Kamis, 19 Februari 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Alasan Kucing Gigit Jari Saat Lagi Manja-manjaan

Tata - Wednesday, 18 February 2026 | 04:30 PM

Background
Alasan Kucing Gigit Jari Saat Lagi Manja-manjaan

Kenapa Sih Kucing Suka Gigit-Gigit? Ternyata Bukan Cuma Gemas, Ini 6 Alasannya!

Pernah nggak sih kamu lagi asyik-asyiknya rebahan bareng si "majikan" bulu, suasananya lagi tenang banget, musik lo-fi lagi muter di latar belakang, terus tiba-tiba jari kamu dicaplok gitu aja? Rasanya tuh kayak dikasih harapan palsu. Tadi baru aja manja-manjaan, eh detik berikutnya tangan kita malah dianggap paha ayam goreng. Kelakuan kucing yang satu ini emang sering bikin kita mengelus dada (dan mengobati luka bekas gigitan).

Kucing itu emang makhluk yang penuh teka-teki, lebih misterius daripada gebetan yang tiba-tiba ghosting. Kadang mereka gigit pelan alias "love bites", tapi nggak jarang juga gigitannya cukup buat bikin kita teriak kaget. Masalahnya, kucing nggak bisa ngomong, "Eh manusia, aku lagi kesel nih!" atau "Jangan pegang bagian itu, geli tahu!". Alhasil, gigi mereka lah yang bicara. Biar hubungan kamu sama anabul (anak bulu) tetap harmonis dan tangan kamu nggak makin mirip parutan keju, yuk kita bedah satu-satu alasan di balik hobi gigit mereka ini.

1. Overstimulasi: Kebanyakan Dielus Malah Jadi Enek

Ini alasan yang paling sering bikin pemilik kucing bingung. Kucing kamu lagi asyik mendengkur (purring) pas dielus, tapi sedetik kemudian dia balik badan dan gigit tangan kamu. Fenomena ini namanya petting aggression atau overstimulasi. Bayangin aja kamu lagi dipijat, tapi pijatannya nggak berhenti-berhenti selama tiga jam di titik yang sama. Pasti lama-lama jadi risih dan pengen nendang, kan?

Kucing punya ambang batas sensitivitas pada kulitnya. Pas saraf-saraf mereka sudah merasa "cukup" menerima sentuhan, mereka bakal ngasih sinyal buat berhenti. Sayangnya, kita sebagai manusia sering telat baca sinyal itu. Kalau ekornya mulai gerak-gerak nggak sabar atau telinganya mulai miring ke samping, mending buru-buru tarik tangan kamu sebelum "serangan fajar" dimulai.

2. Insting Predator yang Lagi Pengen Latihan

Jangan lupa kalau di dalam tubuh kucing yang imut dan gembul itu, mengalir darah nenek moyang harimau dan singa. Meskipun kerjaan mereka cuma makan dry food dan tidur siang 18 jam sehari, insting berburu mereka nggak pernah benar-benar hilang. Bagi mereka, apa pun yang bergerak secara cepat dan tidak terduga adalah "mangsa".

Nah, jari-jari tangan atau kaki kamu yang suka gerak-gerak di balik selimut itu sering dianggap sebagai tikus atau mangsa kecil yang harus dilumpuhkan. Apalagi kalau dari kecil kamu suka ngajak main pake tangan kosong, jangan heran kalau kucing kamu tumbuh jadi "pemburu" tangan manusia. Di kepala mereka, tangan kamu itu mainan yang seru buat diterkam dan digigit.

3. Komunikasi: "Woi, Perhatiin Aku Dong!"

Kucing adalah makhluk yang sangat manipulatif dalam hal mencari perhatian. Kalau mereka merasa lapar, bosan, atau pengen diajak main tapi kamu malah asyik main HP atau nugas, mereka bakal cari cara buat "manggil" kamu. Dan cara yang paling efektif untuk bikin manusia langsung bereaksi adalah dengan memberikan gigitan kecil.

