Selasa, 17 Februari 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Tips Dapur: Goreng Ikan Renyah Tanpa Drama Cipratan Minyak

Tata - Tuesday, 17 February 2026 | 09:10 AM

Background
Tips Dapur: Goreng Ikan Renyah Tanpa Drama Cipratan Minyak

Seni Menggoreng Ikan Tanpa Drama: Biar Nggak Kena 'Ledakan' dan Rumah Nggak Berasap Parah

Pernah nggak sih kalian ngerasa kayak lagi ikut simulasi perang pas mau goreng ikan di dapur? Begitu ikan nyemplung ke penggorengan, suaranya langsung menggelegar mirip petasan di malam tahun baru. Belum lagi drama cipratan minyak panas yang bikin kita refleks mundur sampai ke ruang tamu, sambil bawa tutup panci buat tameng. Belum beres urusan "ledakan", muncul masalah baru: asap yang mengepul ke mana-mana sampai satu rumah aromanya berubah jadi pasar ikan dadakan. Baunya itu lho, nempel di gorden, di baju, bahkan di rambut sampai besok pagi.

Jujur aja, goreng ikan emang salah satu tantangan terbesar buat siapa pun yang baru belajar masak, atau bahkan buat yang udah sering ke dapur sekalipun. Ikan itu unik, teksturnya lembut tapi punya kadar air yang tinggi. Nah, kadar air inilah yang jadi biang kerok kenapa minyak goreng sering ngamuk. Tapi tenang, kalian nggak perlu pensiun masak ikan kembung atau lele goreng dulu. Ada beberapa trik rahasia biar sesi goreng-menggoreng ini jadi lebih kalem, nggak pakai acara meletup, dan nggak bikin rumah penuh asap kayak lagi ada kebakaran hutan.

Pertama-tama: Pastikan Ikan "Kering" Sebelum Masuk Wajan

Ini adalah kesalahan pemula yang paling umum: langsung cemplungin ikan yang baru keluar dari freezer atau baru selesai dicuci tanpa dikeringkan dulu. Logikanya sederhana, minyak dan air itu musuh bebuyutan. Pas air ketemu minyak panas, dia bakal menguap dengan cepat dan menciptakan tekanan yang bikin minyak "meledak" keluar. Jadi, kunci utama biar nggak meletup adalah memastikan permukaan ikan bener-bener kering.

Caranya? Pakai tisu dapur atau paper towel. Tepuk-tepuk badan ikan sampai nggak ada sisa air yang nempel. Jangan cuma bagian luarnya aja, bagian dalem perut ikan juga harus dikeringin. Kalau kalian tipe yang suka marinasi pakai bumbu basah, usahakan jangan terlalu berlebihan cairannya. Atau lebih bagus lagi, setelah dimarinasi, diamkan dulu sebentar biar bumbunya meresap dan permukaannya sedikit lebih kering.

Trik Tepung Terigu, Senjata Rahasia Para Ibu

Kalau kalian perhatiin ibu-ibu di rumah atau pedagang pecel lele, mereka punya trik yang kelihatannya sepele tapi ampuh banget. Sebelum ikan masuk, taburkan sedikit tepung terigu ke dalam minyak yang sudah panas. Nggak usah banyak-banyak, cukup satu atau dua jumput aja. Tepung ini fungsinya buat mengikat molekul air yang keluar dari ikan, jadi dia nggak sempat bikin letupan besar. Minyak bakal tetap tenang, dan bonusnya, kulit ikan bisa jadi sedikit lebih krispi tanpa ngerubah rasa aslinya.

Selain ditabur ke minyak, kalian juga bisa membaluri ikan dengan tipis-tipis banget pakai tepung terigu atau maizena sebelum digoreng. Ingat ya, tipis aja, bukan kayak bikin ayam goreng tepung franchise. Lapisan tipis ini bakal jadi penghalang antara air di dalam daging ikan dengan minyak panas di luar. Hasilnya? Aman, tentram, dan nggak ada lagi drama jerit-jerit di dapur.

Suhu Minyak Adalah Kunci

Banyak orang terlalu nafsu pengen cepat selesai, akhirnya pakai api gede banget. Padahal, minyak yang terlalu panas sampai lewat batas smoke point-nya itulah yang bikin asap ngebul parah di rumah. Selain itu, kalau minyak kepanasan, ikan bakal cepat gosong di luar tapi mentah di dalam. Nggak enak banget, kan? Pas digigit tengahnya masih dingin, hiii!

Cara yang benar adalah panaskan minyak dengan api sedang. Untuk ngetes apa minyak udah siap, kalian bisa pakai cara kuno: masukin ujung sodet kayu atau sedikit remahan bumbu. Kalau sudah muncul gelembung kecil di sekitarnya, berarti minyak sudah siap. Jangan nunggu sampai minyaknya berasap tebal baru masukin ikan, karena itu artinya minyak kalian sudah mulai rusak secara kimiawi dan bakal bikin bau menyengat ke seluruh ruangan.

Kenapa Rumah Bisa Penuh Asap? Ini Cara Ngatasinnya

Urusan asap ini emang rada tricky. Selain karena suhu minyak yang ketinggian, asap muncul karena adanya sisa-sisa bumbu atau remahan dari gorengan sebelumnya yang tertinggal di wajan. Remahan ini bakal gosong dan terus-menerus memproduksi asap hitam. Jadi, kalau kalian goreng ikan dalam beberapa sesi, pastikan buat selalu menyaring atau membersihkan sisa-sisa bumbu yang gosong di dasar wajan sebelum masukin ikan yang baru.

Ada juga tips unik buat mengurangi bau amis dan asap yang menyebar: taruh sedikit potongan jahe atau kulit lemon ke dalam minyak. Selain itu, pastikan ventilasi dapur kalian terbuka lebar. Kalau nggak punya cooker hood, arahkan kipas angin ke arah jendela buat bantu narik asap keluar. Oh iya, ada juga trik lama yang bilang kalau naruh mangkuk berisi cuka di samping kompor bisa bantu nyerap bau gorengan. Kedengarannya kayak mitos, tapi banyak orang yang sudah membuktikannya lho.

Memilih Wajan yang Tepat

Pilihan wajan juga berpengaruh. Kalau bisa, pakai wajan yang dasarnya tebal atau wajan anti lengket yang berkualitas. Wajan yang tipis banget biasanya bikin panas nggak merata, yang akhirnya memicu munculnya asap lebih cepat di beberapa titik. Dan yang paling penting, jangan pelit pakai minyak. Menggoreng ikan dengan teknik deep frying (ikan terendam sempurna) sebenarnya jauh lebih minim risiko letupan dibanding goreng pakai minyak sedikit yang bikin ikan gampang lengket dan hancur pas dibalik.

Terakhir, sabar adalah koentji. Jangan buru-buru membalik ikan kalau bagian bawahnya belum benar-benar kering dan kokoh. Sering membolak-balik ikan cuma bakal bikin kulitnya pecah, air di dalamnya keluar, dan akhirnya memicu ledakan minyak yang nggak perlu. Biarkan dia tenang di sana sampai warnanya keemasan, baru deh dibalik dengan satu gerakan pasti.

Jadi, gimana? Sudah siap kembali ke dapur buat perang lawan ikan goreng? Dengan persiapan yang benar, goreng ikan nggak bakal lagi jadi aktivitas yang bikin sport jantung. Cukup keringkan ikannya, kasih sedikit tepung, atur suhu apinya, dan voila! Ikan goreng lezat siap tersaji tanpa harus bikin tangan melepuh atau rumah bau apek. Selamat mencoba, sobat dapur!