Kamis, 19 Februari 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Jangan Dibuang! Daun Kencur Ternyata Punya Banyak Manfaat

Tata - Thursday, 19 February 2026 | 03:20 PM

Background
Jangan Dibuang! Daun Kencur Ternyata Punya Banyak Manfaat

Manfaat Daun Kencur: Si Hijau Underdog yang Ternyata Punya Khasiat Gak Main-Main

Kalau kita ngomongin soal kencur, biasanya yang terlintas di pikiran itu cuma dua hal: kalau nggak jamu beras kencur yang seger itu, ya pasti bumbu rahasia di balik pedasnya seblak yang bikin keringat bercucuran. Pokoknya, kencur itu identik banget sama rimpangnya, alias bagian akarnya yang terselip di dalam tanah. Tapi, pernah nggak sih kalian melirik daunnya? Jujurly, daun kencur itu sering banget dianggap sebagai pemeran figuran yang cuma numpang lewat di dapur, padahal kalau dibedah lebih dalam, manfaatnya bisa bikin kita geleng-geleng kepala.

Daun kencur, atau yang dalam bahasa kerennya disebut Kaempferia galanga L., sebenarnya punya bentuk yang cukup estetik. Daunnya lebar, hijau segar, dan tumbuh merambat hampir menyentuh tanah. Di pasar-pasar tradisional, daun ini seringkali dijual sepaket dengan rimpangnya atau diselipkan di antara sayuran urap. Sayangnya, banyak anak muda zaman sekarang yang mungkin nggak tahu kalau si hijau ini punya segudang nutrisi yang nggak kalah saing sama kale atau bayam yang sering diagung-agungkan di kafe-kafe healthy food Jakarta Selatan.

Bukan Sekadar Bumbu Urap, Tapi Booster Kesehatan Perut

Pernah ngerasa perut kembung atau begah gara-gara kebanyakan makan gorengan di tongkrongan? Nah, daun kencur ini bisa jadi penyelamat darurat. Orang tua kita zaman dulu sebenarnya udah tahu rahasia ini. Daun kencur punya sifat karminatif, yang artinya dia jago banget buat ngusir gas-gas nakal di dalam perut. Alih-alih langsung nyari obat kimia yang ada di minimarket, cobalah buat menyelipkan daun kencur ke dalam masakan atau sekadar merebusnya.

Selain urusan kembung, daun kencur juga punya kandungan serat yang cukup oke untuk menjaga pencernaan tetap lancar. Jadi, buat kalian yang punya masalah "panggilan alam" yang nggak teratur, daun kencur bisa ngebantu bikin sistem pembuangan kalian kembali normal. Rasanya memang agak unik, ada sensasi getir-getir segar yang khas, tapi justru di situlah letak khasiatnya. Ibarat hubungan, awalnya mungkin terasa aneh, tapi kalau sudah terbiasa malah bikin ketagihan karena dampaknya yang positif.

Si Anti-Inflamasi Alami buat yang Hobi Pegel-Pegel

Dunia kerja zaman sekarang emang kejam. Duduk di depan laptop berjam-jam seringkali bikin leher kaku dan punggung terasa seperti dipikul beban hidup yang berat. Sebelum kalian buru-buru manggil tukang pijat, coba perhatikan asupan makanan kalian. Daun kencur ternyata mengandung senyawa flavonoid dan polifenol yang berperan sebagai anti-inflamasi alias anti-peradangan.



Senyawa ini bekerja dengan cara meredakan rasa nyeri dan bengkak di dalam tubuh. Jadi, kalau kalian merasa badan mulai "ringsek" karena kesibukan, rutin mengonsumsi daun kencur bisa membantu meredakan pegal-pegal itu secara alami. Ini bukan sulap atau sihir, tapi memang kandungan kimianya yang bekerja secara perlahan namun pasti. Cocok banget buat kaum jompo yang jiwanya raga tapi fisiknya lansia.

Manfaat untuk Kulit: Glowing Nggak Harus Mahal

Siapa bilang buat dapet kulit glowing harus selalu pakai serum yang harganya jutaan rupiah? Kadang, rahasia kecantikan itu ada di dapur atau di kebun belakang rumah. Daun kencur punya sifat anti-bakteri dan anti-oksidan yang cukup tinggi. Anti-oksidan ini fungsinya kayak tameng yang ngelindungin kulit kita dari radikal bebas dan polusi udara yang makin nggak masuk akal di kota besar.

Beberapa orang di daerah pedesaan bahkan menggunakan tumbukan daun kencur sebagai masker atau lulur tradisional. Efeknya? Kulit terasa lebih bersih dan terhindar dari jerawat karena bakteri-bakteri nakal di wajah langsung "tewas" kena zat aktif dari si daun ini. Memang sih, baunya bakal bikin kalian kayak bau dapur berjalan, tapi demi kulit yang sehat dan alami, kenapa nggak? Lagian, bau kencur itu sebenernya aromaterapi banget, bisa bikin pikiran lebih rileks juga.

Cara Menikmati Daun Kencur Tanpa Ribet

Terus, gimana sih cara konsumsinya supaya tetep enak dan nggak berasa kayak lagi makan rumput? Tenang, kearifan lokal kita sudah menyediakan banyak resep enak. Berikut beberapa cara seru buat menikmati daun kencur:

  • Urap atau Pecel: Ini cara paling umum. Iris daun kencur tipis-tipis, rebus sebentar, lalu campur dengan parutan kelapa berbumbu. Rasa segarnya bakal langsung meledak di mulut.
  • Tumis Daun Kencur: Buat kalian yang suka eksperimen, coba tumis daun kencur dengan bawang putih, cabai, dan sedikit terasi. Rasanya eksotis banget!
  • Teh Herbal: Ambil beberapa lembar daun kencur yang sudah dicuci bersih, seduh dengan air panas, lalu tambahkan sedikit madu atau lemon. Minuman ini cocok banget diminum sebelum tidur buat menenangkan saraf.
  • Rempeyek: Kalau kalian bosen sama peyek kacang atau peyek teri, cobalah tambahkan irisan daun kencur ke dalam adonan peyek. Hasilnya? Peyek yang wangi dan punya cita rasa yang lebih "deep".

Kesimpulan: Yuk, Kembali ke Alam

Di tengah gempuran tren gaya hidup sehat yang seringkali mahal dan kebarat-baratan, daun kencur hadir sebagai pengingat kalau kekayaan alam kita sendiri itu sebenarnya sudah sangat mencukupi. Manfaat daun kencur bukan cuma mitos atau omongan kosong dari nenek moyang kita. Secara ilmiah pun, kandungannya terbukti bermanfaat bagi tubuh, mulai dari ujung kepala sampai ujung kaki.



Jadi, lain kali kalau kalian ke pasar dan lihat ada tumpukan daun kencur, jangan dicuekin lagi ya. Belilah satu ikat, harganya paling cuma seharga parkir motor, tapi manfaatnya bisa bikin badan kalian jauh lebih segar. Mari kita mulai menghargai si "hijau underdog" ini sebagai bagian dari menu harian kita. Karena sehat itu nggak harus mahal, dan sehat itu bisa dimulai dari apa yang ada di sekitar kita. Selamat mencoba dan selamat hidup sehat secara alami!