Benarkah Roti Bisa Memicu Maag?
Nanda - Tuesday, 17 February 2026 | 03:08 AM


Maag atau dispepsia adalah kondisi ketika lambung mengalami iritasi atau peningkatan produksi asam lambung yang menimbulkan gejala seperti perih, kembung, mual, hingga rasa terbakar di dada.
Roti sering dijadikan pilihan saat lambung tidak nyaman karena teksturnya lembut dan mudah dicerna.
*Namun, apakah roti benar-benar aman?*
Secara umum, roti tawar polos tidak termasuk makanan yang secara langsung meningkatkan asam lambung.
Bahkan, dalam beberapa kasus, roti dapat membantu menyerap kelebihan asam di lambung untuk sementara.
Namun, efeknya bisa berbeda pada setiap orang.
Faktor yang bisa membuat roti memicu keluhan, adalah
-Kandungan Gluten.
Pada orang dengan sensitivitas gluten, konsumsi roti berbahan gandum bisa menyebabkan kembung dan ketidaknyamanan lambung.
-Ragi (Yeast)
Ragi dapat menghasilkan gas selama proses pencernaan, yang memicu rasa penuh dan begah, terutama pada penderita maag.
-Kadar Gula dan Lemak Tinggi
Roti manis, roti cokelat, atau roti dengan topping keju dan mentega tinggi lemak bisa memperlambat pengosongan lambung.
Lemak diketahui dapat meningkatkan risiko refluks asam.
-Konsumsi Saat Perut Kosong
Makan roti tanpa protein pendamping (misalnya telur atau sumber protein lain) bisa menyebabkan lonjakan gula darah cepat, yang pada sebagian orang memicu rasa tidak nyaman di lambung.
*Apa Kata Medis?*
Menurut pedoman dari American College of Gastroenterology, makanan yang tinggi lemak, terlalu manis, atau memicu produksi gas dapat memperburuk gejala refluks dan dispepsia.
Jika memiliki riwayat maag, pertimbangkan:
Roti tawar tanpa tambahan gula berlebih,
Porsi kecil dan tidak berlebihan,
Dikombinasikan dengan protein ringan, dan
Hindari roti dengan banyak krim, cokelat, atau mentega.
*Kesimpulan*
Roti tidak secara otomatis menyebabkan maag. Namun jenis roti, cara konsumsi, dan kondisi lambung masing-masing orang sangat menentukan.
Roti tawar polos umumnya aman, tetapi roti tinggi gula dan lemak bisa memicu keluhan pada penderita maag sensitif.
Jika sering mengalami perih setelah makan roti, perhatikan jenis dan porsinya, serta konsultasikan dengan tenaga medis bila gejala berulang.
Next News

Kiat Hidup Cerdas di Era Digital
16 hours ago

Mengurangi Makanan Instan: Langkah Sederhana Menjaga Kesehatan di Tengah Hidup Serba Cepat
4 hours ago

Tren Buku Self-Improvement: Benar-Benar Ingin Berubah atau Sekadar Ikut Tren?
4 hours ago

Tren Jus dan Smoothie Sehat: Gaya Hidup Baru atau Sekadar Ikut FOMO?
4 hours ago

Seni Menikmati Hidup Tanpa Terburu-buru: Ketika Hidup Sederhana Justru Terasa Mewah
4 hours ago

Di Balik Kata "Sibuk": Kenapa Kita Selalu Merasa Kekurangan Waktu?
4 hours ago

Di Balik Mager dan Jajan Sembarangan: Kenapa Kebersihan Bukan Sekadar Soal Penampilan
4 hours ago

Dari Boba ke Beras Kencur: Ketika Jamu Berubah Jadi Lifestyle Anak Muda
4 hours ago

Dapur Tanpa Sampah: Cara Mudah Mengurangi Limbah Rumah Tangga
16 hours ago

12 Maret, Hari Tidur Siang Sedunia
16 hours ago





