Manfaat Buah Pepaya untuk Melancarkan Pencernaan, Ini Penjelasan Ilmiahnya
Nanda - Tuesday, 17 February 2026 | 01:42 AM


Pepaya dan Kesehatan Pencernaan
Buah pepaya berasal dari tanaman Carica papaya dan telah lama dikonsumsi di berbagai negara tropis, termasuk Indonesia. Selain rasanya yang manis dan segar, pepaya kaya akan nutrisi penting yang mendukung kesehatan saluran cerna.
Masalah pencernaan seperti sembelit, perut kembung, atau buang air besar tidak teratur sering kali berkaitan dengan kurangnya asupan serat dan enzim pencernaan. Pepaya hadir sebagai solusi alami berkat kandungan zat aktifnya.
1. Mengandung Enzim Papain
Salah satu komponen utama pepaya adalah enzim papain. Enzim ini membantu memecah protein menjadi bentuk yang lebih sederhana sehingga lebih mudah dicerna tubuh.
Papain bekerja mirip enzim protease dalam lambung dan pankreas. Dengan bantuan enzim ini, proses pencernaan protein menjadi lebih efisien dan risiko gangguan seperti perut terasa penuh atau begah dapat berkurang.
2. Kaya Serat Alami
Dalam sekitar 100 gram pepaya matang terkandung ±1,7 gram serat. Serat memiliki dua fungsi utama dalam sistem pencernaan:
- Serat larut membantu menyerap air dan membentuk tekstur feses yang lebih lunak.
- Serat tidak larut membantu mendorong pergerakan usus (peristaltik).
Kombinasi keduanya membantu memperlancar buang air besar dan mencegah sembelit.
3. Membantu Menyeimbangkan Mikrobiota Usus
Serat dalam pepaya juga berfungsi sebagai prebiotik, yaitu makanan bagi bakteri baik di usus. Mikrobiota usus yang sehat berperan penting dalam:
- Meningkatkan penyerapan nutrisi
- Mendukung sistem imun
- Mengurangi risiko gangguan pencernaan
Keseimbangan bakteri usus yang baik berkontribusi pada sistem pencernaan yang lebih stabil.
4. Kandungan Air yang Tinggi
Pepaya memiliki kadar air sekitar 85–90 persen. Asupan cairan yang cukup penting untuk mencegah feses mengeras. Kombinasi air dan serat dalam pepaya membantu proses eliminasi menjadi lebih lancar.
5. Mengurangi Peradangan Saluran Cerna
Pepaya mengandung antioksidan seperti vitamin C, beta-karoten, dan flavonoid. Zat-zat ini membantu mengurangi peradangan pada saluran cerna dan melindungi sel-sel usus dari stres oksidatif.
Pepaya merupakan buah yang efektif dan alami untuk membantu melancarkan pencernaan. Kandungan enzim papain, serat, air, serta antioksidan bekerja secara sinergis dalam menjaga kesehatan saluran cerna.
Mengonsumsi pepaya secara rutin sebagai bagian dari pola makan seimbang dapat menjadi langkah sederhana untuk menjaga sistem pencernaan tetap optimal.
Next News

Latihan Rumahan Tanpa Alat: Efektif dan Enerjik untuk Semua Usia
6 hours ago

Benarkah Roti Bisa Memicu Maag?
6 hours ago

Perbedaan Kopi Arabika dan Robusta: Mana yang Lebih Berisiko Membuat Jantung Berdebar dan Sakit Kepala?
6 hours ago

Tren Sarapan Makanan Kukus: Lebih Sehat, Ringan, dan Ramah Pencernaan
7 hours ago

Manfaat Daun Sirih untuk Berbagai Kesehatan
7 hours ago

Macam-Macam Kondisi Kesehatan yang Sebaiknya Menghindari Udang
7 hours ago

Berapa Kali Aman Mengonsumsi Mi Instan? Ini Penjelasan Gizi dan Risikonya
7 hours ago

Ini dia Manfaat Kurma untuk yang Sedang Berpuasa
7 hours ago

Asal Usul Dimsum di Indonesia: Dari Tradisi Tiongkok hingga Jadi Favorit Kuliner Nusantara
8 hours ago

Cara Mengatasi Duri Ikan Bandeng Agar Tetap Nikmat Disantap
in an hour





