Polda Sumut Cek Kesiapan Personel dan Peralatan Hadapi Karhutla
RAU - Tuesday, 25 August 2026 | 12:54 PM


SUMATERA UTARA – Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto bersama pejabat utama Polda Sumut mengecek kesiapan personel, kendaraan, serta berbagai peralatan yang akan digunakan dalam menghadapi situasi darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Pengecekan tersebut berlangsung di Lapangan Samapta Sumatera Utara pada Senin (24/8/2026). Kegiatan dilakukan untuk memastikan seluruh unsur pendukung penanganan karhutla berada dalam kondisi siap digunakan apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Sumut bersama jajaran PJU memeriksa kondisi personel sekaligus sarana dan prasarana yang akan mendukung operasi di lapangan. Pemeriksaan mencakup kendaraan serta peralatan pemadaman guna memastikan semuanya dapat berfungsi dan digerakkan dengan cepat ketika dibutuhkan.
Kesiapan tersebut dinilai penting karena penanganan karhutla membutuhkan kecepatan dalam merespons titik api. Penanganan sejak awal diperlukan untuk mencegah api berkembang dan meluas ke area lainnya.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan mengatakan pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari langkah kesiapsiagaan kepolisian dalam menghadapi potensi karhutla di Sumatera Utara.
Menurut Ferry, kesiapan sarana dan prasarana menjadi salah satu faktor pendukung efektivitas penanganan kebakaran. Karena itu, kondisi peralatan perlu diperiksa sebelum terjadi keadaan darurat dan personel juga harus memahami cara penggunaannya.
Ia menegaskan bahwa pengecekan tidak seharusnya baru dilakukan ketika kebakaran telah terjadi. Seluruh unsur pendukung harus berada dalam kondisi siap sehingga dapat segera dikerahkan ketika menerima laporan mengenai titik api.
Selain memperkuat kesiapan internal, Polda Sumut juga membangun koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk TNI, pemerintah daerah, BPBD, Manggala Agni, serta pemangku kepentingan lainnya.Kerja sama lintas sektor tersebut diperlukan agar penanganan karhutla dapat dilakukan secara terpadu. Upaya tersebut mencakup deteksi dini, pemadaman, hingga langkah pencegahan untuk mengurangi kemungkinan kebakaran meluas.
Polda Sumut juga mengajak masyarakat ikut berperan dalam mencegah terjadinya karhutla. Warga diimbau tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Ferry menekankan bahwa pencegahan tetap menjadi langkah utama dalam menghadapi karhutla. Namun, apabila kebakaran terjadi, kesiapan personel, kendaraan, dan peralatan harus sudah tersedia agar respons dapat dilakukan secepat mungkin.
Next News

Malaysia dan Brunei Pilih Mekanisme ASEAN Tangani Kabut Asap Lintas Batas
7 hours ago

Pemkot Gunungsitoli Gelar Operasi Pasar LPG 3 Kg, 36 Tabung dari Usaha Laundry Diamankan
7 hours ago

Hampir Setahun Pascabanjir, Pembangunan Tanggul di Tukka Tapteng Mulai Bergerak
in 5 hours

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Selasa 25 Agustus: 33 Kabupaten/Kota Diguyur Hujan Ringan, Dua Wilayah Waspada Hujan Sedang
in an hour

Maulid Nabi Muhammad SAW dan Peletakan Batu Pertama Masjid Dar Ibnu Arrizah, Pemkab Tapsel Dukung Pengembangan Pesantren
in an hour

Bupati Gus Irawan Dorong Pemuda Pancasila Perkuat Persatuan dan Sinergi untuk Tapsel Bangkit
17 hours ago

PCNU Tapsel Dikukuhkan, Bupati Gus Irawan Ajak NU Bersinergi Perangi Narkoba, Judol dan Kemiskinan
17 hours ago

11 OPD/UPTD Paluta raih apresiasi, Indeks Inovasi Daerah 2025 berpredikat "Inovatif"
17 hours ago

Pusdalops catat 357 KK terdampak akibat cuaca ekstrem di Kota Medan
20 hours ago

Prakiraan Cuaca di Sumatera Utara Senin 24 Agustus 2026: Mayoritas Diguyur Hujan Ringan
a day ago





