Kenapa Kita Sering Mengantuk Saat Berpuasa? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Nanda - Thursday, 19 February 2026 | 10:38 AM


1. Perubahan Pola Tidur
Saat bulan Ramadan, pola tidur biasanya berubah. Banyak orang tidur lebih larut karena sahur dan ibadah malam, lalu harus bangun lebih pagi.
Perubahan ritme ini memengaruhi jam biologis tubuh atau ritme sirkadian. Jika waktu tidur berkurang, tubuh akan terasa lebih lelah dan mengantuk di siang hari.
2. Penurunan Kadar Gula Darah
Saat berpuasa, tubuh tidak mendapat asupan makanan selama kurang lebih 12–14 jam (tergantung lokasi dan waktu). Akibatnya, kadar gula darah bisa menurun.
Gula darah berfungsi sebagai sumber energi utama otak. Ketika kadarnya turun, tubuh bisa merespons dengan rasa lemas dan kantuk.
3. Dehidrasi Ringan
Tidak minum selama berjam-jam dapat menyebabkan dehidrasi ringan, terutama jika cuaca panas atau aktivitas padat. Salah satu tanda dehidrasi adalah rasa lelah dan sulit berkonsentrasi.
Otak yang kekurangan cairan bekerja kurang optimal, sehingga muncul rasa kantuk.
4. Perubahan Pola Makan
Saat sahur atau berbuka, sebagian orang mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat sederhana seperti nasi putih, gorengan, atau minuman manis.
Lonjakan gula darah setelah makan bisa membuat tubuh terasa segar sementara. Namun setelah itu, kadar gula bisa turun kembali dengan cepat, sehingga memicu rasa mengantuk.
5. Aktivitas Fisik Berkurang
Ketika berpuasa, beberapa orang cenderung mengurangi aktivitas fisik agar tidak cepat lelah. Kurangnya pergerakan justru bisa membuat tubuh terasa lebih lesu dan mengantuk.
Cara Mengurangi Rasa Kantuk Saat Puasa
Agar tetap segar selama berpuasa, Anda bisa mencoba beberapa tips berikut:
- Tidur cukup (6–8 jam per hari, bisa dibagi malam dan siang).
- Pilih menu sahur tinggi protein dan serat agar energi tahan lama.
- Perbanyak minum air putih saat berbuka hingga sahur.
- Lakukan peregangan ringan atau jalan santai.
- Hindari makan berlebihan saat berbuka.
Rasa kantuk saat berpuasa umumnya disebabkan oleh perubahan pola tidur, penurunan gula darah, serta dehidrasi ringan. Kondisi ini normal dan bisa diatasi dengan manajemen tidur serta pola makan yang seimbang.
Dengan menjaga gaya hidup sehat selama berpuasa, tubuh tetap bisa bertenaga hingga waktu berbuka tiba.
Next News

Martabak Manis, Jajanan Legendaris dengan Topping Melimpah yang Selalu Menggoda
in 5 hours

Asal Usul Lapis Legit di Indonesia, Kue Warisan Kolonial yang Tetap Populer
in 4 hours

Kenapa Orang Suka Makan Gorengan? Ini Penjelasan Ilmiah dan Kebiasaan Sosialnya
in 4 hours

Berapa Banyak Air yang Perlu Kita Minum Sehari? Ini Penjelasan Lengkapnya
in 4 hours

Aneka Bahan yang Cocok Dijadikan Kolak, Lezat untuk Berbuka dan Momen Spesial
in 3 hours

Bahaya Sawit bagi Lingkungan dan Kesehatan: Dampak yang Perlu Diketahui
in 3 hours

Si Buah Oranye yang Humble
in 2 hours

Daun Jambu Biji: Si Penyelamat Perut yang Sering Terlupakan di Balik Pagar Rumah
in an hour

Tips Puasa Buat Kamu yang Punya Hubungan Toxic Sama Asam Lambung
in 32 minutes

Kenapa Bau Nasi yang Harum Itu Malah Bikin Kamu Pengen Muntah? Mari Kita Bedah!
in 27 minutes





