Kucing Mata Belang: Odd eyed cat yang cantik dan unik
RAU - Monday, 16 February 2026 | 08:47 AM


Kucing mata belang adalah kucing yang memiliki dua warna iris berbeda, misalnya satu mata biru dan satu lagi kuning atau hijau.
Dalam dunia medis, kondisi ini disebut heterokromia iridis.
Heterokromia tidak berbahaya dan bukan penyakit. Kondisi ini lebih sering ditemukan pada kucing berbulu putih atau dominan putih.
Kenapa Bisa Terjadi?
Warna mata kucing ditentukan oleh jumlah dan distribusi melanin (pigmen) pada iris.
Pada kasus heterokromia:
Salah satu mata memiliki distribusi melanin normal.
Mata lainnya kekurangan melanin sehingga tampak biru.
Gen yang paling sering terkait adalah gen warna putih dominan (dominant white gene) atau gen bercak putih (white spotting gene). Gen ini dapat memengaruhi perkembangan sel pigmen, termasuk di mata.
Apakah Kucing Mata Biru Pasti Tuli?
Ini salah satu mitos yang cukup populer.
Menurut penelitian genetika hewan, kucing berbulu putih dengan mata biru memiliki risiko lebih tinggi mengalami tuli bawaan, terutama jika kedua matanya biru.
Namun pada kucing heterokromia:
Jika hanya satu mata yang biru, kemungkinan tuli biasanya terjadi pada sisi telinga yang sama dengan mata biru tersebut.
Tidak semua kucing mata belang mengalami tuli.
Artinya, heterokromia tidak otomatis berarti gangguan pendengaran.
Ras yang Sering Memiliki Mata Belang
Beberapa ras yang lebih sering ditemukan memiliki heterokromia antara lain:
•Turkish Angora
•Turkish Van
•Persian cat
•Khao Manee
Meski begitu, kucing domestik campuran juga bisa memiliki kondisi ini.
Apakah Berbahaya?
Dalam sebagian besar kasus, heterokromia adalah kondisi bawaan yang normal dan tidak memengaruhi kualitas hidup kucing.
Namun jika perubahan warna mata terjadi tiba-tiba pada kucing dewasa, itu bisa menjadi tanda:
Cedera, Peradangan, Infeksi, atau
Gangguan pada iris.
Jika perubahan terjadi mendadak, sebaiknya konsultasi ke dokter hewan.
Kesimpulan
Kucing mata belang adalah kucing dengan heterokromia, yaitu dua warna iris berbeda akibat distribusi pigmen yang tidak sama. Kondisi ini umumnya tidak berbahaya dan justru menjadi salah satu keunikan genetik yang membuat kucing tampak istimewa.
Next News

5 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dibatasi karena Berisiko Memicu Pertumbuhan Sel Kanker
in 6 hours

Perut Sering Kembung? Kenali Kemungkinan Infeksi Bakteri Helicobacter pylori
in 6 hours

10 Satwa Paling Langka di Dunia yang Terancam Punah
17 hours ago

Walt Disney: Tokoh di Balik Dunia Animasi Modern
17 hours ago

Pulau Berpenghuni Yang Paling Terpencil di Dunia
17 hours ago

Asal Usul Tradisi Pulang Kampung Saat Lebaran
17 hours ago

Kebiasaan Pagi yang Baik untuk Memulai Hari
5 hours ago

Mengapa Baterai Smartphone Cepat Habis?
a day ago

Apa Itu Deepfake dan Mengapa Teknologi Ini Bisa Berbahaya?
a day ago

Kota Terpanas di Dunia: Tempat dengan Suhu Ekstrem di Bumi
a day ago





