Upaya Turunkan Stunting, Pemkab Palas Kampanyekan Ayo Aktifkan Posyandu
Laila - Tuesday, 25 August 2026 | 08:43 PM


PADANGLAWAS – Pemerintah Kabupaten Padanglawas melalui Dinas Kesehatan terus mendorong masyarakat agar lebih aktif memanfaatkan layanan Posyandu. Upaya tersebut dilakukan melalui kampanye "Ayo Aktifkan Posyandu" sebagai bagian dari strategi meningkatkan kesehatan ibu dan anak serta menekan angka kematian ibu (AKI), angka kematian bayi (AKB), dan prevalensi stunting.
Kegiatan kampanye digelar di Desa Ampolu, Kecamatan Sosa Julu, Senin (24/8/2026), dan dihadiri Bupati Padanglawas Putra Mahkota Alam Hasibuan bersama Ketua TP-Posyandu Ny. Mahzalena Putra Mahkota Alam.
Bupati mengatakan Posyandu memiliki posisi penting sebagai layanan kesehatan yang dekat dengan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, warga dapat memperoleh pemantauan kesehatan sekaligus informasi mengenai berbagai upaya pencegahan masalah kesehatan sejak dini.
Ia juga mengingatkan para ibu hamil agar rutin memeriksakan kehamilan, memahami tanda-tanda bahaya, memenuhi kebutuhan gizi, serta mempersiapkan proses persalinan dengan baik. Sementara bagi bayi dan balita, pemantauan pertumbuhan dan perkembangan secara berkala dinilai penting untuk mendeteksi masalah kesehatan lebih awal.
Pemkab Padanglawas, lanjut Putra Mahkota Alam, berkomitmen memperkuat keberadaan Posyandu melalui peningkatan kemampuan kader, kerja sama lintas sektor, serta mendorong keterlibatan masyarakat.
Kampanye tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi berkembang menjadi kebiasaan masyarakat untuk secara rutin membawa ibu hamil, bayi, dan balita ke Posyandu.
Kepala Dinas Kesehatan Padanglawas Amelia Roitona Nasution menambahkan bahwa upaya menurunkan AKI, AKB, dan stunting membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Karena itu, kader Posyandu diharapkan aktif mengajak keluarga datang secara rutin sekaligus memberikan edukasi kesehatan yang tepat.
Menurutnya, kolaborasi antara PKK, pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader Posyandu, tokoh masyarakat, dan keluarga sangat diperlukan agar kebutuhan pelayanan kesehatan ibu dan anak dapat terpenuhi.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Padanglawas bersama Ketua TP-Posyandu juga menyerahkan bantuan sembako kepada 40 orang lansia.
Next News

Karhutla Riau Meluas: Capai 16.264 Hektare, Kasus ISPA Meningkat
in 3 hours

Pemprov Sumut Tunggu Arahan Pemerintah Pusat soal Kebijakan P3K Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Pemprov Sumut Tunggu Arahan Pemerintah Pusat soal Kebijakan P3K Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, https://medan.tribunnews.com/medan-terkini/1808456/pemprov-sumut-tunggu-arahan-pemerintah-pusat-soal-kebijakan-p3k-paruh-waktu-jadi-penuh-waktu. Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Randy P.F Hutagaol
in 3 hours

Malaysia dan Brunei Pilih Mekanisme ASEAN Tangani Kabut Asap Lintas Batas
16 hours ago

Pemkot Gunungsitoli Gelar Operasi Pasar LPG 3 Kg, 36 Tabung dari Usaha Laundry Diamankan
16 hours ago

Hampir Setahun Pascabanjir, Pembangunan Tanggul di Tukka Tapteng Mulai Bergerak
4 hours ago

Polda Sumut Cek Kesiapan Personel dan Peralatan Hadapi Karhutla
4 hours ago

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Selasa 25 Agustus: 33 Kabupaten/Kota Diguyur Hujan Ringan, Dua Wilayah Waspada Hujan Sedang
8 hours ago

Maulid Nabi Muhammad SAW dan Peletakan Batu Pertama Masjid Dar Ibnu Arrizah, Pemkab Tapsel Dukung Pengembangan Pesantren
8 hours ago

Bupati Gus Irawan Dorong Pemuda Pancasila Perkuat Persatuan dan Sinergi untuk Tapsel Bangkit
a day ago

PCNU Tapsel Dikukuhkan, Bupati Gus Irawan Ajak NU Bersinergi Perangi Narkoba, Judol dan Kemiskinan
a day ago





