Tak Sekadar Estetika: 5 Tanaman Merambat Multifungsi yang Bikin Rumah Asri dan Produktif
Tata - Thursday, 19 February 2026 | 03:00 PM


Bukan Cuma Buat Estetika: 5 Tanaman Merambat yang Punya Fungsi Ganda buat Rumah Kamu
Zaman sekarang, punya rumah yang kelihatan asri itu udah kayak kebutuhan primer buat kesehatan mental. Apalagi buat kita yang tinggal di tengah hiruk-pikuk kota yang betonnya lebih banyak daripada pohonnya. Istilah "plant parent" atau orang tua tanaman pun makin naik daun. Tapi jujur aja, kadang kita terjebak cuma pengen yang kelihatan bagus di kamera atau istilah kerennya, Instagrammable. Padahal, kalau kita sedikit lebih jeli, ada banyak pilihan tanaman yang nggak cuma jago akting jadi latar foto, tapi juga punya manfaat nyata buat kehidupan sehari-hari.
Salah satu solusi buat kamu yang punya lahan terbatas tapi pengen rumah kelihatan "hutan" adalah tanaman merambat. Mereka ini solutif banget buat urusan lahan sempit karena mereka tumbuh vertikal, nggak maruk tempat. Nah, biar nggak rugi-rugi amat cuma dapet visualnya doang, mending pilih tanaman merambat yang punya fungsi ganda. Dari yang bisa diseduh jadi teh sampai yang bisa jadi obat P3K alami, berikut adalah lima jagoan tanaman merambat yang wajib masuk daftar belanjaan kamu di tukang kembang langganan.
1. Bunga Telang: Si Biru yang Jagoan Estetika dan Minuman
Kalau kamu sering main ke kafe-kafe kekinian, pasti pernah lihat minuman berwarna biru atau ungu yang transparan dan cantik banget. Nah, itu biasanya pakai Bunga Telang (Clitoria ternatea). Tanaman ini adalah definisi sebenarnya dari "kecil-kecil cabai rawit". Bunganya yang berwarna biru elektrik itu cantik banget kalau merambat di pagar rumah atau dibuatkan trellis di balkon.
Fungsi gandanya nggak main-main. Selain bikin pagar rumah kamu kelihatan kayak di Pinterest, bunga telang bisa dipetik, dikeringkan, atau langsung diseduh pakai air panas. Tambahin sedikit perasan jeruk nipis, dan bum! Warnanya berubah jadi ungu ajaib. Selain buat gaya-gayaan, teh telang ini kaya akan antioksidan yang bagus banget buat menangkal radikal bebas setelah seharian kena polusi di jalan. Menanam ini tuh kayak punya stok pewarna makanan alami sekaligus apotek mini di halaman rumah.
2. Markisa: Kanopi Alami Sekaligus Penyuplai Vitamin C
Punya area carport atau teras yang panasnya nggak ngotak pas siang hari? Jangan buru-buru pasang kanopi baja ringan yang tampilannya kaku itu. Coba deh tanam Markisa. Tanaman ini punya daya rambat yang gila-gilaan dan daun yang lebar-lebar. Kalau dirawat dengan benar, dalam beberapa bulan aja teras kamu bakal tertutup rimbunnya daun markisa yang bikin suasana jadi adem banget.
Fungsi keduanya tentu saja buahnya. Bayangin lagi panas-panasnya siang bolong, kamu tinggal petik buah markisa yang sudah matang dari langit-langit teras sendiri. Rasanya yang asam segar itu juara banget kalau dicampur es batu dan sedikit sirup. Nggak cuma dapet keteduhan yang alami, kamu juga dapet asupan vitamin C gratis tanpa harus ke supermarket. Markisa ini tipe tanaman yang "nrimo", dia tahan banting sama cuaca panas Indonesia, asalkan jangan lupa disiram aja kalau lagi musim kemarau panjang.
3. Sirih Merah: Cantik di Mata, Ampuh buat Luka
Kalau sirih hijau mungkin kesannya terlalu "orang tua banget" atau malah horor karena sering dikaitkan sama hal-hal mistis, beda ceritanya sama Sirih Merah. Tanaman ini punya gradasi warna daun yang mewah banget, perpaduan hijau tua, perak, dan merah marun di bagian bawahnya. Bentuk daunnya yang mirip hati juga bikin dia cocok banget dijadikan tanaman hias gantung atau dirambatkan di dinding kayu.
