Kenapa Orang Suka Makan Gorengan? Ini Penjelasan Ilmiah dan Kebiasaan Sosialnya
Nanda - Thursday, 19 February 2026 | 09:56 AM


1. Rasa Gurih yang Menggoda
Gorengan identik dengan rasa gurih dan renyah. Saat makanan digoreng, terjadi reaksi kimia yang disebut reaksi Maillard—yakni proses antara gula dan protein yang menghasilkan aroma serta rasa khas yang lebih nikmat.
Kombinasi tekstur renyah di luar dan lembut di dalam membuat gorengan terasa "memuaskan" saat dikunyah.
2. Kandungan Lemak Meningkatkan Kenikmatan
Makanan yang digoreng menyerap minyak, sehingga kandungan lemaknya meningkat. Lemak diketahui dapat merangsang pusat kesenangan di otak. Menurut penelitian di bidang gizi dan neurosains, makanan tinggi lemak dan karbohidrat dapat memicu pelepasan dopamin, hormon yang berhubungan dengan rasa senang.
Tak heran jika gorengan terasa "nagih".
3. Harga Terjangkau dan Mudah Didapat
Di Indonesia, gorengan sangat mudah ditemukan—mulai dari pinggir jalan hingga kantin perkantoran. Harganya pun relatif murah, sehingga menjadi camilan favorit berbagai kalangan.
Jenis gorengan yang populer antara lain:
- Bakwan
- Tahu isi
- Tempe goreng
- Pisang goreng
- Cireng
Akses yang mudah membuat orang terbiasa mengonsumsinya.
4. Faktor Kebiasaan dan Budaya
Di Indonesia, gorengan sering hadir dalam berbagai momen santai—seperti teman minum teh sore, camilan saat hujan, atau hidangan buka puasa saat Ramadan.
Kebiasaan ini membentuk asosiasi emosional positif. Makan gorengan tidak hanya soal rasa, tetapi juga soal suasana dan kebersamaan.
5. Efek Psikologis: Comfort Food
Bagi sebagian orang, gorengan termasuk kategori "comfort food" atau makanan yang memberi rasa nyaman. Teksturnya yang renyah dan rasanya yang kuat bisa membantu memperbaiki suasana hati, terutama saat lelah atau stres.
6. Kombinasi Karbohidrat dan Lemak
Banyak gorengan berbahan dasar tepung, singkong, atau pisang yang tinggi karbohidrat. Ketika dikombinasikan dengan minyak (lemak), terciptalah perpaduan rasa yang secara alami disukai manusia.
Tubuh secara biologis cenderung menyukai makanan padat energi karena dianggap mampu memberikan cadangan tenaga.
Orang suka makan gorengan karena kombinasi rasa gurih, tekstur renyah, efek psikologis yang menyenangkan, serta faktor budaya dan kebiasaan. Meski menggoda dan terasa "nagih", tetap penting untuk mengonsumsinya secara bijak agar kesehatan tetap terjaga.
Next News

5 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dibatasi karena Berisiko Memicu Pertumbuhan Sel Kanker
in 6 hours

Perut Sering Kembung? Kenali Kemungkinan Infeksi Bakteri Helicobacter pylori
in 5 hours

10 Satwa Paling Langka di Dunia yang Terancam Punah
17 hours ago

Walt Disney: Tokoh di Balik Dunia Animasi Modern
17 hours ago

Pulau Berpenghuni Yang Paling Terpencil di Dunia
17 hours ago

Asal Usul Tradisi Pulang Kampung Saat Lebaran
17 hours ago

Kebiasaan Pagi yang Baik untuk Memulai Hari
5 hours ago

Mengapa Baterai Smartphone Cepat Habis?
a day ago

Apa Itu Deepfake dan Mengapa Teknologi Ini Bisa Berbahaya?
a day ago

Kota Terpanas di Dunia: Tempat dengan Suhu Ekstrem di Bumi
a day ago





