Benarkah Skip Sarapan Bisa Membuat Berat Badan Turun?
Liaa - Sunday, 15 February 2026 | 11:23 AM


Apa yang Terjadi Saat Kita Skip Sarapan?
Ketika kita tidak sarapan, tubuh tetap menggunakan energi untuk aktivitas dasar seperti bernapas dan menjaga suhu tubuh.
Energi itu diambil dari cadangan glikogen dan lemak.
Secara teori, jika total kalori harian berkurang karena tidak sarapan, berat badan memang bisa turun.
Namun menurut Mayo Clinic, penurunan berat badan tetap bergantung pada defisit kalori total, bukan semata-mata waktu makan.
Artinya:
✔ Kalau skip sarapan tapi makan siang jadi dua kali lipat → berat badan tidak turun.
✔ Kalau skip sarapan dan total kalori tetap terkontrol → bisa saja turun.
Beberapa studi menunjukkan hasil yang berbeda-beda.
Tinjauan penelitian yang dipublikasikan oleh BMJ ( British Medical Journey) menemukan bahwa orang yang tidak sarapan cenderung mengonsumsi kalori lebih sedikit dalam sehari, tetapi perbedaannya tidak terlalu besar dan hasilnya bervariasi antar individu.
Sementara itu, Harvard T.H. Chan School of Public Health menjelaskan bahwa kualitas makanan lebih penting dibanding sekadar waktu makan.
Apakah Skip Sarapan Memperlambat Metabolisme?
Ini mitos yang sering beredar.
Metabolisme dasar (Basal Metabolic Rate/BMR) tidak langsung "rusak" hanya karena tidak sarapan. Tubuh memiliki sistem adaptif yang fleksibel terhadap pola makan.
Namun, pada sebagian orang, melewatkan sarapan bisa menyebabkan:
Lemas,Sulit fokus,Mudah lapar berlebihan dan
Ngemil tinggi gula.
Jadi efeknya lebih ke kontrol nafsu makan, bukan ke "mesin metabolisme berhenti".
Bagaimana dengan Intermittent Fasting?
Banyak metode intermittent fasting memang melewatkan sarapan.
Penelitian menunjukkan metode ini dapat membantu penurunan berat badan karena membatasi jendela makan, sehingga total kalori lebih terkontrol.
Namun menurut National Institutes of Health, keberhasilan diet tetap bergantung pada konsistensi dan kualitas asupan makanan selama jendela makan.
Siapa yang Sebaiknya Tidak Skip Sarapan?
•Anak dan remaja
•Ibu hamil
•Penderita diabetes yang memakai obat tertentu
•Orang dengan riwayat gangguan makan
Untuk kelompok ini, pola makan teratur lebih dianjurkan.
Kesimpulan
Skip sarapan tidak otomatis membuat berat badan turun.
Yang menentukan adalah:
✔ Total kalori harian
✔ Kualitas makanan
✔ Pola makan konsisten
✔ Aktivitas fisik
Bagi sebagian orang, skip sarapan membantu kontrol kalori.
Bagi yang lain, justru memicu makan berlebihan.
Jadi jawabannya bukan "boleh atau tidak", tapi: cocok atau tidak dengan tubuh dan pola hidup masing-masing orang.
Next News

5 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dibatasi karena Berisiko Memicu Pertumbuhan Sel Kanker
in 5 hours

Perut Sering Kembung? Kenali Kemungkinan Infeksi Bakteri Helicobacter pylori
in 5 hours

10 Satwa Paling Langka di Dunia yang Terancam Punah
18 hours ago

Walt Disney: Tokoh di Balik Dunia Animasi Modern
18 hours ago

Pulau Berpenghuni Yang Paling Terpencil di Dunia
18 hours ago

Asal Usul Tradisi Pulang Kampung Saat Lebaran
18 hours ago

Kebiasaan Pagi yang Baik untuk Memulai Hari
6 hours ago

Mengapa Baterai Smartphone Cepat Habis?
a day ago

Apa Itu Deepfake dan Mengapa Teknologi Ini Bisa Berbahaya?
a day ago

Kota Terpanas di Dunia: Tempat dengan Suhu Ekstrem di Bumi
a day ago





