau belum makan mi instan di akhir bulan, rasanya belum sah jadi anak kuliahan. Tapi jujur saja, gaya hidup kayak gitu sebenarnya melelahkan, kan? Memanajemen keuangan pas kuliah itu bukan cuma soal jadi pelit dan nggak pernah ikut nongkrong, tapi soal gimana caranya kita punya kendali penuh atas uang kita sendiri, bukannya malah uang yang mengendalikan kewarasan kita.
1. Sadari Bahwa "Self-Reward" Itu Ada Batasnya
Penyakit paling kronis anak muda zaman sekarang adalah gampang banget terjebak label self-reward. Habis ngerjain satu tugas yang nggak seberapa susah, langsung beli kopi seharga empat puluh ribu. Habis ikut rapat organisasi yang cuma satu jam, langsung mampir ke mal beli baju baru. Dalihnya? "Mumpung masih muda, apresiasi diri sendiri itu penting."
Masalahnya, kalau setiap hal kecil dikasih reward, itu namanya bukan apresiasi, tapi pemborosan terselubung. Cobalah untuk lebih jujur sama diri sendiri. Bedakan mana yang memang kebutuhan buat menunjang kuliah, mana yang cuma sekadar memuaskan gengsi atau rasa bosan. Kalau uangmu terbatas, ya nggak perlu memaksakan diri ikut tren hanya karena takut dibilang nggak asik sama tongkrongan. Percayalah, teman yang baik nggak bakal menjauhimu cuma karena kamu pesen es teh tawar sementara yang lain pesen matcha latte.
2. Pakai Rumus Budgeting yang Sederhana
Kamu nggak perlu jadi akuntan handal buat mengatur duit. Pakai saja rumus yang paling klasik tapi ampuh: 50/30/20. Alokasikan 50 persen uangmu untuk kebutuhan pokok (uang kos, makan harian, bensin, atau transportasi), 30 persen untuk keinginan (nongkrong, hobi, langganan streaming), dan 20 persen sisanya buat ditabung atau dana darurat.
Kuncinya satu: disiplin. Begitu uang masuk ke rekening, langsung bagi-bagi ke posnya masing-masing. Jangan nunggu sisa di akhir bulan buat ditabung, karena biasanya yang namanya sisa itu cuma mitos. Yang ada malah saldo nol rupiah sebelum bulan berakhir. Kalau perlu, pakai aplikasi pengatur keuangan yang banyak tersedia di smartphone biar kamu tahu persis kemana perginya setiap rupiah yang kamu keluarkan. Kadang kita kaget sendiri pas tahu ternyata pengeluaran buat jajan cilok sebulan kalau ditotal bisa buat beli sepatu baru.
3. Masak Sendiri atau Cari Warteg "Hidden Gem"
Makan adalah pengeluaran paling besar buat mahasiswa. Kalau setiap hari kamu pesan makanan lewat ojek online, biaya ongkir dan parkir digitalnya saja sudah bisa buat beli makan sekali lagi. Nah, salah satu cara paling ampuh buat menghemat adalah dengan memanfaatkan rice cooker di kosan. Kamu bisa masak nasi sendiri, lalu lauknya beli di warteg.
Atau kalau kamu punya sedikit waktu luang, cobalah belajar masak yang simpel-simpel. Telur dadar, tumis kangkung, atau ayam goreng itu nggak susah-susah amat kok. Selain lebih hemat, kebersihan makanannya juga lebih terjamin. Kalaupun harus beli makan di luar, carilah warung makan yang harganya "ramah kantong mahasiswa" tapi rasanya tetap manusiawi. Biasanya, setiap kampus punya satu atau dua warung legendaris yang porsinya kuli tapi harganya anak kos banget.
4. Berburu Cuan Tambahan
Kalau pengeluaran sudah ditekan sedemikian rupa tapi tetap merasa kurang, berarti masalahnya bukan di pengeluaran, tapi di pemasukan. Masa kuliah adalah waktu yang paling pas buat eksplorasi cara cari uang tambahan. Kamu bisa jadi asisten dosen, ambil projek freelance desain grafis, jadi penulis konten, atau bahkan jualan kecil-kecilan di kampus.
Zaman sekarang cari uang tambahan itu jauh lebih gampang asal kita punya skill dan mau berusaha. Jangan malu buat jualan atau kerja paruh waktu. Justru pengalaman kerja pas kuliah ini bakal jadi poin plus banget nanti pas kamu lulus dan cari kerja beneran. Selain dapat tambahan uang saku biar bisa jajan lebih tenang, kamu juga belajar gimana susahnya cari duit, yang otomatis bakal bikin kamu lebih mikir dua kali sebelum membelanjakannya buat hal yang nggak berguna.
5. Dana Darurat Itu Wajib, Bukan Opsional
Banyak mahasiswa mikir kalau dana darurat itu cuma urusan orang yang sudah berkeluarga. Padahal, motor mogok, laptop rusak tiba-tiba, atau jatuh sakit itu nggak kenal status. Kalau kamu nggak punya simpanan, ujung-ujungnya kamu bakal berutang ke teman atau harus minta tambahan ke orang tua dengan perasaan nggak enak.
Mulailah sisihkan uang, sekecil apa pun itu, ke dalam rekening terpisah yang nggak boleh kamu sentuh kecuali dalam keadaan darurat. Anggap saja uang itu nggak pernah ada. Memang butuh waktu buat ngumpulinnya, tapi ketenangan pikiran yang kamu dapatkan saat punya "pegangan" itu tak ternilai harganya. Kamu nggak bakal panik berlebihan kalau tiba-tiba ada pengeluaran mendadak yang sifatnya mendesak.
Manajemen keuangan saat kuliah sebenarnya bukan soal seberapa besar uang yang kamu terima tiap bulan, tapi seberapa pintar kamu mengatur prioritas. Menjadi mahasiswa yang nggak boke bukan berarti kamu harus hidup menderita. Ini soal menjadi dewasa dan bertanggung jawab dengan apa yang kamu miliki sekarang. Jadi, sebelum memutuskan buat checkout keranjang belanjaanmu malam ini, coba tanya lagi ke diri sendiri: ini butuh, atau cuma sekadar laper mata?
Next News

Artemis II: Empat Astronot Terpilih yang Akan Mengorbit Bulan Setelah 50 Tahun
in 5 hours

Kanal Panama: Jalur Pintas Perdagangan Dunia yang Kini Terancam Krisis Air
in 5 hours

Rahasia Umur Panjang Bukan Sekadar Makan Sayur: 7 Kebiasaan Sehat yang Terbukti Bikin Awet Muda
in 5 hours

Telur Angsa: Fakta, Nutrisi, Harga, dan Perbedaannya dengan Telur Ayam serta Bebek
in 5 hours

Dilema Klasik Anak SMA: Mending Kuliah atau Langsung Cari Cuan?
in 4 hours

Bukan Kamar Mandi, Area Ini Justru Paling Banyak Bakteri di Rumah
in 4 hours

Valentina Tereshkova, Perempuan Pertama di Dunia yang Terbang Ke Luar Angkasa
in 3 hours

Parfum Segar vs Manis: Mana Pilihan Terbaik Buat Pejuang KRL?
in 3 hours

Mending Pasang WiFi atau Borong Paket Data?
in 3 hours

Bukan Sekadar Hiasan: Manfaat Tanaman untuk Rumah dan Keluarga
in 2 hours





