Senin, 24 Agustus 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional & Nasional

Bupati Gus Irawan Dorong Pemuda Pancasila Perkuat Persatuan dan Sinergi untuk Tapsel Bangkit

Laila - Monday, 24 August 2026 | 03:35 PM

Background
Bupati Gus Irawan Dorong Pemuda Pancasila Perkuat Persatuan dan Sinergi untuk Tapsel Bangkit

TAPANULI SELATAN – Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu mendorong jajaran Pemuda Pancasila untuk terus memperkuat persatuan, konsolidasi organisasi, serta meningkatkan pengabdian kepada masyarakat dalam mendukung percepatan pemulihan dan pembangunan daerah.

Hal itu disampaikan Bupati saat menghadiri Rapat Pemilihan Pengurus (RPP) Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Zona III Kabupaten Tapanuli Selatan Masa Bakti 2026–2029, yang meliputi Kecamatan Batang Toru, Marancar, Angkola Barat, dan Angkola Sangkunur, di Sopo Daganak Kecamatan Batangtoru, Sabtu (23/08/2026).

Kegiatan tersebut mengusung tema "Merawat Persatuan, Memperkuat Organisasi, Meneguhkan Pengabdian untuk Tapanuli Selatan Bangkit", dengan semangat "Sekali Layar Terkembang, Surut Kita Berpantang."

Dalam arahannya, Bupati Gus Irawan menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan RPP sekaligus kehadiran jajaran Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Provinsi Sumatera Utara, Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Tapanuli Selatan, para pimpinan PAC, Forkopimcam, serta seluruh keluarga besar Pemuda Pancasila.

Bupati berharap proses pemilihan pengurus PAC di empat kecamatan tersebut berjalan sukses, tertib, dan menghasilkan kepengurusan yang mampu menjalankan roda organisasi sekaligus membangun kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan.



"Kami berharap kepengurusan yang nanti terbentuk dapat bekerja sama, berkolaborasi dan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan," ujar Gus Irawan.

Menurutnya, sinergi tersebut sangat penting, khususnya karena wilayah Zona III merupakan kawasan yang turut terdampak bencana yang terjadi di Tapanuli Selatan. Batang Toru, Marancar, Angkola Barat dan Angkola Sangkunur menjadi bagian dari wilayah yang membutuhkan perhatian dalam proses pemulihan pascabencana.

Bupati menegaskan, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadapi dampak bencana maupun mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi. Karena itu, dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan, sangat dibutuhkan.

"Kita harus secara bersama-sama. Terus terang, kami tidak akan mampu tanpa dukungan, kerja sama, kolaborasi dan sinergi dari seluruh komponen yang ada," katanya.

Gus Irawan juga mengapresiasi keterlibatan kader Pemuda Pancasila Tapanuli Selatan ketika bencana melanda pada 25 November 2025. Menurutnya, kader Pemuda Pancasila telah turun langsung membantu masyarakat terdampak bencana.



Ia berharap semangat pengabdian tersebut terus dipertahankan, terutama saat Tapanuli Selatan memasuki fase rehabilitasi dan rekonstruksi.

"Saya masih berharap betul teman-teman Pemuda Pancasila Tapanuli Selatan di semua tingkatan untuk bersama-sama kita berkolaborasi, bersinergi dan bekerja sama mendukung kami, agar Tapanuli Selatan bisa pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia RPP PAC Zona III, Wirman Nasution, melaporkan bahwa kegiatan tersebut diikuti empat PAC, yakni PAC Batang Toru, PAC Marancar, PAC Angkola Barat dan PAC Angkola Sangkunur.

Wirman menjelaskan, tema kegiatan dipilih sebagai bentuk komitmen untuk memperkuat persatuan internal organisasi sekaligus meningkatkan kontribusi Pemuda Pancasila bagi pembangunan daerah.

Ia mengatakan, Pemuda Pancasila telah terlibat aktif dalam membantu masyarakat sejak bencana yang terjadi pada 25 November 2025. Karena itu, sinergi dengan pemerintah daerah dinilai perlu terus diperkuat untuk mendukung terwujudnya Tapanuli Selatan Bangkit.



Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Tapanuli Selatan, Rocky AP Gultom, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga kondusivitas selama proses pemilihan pengurus PAC.

Ia meminta seluruh kader menerima hasil RPP dengan mengedepankan persatuan dan tidak menjadikan proses pemilihan sebagai ruang untuk menimbulkan konflik internal.

"RPP ini adalah momentum konsolidasi organisasi. Kondusivitas harus kita jaga. Jangan ada riak-riak dan saling adu mulut sesama kader," ujarnya.

Rocky juga mengingatkan para ketua PAC terpilih agar segera melakukan konsolidasi hingga tingkat ranting dan mendekatkan organisasi dengan masyarakat.

Menurutnya, Pemuda Pancasila sebagai organisasi kemasyarakatan harus hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, tidak hanya ketika organisasi memiliki agenda kegiatan.



Ia berharap kepengurusan baru mampu menghidupkan ranting, memperkuat PAC, serta membangun sinergi dengan pemerintah kecamatan dan pemerintah daerah dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

RPP PAC Pemuda Pancasila Zona III tersebut menjadi bagian dari agenda konsolidasi organisasi untuk membentuk kepengurusan masa bakti 2026–2029 sekaligus memperkuat peran Pemuda Pancasila dalam pengabdian kepada masyarakat dan mendukung percepatan pemulihan Tapanuli Selatan pascabencana.