KNPI Tapsel Periode 2026–2029 Dilantik, Bupati Gus Irawan Dorong Pemuda Jadi Motor Percepatan Pemulihan Pascabencana
RAU - Sunday, 23 August 2026 | 01:06 AM


TAPANULI SELATAN – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) periode 2026–2029 resmi dilantik di Gedung Serbaguna Kompleks Perkantoran Bupati Tapanuli Selatan, Sipirok, Sabtu (22/08/2026).
Pelantikan tersebut dihadiri Wakil Bupati H. Jafar Syahbuddin Ritonga, Sekda Tapsel H. Sofyan Adil Siregar, unsur Forkopimda, perwakilan DPRD Tapsel, pimpinan OPD, para camat, tokoh KNPI Sumut, pimpinan perguruan tinggi, pimpinan perusahaan, serta pimpinan organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan.
Dalam kepengurusan baru tersebut, Abdul Rahman Al-Mandili Nasution dipercaya memimpin DPD KNPI Tapanuli Selatan untuk masa bakti 2026–2029.
Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu menyampaikan ucapan selamat kepada Abdul Rahman Al-Mandili Nasution beserta seluruh jajaran pengurus yang baru dilantik. Ia berharap KNPI dapat menjadi rumah besar bagi organisasi kepemudaan, organisasi kemahasiswaan, organisasi kemasyarakatan dan seluruh elemen pemuda di Tapanuli Selatan.
"Ciri pemuda adalah petarung, pejuang, tidak kenal lelah, memiliki jiwa kesetiakawanan dan jiwa sosial," ujar Bupati.
Menurut Gus Irawan, semangat tersebut harus diwujudkan dalam kerja nyata untuk mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam membantu Tapanuli Selatan bangkit dari dampak bencana yang terjadi pada 25 November 2025.
Ia menegaskan, pemerintah daerah tidak mungkin bekerja sendiri dalam menghadapi berbagai persoalan pascabencana. Karena itu, keterlibatan pemuda sangat dibutuhkan, baik dalam pemulihan ekonomi, pemberdayaan masyarakat, maupun pencegahan berbagai penyakit sosial.
"Bantu kami untuk pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat pascabencana ini. Pemuda harus menjadi agen perubahan," tegasnya.
Bupati juga mengajak KNPI bersama 37 organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan yang menjadi bagian dari rumah besar KNPI untuk terlibat langsung dalam program-program strategis daerah.
Ia bahkan menawarkan forum diskusi rutin antara pemerintah daerah dengan KNPI dan organisasi kepemudaan melalui kegiatan coffee morning setiap tiga bulan. Forum tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi tempat berbicara, tetapi menghasilkan gagasan dan program yang konkret.
"Jangan hanya cakap-cakap. Saya ingin sesuatu yang real," katanya.
Salah satu bentuk keterlibatan nyata yang ditawarkan Bupati adalah mengajak pemuda mengelola lahan pertanian produktif. Pemkab Tapsel akan mendorong pemanfaatan lahan melalui program pertanian, dukungan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga nol persen, pendampingan penyuluh pertanian serta dukungan pasar melalui off-taker.
Bupati menyebut, program tersebut sejalan dengan sejumlah program prioritas Pemkab Tapsel, seperti Gerakan Seribu Kolam, Gerakan Seribu Hektare Jagung dan pengembangan peternakan ayam petelur.
Selain sektor ekonomi, Gus Irawan meminta KNPI ikut mengambil bagian dalam gerakan sosial untuk memerangi narkoba, judi online, rentenir dan kemiskinan.
Menurutnya, pemuda harus menjadi kekuatan moral sekaligus agen perubahan di tengah masyarakat.
"Perang melawan narkoba, judi online, rentenir dan kemiskinan. Tolong bantu kami," pintanya.
Sementara itu, Ketua DPD KNPI Sumatera Utara Aldi Syahputra Siregar menyampaikan selamat kepada Abdul Rahman Al-Mandili Nasution dan seluruh pengurus DPD KNPI Tapsel periode 2026–2029.
Aldi menekankan bahwa KNPI harus berada di sisi pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi dampak bencana serta mendorong pemulihan ekonomi.
