Digital Detox: Tren Weekend Tanpa Media Sosial Kian Populer di Indonesia
Liaa - Sunday, 15 February 2026 | 09:42 AM


Mengurangi paparan media sosial saat akhir pekan dinilai membantu menekan stres dan meningkatkan kualitas interaksi sosial di dunia nyata.
Digital Detox Jadi Pilihan Gaya Hidup.
Di tengah tingginya penggunaan internet di Indonesia, tren digital detox mulai mendapat perhatian. Digital detox merupakan upaya sadar untuk membatasi penggunaan perangkat digital, terutama media sosial, dalam jangka waktu tertentu.
Berdasarkan laporan Digital 2024 Indonesia dari We Are Social dan Meltwater, rata-rata waktu penggunaan internet masyarakat Indonesia mencapai lebih dari 7 jam per hari, dengan lebih dari 3 jam dihabiskan untuk media sosial.
Angka tersebut memicu kekhawatiran terkait kesehatan mental, produktivitas, serta kualitas hubungan sosial.
Alasan Banyak Orang Mulai Membatasi Media Sosial
Beberapa alasan yang mendorong masyarakat melakukan digital detox antara lain:
-Merasa lelah secara mental akibat paparan informasi berlebihan
-Mengurangi kecemasan sosial (social comparison)
-Meningkatkan fokus dan kualitas tidur
-Menghabiskan waktu lebih berkualitas bersama keluarga
Survei global yang dirilis American Psychological Association menunjukkan bahwa paparan media sosial yang berlebihan berkaitan dengan peningkatan tingkat stres dan kecemasan, terutama pada kelompok usia muda.
Lalu apa kegiatan pengganti bermedsos?
Selama menjalani digital detox, banyak orang memilih aktivitas seperti:
Olahraga pagi atau lari santai,
Berkebun atau merawat tanaman hias,
Membaca buku fisik,
Nongkrong tanpa sibuk dengan ponsel, dan
Menghabiskan waktu bersama keluarga.
Di kota-kota besar seperti Jakarta dan Bandung, tren ini mulai terlihat di kalangan pekerja muda yang mencoba "offline weekend" minimal satu hari dalam seminggu.
Pakar komunikasi digital menilai gerakan digital detox ini sangat baik,dan bukan berarti menolak teknologi, melainkan menciptakan batas yang lebih sehat dalam penggunaannya.
Dengan kesadaran digital yang lebih baik, masyarakat dapat tetap produktif tanpa kehilangan keseimbangan hidup.
Next News

7 Cara Mengajarkan Anak Mengelola Emosi Sejak Dini
an hour ago

Kentut Bau dan Terlalu Sering? Bisa Berkaitan dengan 5 Masalah Pencernaan
an hour ago

7 Cara Memanfaatkan Minyak Kelapa untuk Bersih-Bersih di Rumah
an hour ago

5 Kebiasaan Sejak Kecil yang Bisa Membantu Anak Tidak Gampang Sakit
an hour ago

Kenapa Hotel Jarang Menyediakan Guling? Ini Beberapa Alasannya
an hour ago

Resep Sari Kacang Hijau Rumahan, Mudah Dibuat dan Bisa Atur Tingkat Manisnya
2 hours ago

Digigit Anjing? Ini Pertolongan Pertama yang Perlu Segera Dilakukan
2 hours ago

7 Kebiasaan Orang dengan Growth Mindset, Tantangan Justru Jadi Peluang
2 hours ago

7 Tanda Kamu Punya Insting Kuat, Bukan Sekadar Feeling
2 hours ago

8 Manfaat Melatih Kecerdasan Emosional Anak, Bukan Cuma soal Nilai Sekolah
2 hours ago