Tapi jangan salah, Sirih Merah bukan cuma soal tampilan. Sejak zaman nenek moyang kita belum kenal skincare atau obat kumur kimiawi, sirih merah sudah jadi andalan. Dia punya kandungan antiseptik yang kuat banget. Kalau kamu punya masalah bau mulut, keputihan, atau sekadar luka gores ringan, rebusan daun sirih merah ini adalah solusinya. Jadi, selain bikin sudut rumah kelihatan estetik dengan gaya retro-natural, kamu juga punya persediaan obat herbal yang siap sedia kapan saja dibutuhkan.
4. Binahong: Si "Penyembuh" yang Tumbuh Sat-set
Mungkin nama Binahong terdengar kurang populer dibandingkan monstera atau aglonema yang harganya sempat nggak masuk akal itu. Tapi, buat urusan fungsional, Binahong menang telak. Tanaman ini pertumbuhannya cepat banget, alias sat-set. Daunnya tebal dan berbentuk hati, memberikan kesan hijau yang solid banget kalau kamu pengen nutupin tembok rumah yang udah kusam.
Di balik pertumbuhannya yang liar, Binahong adalah tanaman obat yang sangat sakti. Daunnya sering dipakai buat mempercepat penyembuhan luka pascaoperasi atau luka bakar. Bahkan, bagi mereka yang sering ngerasa pegal linu atau punya masalah asam urat, Binahong sering jadi rujukan herbal. Memang sih, penampakannya mungkin nggak "se-fancy" tanaman impor, tapi manfaat kesehatannya bener-bener nyata. Punya Binahong di rumah itu kayak punya asuransi kesehatan dalam bentuk tanaman.
5. Anggur: Simbol Kemewahan yang Bisa Dimakan
Dulu, orang mikir kalau menanam anggur itu cuma bisa di luar negeri yang empat musim atau minimal di daerah pegunungan yang dingin. Ternyata salah besar. Sekarang banyak banget varietas anggur yang justru doyan banget sama panasnya matahari Indonesia. Menanam anggur di halaman rumah itu memberikan kepuasan tersendiri yang susah dijelaskan pakai kata-kata. Ada rasa bangga yang beda pas lihat dompolan buah anggur bergantungan di atas kepala kita.
Secara estetika, anggur itu juara. Batangnya yang berkayu memberikan kesan klasik dan "mahal" pada hunian. Dan tentu saja, fungsi gandanya adalah buahnya yang manis dan segar. Kamu nggak perlu lagi beli anggur di toko buah yang kadang kulitnya dilapisi lilin tebal. Dengan menanam sendiri, kamu tahu persis apa yang masuk ke perut kamu—tanpa pestisida berlebih dan pastinya lebih fresh. Emang sih, anggur butuh sedikit usaha ekstra buat pruning (pemangkasan), tapi hasil panennya bener-bener sepadan sama keringat yang keluar.
Akhir kata, menanam tanaman merambat yang punya fungsi ganda itu adalah cara kita buat jadi lebih smart dalam berkebun. Kita nggak cuma dapet visual yang memanjakan mata buat konten media sosial, tapi juga dapet manfaat kesehatan dan pangan. Jadi, dari kelima pilihan di atas, mana yang kira-kira bakal mampir ke pot rumah kamu minggu ini? Ingat, nggak perlu lahan luas buat mulai menghijaukan dunia, cukup sepetak tanah atau pot kecil dan kemauan buat merawat kehidupan.
Next News

Bau Badan? Usir dengan Cara Alami
6 hours ago

Ngabuburit: Awalnya Tradisi Sunda hingga menjadi Tradisi di seluruh Indonesia
7 hours ago

Bedug yang Identik dengan Ramadan di Indonesia
7 hours ago

Bangun Pagi Demam Menyerang? Jangan Panik, Lakukan Hal Ini Segera
in 5 hours

Jangan Dibuang! Daun Kencur Ternyata Punya Banyak Manfaat
in 4 hours

Singkong Naik Kelas: Dari Camilan Kampung Jadi Sajian Modern yang Bikin Bangga
in 4 hours

Manfaat Luar Biasa Treadmill yang Sering Dilupakan Orang Urban
in 4 hours

Tips Masak Nasi Goreng Spesial untuk Pemula di Rumah
in 4 hours

Aroma Hijau Penuh Kenangan: Mengungkap Keistimewaan Daun Pandan dalam Kuliner Nusantara
in 4 hours

Tidur Berkualitas, Agar Bangun Lebih Segar
9 hours ago