Gigitan jenis ini biasanya nggak sakit-sakit amat, lebih kayak cubitan kecil di kaki atau tangan. Ini adalah bahasa mereka untuk bilang, "Halo, ada makhluk ganteng/cantik di sini yang butuh hiburan!". Kalau kamu langsung kasih makan atau ajak main setelah digigit, si kucing bakal belajar kalau gigit manusia adalah kunci sukses buat dapet perhatian instan.

4. Lagi Fase Tumbuh Gigi (Kitten Life)

Buat kamu yang baru pelihara anak kucing (kitten), fase gigit-menggigit ini adalah hal yang wajib kamu lewati. Sama kayak bayi manusia, anak kucing juga bakal ngerasain gusi yang gatal dan nggak nyaman pas gigi permanen mereka mau tumbuh. Fase ini biasanya terjadi saat mereka berumur 3 sampai 6 bulan.

Di masa-masa ini, apa pun yang ada di depan mata bakal digigit, mulai dari kabel charger (ini bahaya banget!), pinggiran meja, sampai jempol kaki kamu. Ini murni karena mereka butuh media buat meredakan rasa nggak nyaman di mulutnya. Jadi, jangan dimarahin berlebihan, ya. Mending kasih mainan khusus gigitan (chew toy) biar tangan kamu selamat.

5. Stress, Takut, atau Lagi Nggak Mood

Kucing itu makhluk yang sangat terikat sama rutinitas dan lingkungan. Perubahan kecil kayak ada orang asing bertamu, pindah furniture, atau ada suara konstruksi di sebelah rumah bisa bikin mereka stres. Pas lagi merasa terancam atau takut, mekanisme pertahanan diri mereka bakal aktif. Salah satu caranya ya dengan menggigit sebagai peringatan agar kamu nggak mendekat.

Kalau kucing kamu tiba-tiba jadi lebih galak dan sering gigit pas mau didekati, coba cek sekeliling. Mungkin ada sesuatu yang bikin dia nggak nyaman. Dalam kondisi ini, gigitannya biasanya lebih serius dan disertai bahasa tubuh yang defensif, kayak bulu berdiri atau mendesis (hissing). Jangan dipaksa buat dipeluk kalau mereka lagi mode "senggol bacok" kayak gini.

6. Ada Masalah Kesehatan yang Tersembunyi

Terakhir, dan ini yang paling perlu diwaspadai: rasa sakit. Kucing itu jagonya akting buat menyembunyikan rasa sakit. Kadang, satu-satunya cara kita tahu kalau mereka lagi nggak enak badan adalah lewat perubahan perilaku yang drastis. Kalau biasanya kucing kamu anteng-anteng aja pas dielus bagian punggung, tapi tiba-tiba dia gigit keras pas kamu sentuh area itu, bisa jadi dia lagi sakit di bagian tersebut.

Masalah medis kayak arthritis, luka tersembunyi di balik bulu, atau gangguan saraf bisa bikin sentuhan lembut sekalipun terasa menyakitkan buat mereka. Kalau gigitannya muncul secara tiba-tiba dan disertai perubahan nafsu makan atau kebiasaan tidur, ada baiknya kamu segera bawa si anabul ke dokter hewan buat dicek lebih lanjut.

Nah, itu dia beberapa alasan kenapa kucing kamu hobi banget jadiin tangan kamu sebagai sasaran empuk. Kuncinya cuma satu: observasi. Kucing itu sebenarnya komunikatif banget, asalkan kita mau belajar bahasa tubuh mereka. Jangan biasakan main pakai tangan kosong kalau nggak mau dianggap mainan selamanya. Gunakan stik pancing kucing atau boneka kecil biar tangan kamu tetap mulus tanpa bekas luka perang!

Pelihara kucing itu emang butuh kesabaran ekstra, tapi ya namanya juga sudah terlanjur sayang, mau digigit seratus kali pun pasti bakal dimaafin juga pas mereka mulai head-bumping atau tidur di pangkuan kita, kan? Dasar budak korporat buat kucing!