Hipertensi: Silent Killer yang Harus Diwaspadai
Liaa - Tuesday, 17 February 2026 | 08:52 AM


Hipertensi adalah kondisi medis ketika tekanan darah di arteri meningkat secara konsisten. Tekanan darah diukur dalam dua angka: sistolik (saat jantung memompa darah) dan diastolik (saat jantung beristirahat).
Menurut pedoman WHO, hipertensi didefinisikan jika tekanan darah ≥ 140/90 mmHg secara konsisten.
Jenis Jenis Hipertensi
••Hipertensi Primer (Esensial)
Penyebab utama tidak diketahui, tapi terkait faktor genetik, usia, dan gaya hidup.
Menyumbang 90–95% kasus hipertensi.
••Hipertensi Sekunder
Disebabkan kondisi medis lain, seperti gangguan ginjal, masalah hormon, atau efek samping obat.
Lebih jarang, tapi perlu perhatian medis lebih cepat.
Gejala Hipertensi
Hipertensi sering tidak menimbulkan gejala sehingga disebut silent killer.
Namun, beberapa orang bisa merasakan:
-Sakit kepala ringan
-Pusing atau penglihatan kabur
-Mimisan
-Detak jantung tidak teratur atau sesak napas
Faktor Risiko
-Usia ≥ 40 tahun
-Riwayat keluarga hipertensi
-Konsumsi garam tinggi
-Kelebihan berat badan / obesitas
-Kurang aktivitas fisik
-Merokok dan konsumsi alkohol berlebihan
Komplikasi Hipertensi
Jika tidak dikontrol, hipertensi dapat menyebabkan:
Penyakit jantung dan gagal jantung,
Stroke,
Gangguan ginjal, dan
Kerusakan mata (retinopati hipertensi)
Pencegahan & Pengelolaan
Gaya hidup sehat: diet rendah garam, konsumsi sayur & buah, olahraga rutin
Berhenti merokok dan batasi alkohol
Kontrol berat badan
Rutin cek tekanan darah
Konsumsi obat antihipertensi sesuai resep dokter
Kesimpulan
Hipertensi adalah kondisi tekanan darah tinggi yang sering tidak terasa tapi berisiko serius. Pencegahan dengan gaya hidup sehat, kontrol rutin, dan pengobatan bila perlu adalah kunci agar tetap sehat dan terhindar dari komplikasi.
Next News

Antara Menu Sahur Anti-Ngantuk dan Berbuka yang Nggak Bikin Food Coma
in 4 hours

Apa Manfaat Jalan Kaki 10.000 Langkah Sehari?
9 hours ago

Kenapa Jalan-Jalan Sore Lebih Ampuh Menjaga Waras Daripada Liburan Mahal?
in 3 hours

Mandi Setelah Olahraga, Segar Instan atau Malah Bahaya Buat Badan?
in 2 hours

Air Putih vs Minuman Isotonik Saat Olahraga: Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?
10 hours ago

Tidur Siang 20 Menit: Benarkah Efektif Menambah Konsentrasi?
10 hours ago

Latihan Rumahan Tanpa Alat: Efektif dan Enerjik untuk Semua Usia
12 hours ago

Benarkah Roti Bisa Memicu Maag?
13 hours ago

Perbedaan Kopi Arabika dan Robusta: Mana yang Lebih Berisiko Membuat Jantung Berdebar dan Sakit Kepala?
13 hours ago

Tren Sarapan Makanan Kukus: Lebih Sehat, Ringan, dan Ramah Pencernaan
13 hours ago





