Ini dia Manfaat Kurma untuk yang Sedang Berpuasa
Nanda - Tuesday, 17 February 2026 | 01:52 AM


Kurma dan Tradisi Berbuka
Kurma berasal dari pohon Phoenix dactylifera dan telah menjadi bagian dari budaya Timur Tengah selama ribuan tahun. Dalam tradisi Islam, berbuka puasa dengan kurma juga dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW, sehingga menjadi kebiasaan yang terus dipraktikkan hingga kini.
Namun bukan hanya karena tradisi, kurma memang memiliki komposisi nutrisi yang ideal untuk tubuh yang baru saja berpuasa.
1. Sumber Energi Cepat yang Mudah Diserap
Setelah berpuasa 12–14 jam atau lebih, kadar gula darah cenderung menurun. Kurma mengandung glukosa, fruktosa, dan sukrosa alami yang cepat diserap tubuh.
Dalam sekitar 3 butir kurma (±70 gram), terkandung sekitar 180–200 kalori yang sebagian besar berasal dari karbohidrat sederhana. Ini membantu:
- Mengembalikan energi dengan cepat
- Menstabilkan kadar gula darah
- Mengurangi rasa lemas saat berbuka
Karena itulah kurma sangat cocok dikonsumsi sebelum makanan utama.
2. Membantu Menjaga Keseimbangan Elektrolit
Selama berpuasa, tubuh kehilangan cairan dan mineral. Kurma mengandung kalium yang cukup tinggi, mineral penting untuk:
- Menjaga fungsi otot
- Menstabilkan tekanan darah
- Mendukung fungsi saraf
Kandungan kalium dalam kurma membantu mencegah kram dan rasa lelah berlebihan setelah seharian tidak makan dan minum.
3. Mendukung Kesehatan Pencernaan
Kurma kaya akan serat. Dalam 100 gram kurma terdapat sekitar 6–8 gram serat.
Serat ini membantu:
- Melancarkan buang air besar
- Mencegah sembelit saat pola makan berubah selama Ramadan
- Mendukung kesehatan mikrobiota usus
Mengonsumsi kurma saat berbuka dapat membantu sistem pencernaan beradaptasi kembali sebelum menerima makanan berat.
4. Mengandung Antioksidan
Kurma mengandung antioksidan seperti flavonoid, karotenoid, dan asam fenolat. Antioksidan berperan dalam:
- Melawan radikal bebas
- Mengurangi peradangan
- Mendukung kesehatan jantung
Saat berpuasa, tubuh mengalami perubahan metabolisme. Asupan antioksidan membantu menjaga keseimbangan sel selama proses tersebut.
5. Membantu Mengontrol Nafsu Makan
Serat dan gula alami dalam kurma membantu memberikan rasa kenyang awal, sehingga dapat mencegah makan berlebihan saat berbuka.
Ini penting karena makan dalam jumlah besar secara tiba-tiba dapat memicu gangguan pencernaan seperti kembung atau lonjakan gula darah yang drastis.
Berapa Banyak Kurma yang Dianjurkan?
Secara umum, 1–3 butir kurma saat berbuka sudah cukup untuk membantu mengembalikan energi awal. Konsumsi berlebihan tetap perlu dihindari karena kandungan gulanya cukup tinggi, terutama bagi penderita diabetes.
Kurma bukan sekadar simbol Ramadan, tetapi memiliki manfaat ilmiah yang mendukung tubuh saat berbuka puasa. Kandungan gula alami, serat, kalium, dan antioksidan menjadikannya pilihan ideal untuk memulihkan energi secara bertahap dan sehat.
Mengonsumsi kurma dalam jumlah wajar sebagai bagian dari pola makan seimbang dapat membantu menjaga stamina dan kesehatan selama menjalani ibadah puasa.
Next News

Kenapa Wortel Berwarna Oranye? Ternyata Ada Cerita di Baliknya
8 hours ago

Kenapa Telur Goreng Bisa Punya Pinggiran Renyah dan Bagian Tengah Lembut? Ternyata Ini Rahasianya
9 hours ago

Pernah Bertanya Kenapa Telur Mudah Pecah, Tapi Tidak Saat Berada di Dalam Tubuh Ayam?
9 hours ago

Kenapa Ada Telur yang Cangkangnya Putih dan Ada yang Cokelat? Ternyata Bukan Soal Kualitas
9 hours ago

Telur Direbus Terlalu Lama, Kenapa Kuningnya Bisa Berubah Warna? Ternyata Ini Penyebabnya
9 hours ago

Kenapa Telur Bisa Mengembang Saat Dikocok? Ternyata Ada Udara yang Terperangkap
9 hours ago

Apa yang Membuat Aroma Durian Bisa Menyebar Begitu Cepat? Ternyata Ini Penyebabnya
9 hours ago

Mengapa Durian Disebut Raja Buah? Ternyata Ada Ceritanya
9 hours ago

Makan Telur Pakai Sambalado, Kenapa Nafsu Makan Bisa Bertambah?
9 hours ago

Ada Alasan Mengapa Angin Sore Terasa Lebih Menenangkan
9 hours ago





