Vitamin F: Benarkah Itu Vitamin? Ini Penjelasan Ilmiahnya
RAU - Monday, 16 February 2026 | 09:54 AM


Berbeda dengan vitamin A, B, C, atau D, "vitamin F" bukan vitamin resmi dalam klasifikasi ilmu gizi modern. Istilah ini pertama kali muncul pada tahun 1920-an ketika para peneliti menemukan bahwa lemak tertentu sangat penting untuk kesehatan tubuh.
Kini, vitamin F diketahui merujuk pada asam lemak esensial, terutama:
Asam linoleat (omega-6)
Asam alfa-linolenat (omega-3)
Menurut National Institutes of Health, kedua asam lemak ini disebut "esensial" karena tubuh tidak dapat memproduksinya sendiri, sehingga harus diperoleh dari makanan.
Kenapa Disebut Vitamin?
Awalnya, ilmuwan mengira zat ini termasuk kelompok vitamin karena kekurangannya menyebabkan gangguan kesehatan, seperti kulit kering dan pertumbuhan terhambat.
Namun penelitian selanjutnya membuktikan bahwa zat ini adalah lemak, bukan vitamin.
Menurut referensi dari Harvard T.H. Chan School of Public Health, asam lemak esensial berperan dalam:
-Pembentukan membran sel
-Regulasi peradangan
-Fungsi otak
-Kesehatan jantung
-Kesehatan kulit
Manfaat Asam Lemak Esensial (Vitamin F)
1. Menjaga Kesehatan Jantung
Omega-3 membantu menurunkan kadar trigliserida dan risiko penyakit jantung.
2. Mendukung Fungsi Otak
Asam lemak esensial penting untuk perkembangan dan fungsi saraf.
3. Menjaga Kulit Tetap Sehat
Membantu mempertahankan kelembapan dan elastisitas kulit.
4. Mengurangi Peradangan
Omega-3 memiliki efek antiinflamasi yang bermanfaat bagi penderita arthritis dan penyakit kronis tertentu.
Sumber Alami "Vitamin F"
Beberapa makanan kaya asam lemak esensial:
Ikan berlemak (salmon, sarden)
Kacang kenari
Biji chia
Biji rami (flaxseed)
Minyak kedelai dan minyak bunga matahari
Menurut World Health Organization, konsumsi lemak sehat harus menggantikan lemak jenuh untuk mendukung kesehatan kardiovaskular.
Apakah Perlu Suplemen?
Sebagian besar orang bisa mendapatkan asam lemak esensial dari pola makan seimbang. Suplemen omega-3 biasanya direkomendasikan pada kondisi tertentu, seperti trigliserida tinggi, namun sebaiknya dikonsultasikan dengan tenaga medis.
Kesimpulan
Vitamin F bukan vitamin dalam arti sebenarnya, melainkan istilah lama untuk asam lemak esensial seperti omega-3 dan omega-6. Meski namanya terdengar klasik, perannya tetap sangat penting bagi kesehatan jantung, otak, dan kulit.
Next News

Ikan Patin dan Dori, Apakah Sama? Ini Perbedaan yang Perlu Diketahui
13 hours ago

Operasi Bariatrik: Solusi Medis untuk Obesitas, Bagaimana Prosedur dan Risikonya?
13 hours ago

Latihan Kardio untuk Lansia: Aman, Efektif, dan Menjaga Jantung Tetap Sehat
13 hours ago

Sap Ca Meh/ Cap Go Meh :Malam ke-15 Penutup Imlek yang Sarat Makna dan Tradisi
13 hours ago

Kucing Mata Belang: Odd eyed cat yang cantik dan unik
14 hours ago

Berat Badan Justru Naik Saat Ramadan? Ini sebabnya.
14 hours ago

Sering Minum Teh Pas Puasa? Simak Manfaatnya Bagi Kesehatan Tubuh
3 hours ago

Hidrasi Alami: Manfaat Luar Biasa Air Kelapa Bagi Tubuh
3 hours ago

Kenali Tanda Kurma Mulai Rusak dan Tips Menyimpannya dengan Benar
3 hours ago

Masker Alami untuk Kulit Kusam: Resep Glowing Hemat Tanpa Bikin Kantong Bolong
3 hours ago





