Cashless Society: Indonesia Menuju Masyarakat Tanpa Uang Tunai?
RAU - Saturday, 21 February 2026 | 09:53 AM


Dari Uang Tunai ke QR Code
Beberapa tahun lalu, uang tunai masih menjadi raja. Kini, cukup dengan memindai QR code, transaksi selesai dalam hitungan detik.
Sistem QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) yang diluncurkan oleh Bank Indonesia menjadi pendorong utama transformasi ini.
QRIS menyatukan berbagai aplikasi pembayaran dalam satu kode standar, sehingga pedagang tidak perlu menyediakan banyak mesin berbeda.
Seberapa Besar Pertumbuhannya?
Data Bank Indonesia menunjukkan nilai transaksi QRIS terus meningkat signifikan setiap tahun sejak pandemi.
Jumlah pengguna dan merchant juga tumbuh pesat, termasuk UMKM di daerah.
Sementara itu, laporan dari Otoritas Jasa Keuangan mencatat peningkatan penggunaan layanan keuangan digital, termasuk e-wallet dan mobile banking, sebagai bagian dari percepatan inklusi keuangan nasional.
Artinya, perubahan ini bukan sekadar tren kota besar. Sudah merata hingga berbagai wilayah.
Kenapa Masyarakat Beralih?
Beberapa alasan utama:
✔ Praktis dan cepat
✔ Tidak perlu uang kembalian
✔ Riwayat transaksi tercatat otomatis
✔ Bisa dipakai untuk belanja online maupun offline
Bagi UMKM, sistem digital juga membantu pencatatan keuangan lebih rapi.
Apakah Indonesia Sudah Siap Sepenuhnya?
Meskipun transaksi digital meningkat, Indonesia belum sepenuhnya menjadi masyarakat tanpa uang tunai.
Masih ada tantangan:
•Kesenjangan akses internet
•Literasi keuangan digital
•Risiko penipuan dan kebocoran data
••Kasus penipuan digital yang meningkat seiring pertumbuhan transaksi online.
Ini menunjukkan bahwa edukasi keamanan digital menjadi kebutuhan mendesak.
Bagaimana dampaknya untuk Anak dan Remaja?
Generasi sekarang tumbuh dalam sistem pembayaran digital. Uang saku bisa dikirim lewat transfer, jajan bisa pakai QR.
Keuntungannya:
•Anak belajar mengenal transaksi non-tunai lebih awal
•Orang tua bisa memantau pengeluaran
Namun risikonya:
•Anak bisa kehilangan "rasa" nilai uang fisik
•Transaksi terasa terlalu mudah sehingga kontrol belanja berkurang
Di sinilah pentingnya literasi finansial sejak dini.
Jadi, Menuju Cashless Society?
Indonesia sedang bergerak ke arah itu, tapi belum sepenuhnya meninggalkan uang tunai.
Yang lebih penting bukan sekadar digital atau tidak.
Melainkan kesiapan masyarakat dalam memahami cara kerja, risiko, dan tanggung jawabnya.
Teknologi pembayaran memudahkan hidup.
Namun kebijaksanaan tetap ada di tangan penggunanya.
Next News

Pilihan Mukena Yang Tepat Untuk Negara Tropis
13 hours ago

Melindungi kulit dari Matahari yang Kian Agresif
13 hours ago

Waspada, Stress Yang Tersembunyi
13 hours ago

Harimau Sumatra di Ambang Sunyi
13 hours ago

Benarkah 24 Jam Tak Lagi Sama?
13 hours ago

Smart Home: Gaya Hidup Modern atau Kebutuhan Keluarga?
13 hours ago

Anak dan Gadget: Batas Wajar Berapa Jam Sehari?
13 hours ago

Menyesap Nostalgia Lewat Gulali Rambut Nenek
10 hours ago

Makin Keriput, Makin Manis
10 hours ago

Seni Memadukan Warna Outfit
10 hours ago