"Pemerintah sendiri mungkin tidak akan sanggup menyelesaikannya. Di sinilah harapan dan tugas KNPI untuk menemani, mendampingi, ikut membangun dan ikut memajukan perekonomian Tapanuli Selatan," ujarnya.
Ia juga mendorong KNPI Tapsel menjadikan semangat aktivispreneur sebagai bagian dari gerakan kepemudaan, yakni mendorong aktivis menjadi pelaku usaha yang mampu membuka lapangan pekerjaan dan menggerakkan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, pemuda Tapsel harus menjadi ujung tombak kebangkitan daerah. Terlebih, bencana tidak hanya menyebabkan kerusakan rumah dan infrastruktur, tetapi juga menghilangkan mata pencaharian masyarakat.
Karena itu, KNPI diharapkan mampu mengedukasi masyarakat, membuka peluang ekonomi, mengembangkan potensi lahan dan menarik investasi untuk mempercepat pemulihan.
Tokoh senior KNPI Sumatera Utara H. Syahrul Pasaribu juga mengingatkan pengurus baru agar menjadikan KNPI sebagai wadah pembelajaran dan laboratorium kader bangsa.
Ia menegaskan, pemuda, pembangunan dan masa depan merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Karena itu, setiap generasi muda berkewajiban memberikan kontribusi terhadap pembangunan di daerahnya.
"Jadikanlah wadah ini sebagai wadah melatih diri, organisasi untuk bertukar pikiran bagaimana mendorong pembangunan di Tapanuli Selatan supaya berkelanjutan dan cepat maju," katanya.
Sementara itu, mewakili Ketua DPRD Tapanuli Selatan, Rocky AP Gultom menyampaikan bahwa pelantikan KNPI bukan sekadar seremoni pergantian kepengurusan, melainkan momentum dimulainya amanah dan tanggung jawab besar dalam membangun serta memberdayakan generasi muda.
Ia berharap KNPI periode 2026–2029 mampu menjadi rumah bersama seluruh pemuda Tapanuli Selatan sekaligus mitra strategis pemerintah daerah dan DPRD dalam mengawal pembangunan yang berpihak kepada kepentingan generasi muda.
"Jadikan perbedaan sebagai kekuatan, bukan sebagai alasan untuk terpecah," pesannya.
Ketua DPD KNPI Tapanuli Selatan Abdul Rahman Al-Mandili Nasution dalam sambutannya menegaskan bahwa kepengurusan yang dipimpinnya tidak ingin menjadikan KNPI sekadar ruang berkumpul, tetapi sebagai ruang tumbuh, ruang melahirkan gagasan, mengasah kepemimpinan dan menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.
"Kita ingin KNPI menjadi ruang untuk menghadirkan solusi yang nyata di Tapanuli Selatan," ujarnya.
Ia mengatakan, KNPI Tapsel akan membangun kolaborasi yang sehat dan produktif dengan pemerintah daerah serta seluruh elemen kepemudaan. Menurutnya, pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri, demikian pula organisasi kepemudaan tidak dapat menyelesaikan seluruh persoalan pembangunan tanpa kolaborasi.
Abdul Rahman juga mengajak seluruh pengurus meninggalkan ego sektoral, ego kelompok dan kepentingan jangka pendek. Ia menekankan pentingnya organisasi yang berintegritas, bekerja berdasarkan data dan gagasan, serta bergerak melalui kolaborasi.
"Jabatan dalam organisasi bukan tempat mencari kehormatan. Jabatan adalah tempat membuktikan pengabdian kepada masyarakat. Jangan bertanya apa yang bisa saya dapatkan dari KNPI, tetapi apa yang bisa saya berikan melalui KNPI," tegasnya.
Next News

Pemprov Sumut Siapkan BKK Rp 5–Rp 50 Miliar untuk Program Kampung Kreatif Sumut Berkah
a day ago

Bupati Tapsel Ajak BKMT Perkuat Peran Agama dan Perangi Narkoba, Rentenir, serta Kemiskinan
a day ago

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat Besok 23 Agustus 2026, Ini Daftar Wilayahnya
17 hours ago

Pemerintah Benahi DTSEN, Mayoritas Desil 10 Masyarakat Kelas Menengah
a day ago

Menag Kukuhkan 10.000 Guru Al Quran Indonesia
a day ago

RDTR Kecamatan Barumun Dikebut, Siapkan Lahan Dua Hektar Untuk Pasar
a day ago

Polda Sumut Perkuat Patroli Dini Hari, Sasar Titik Rawan Kejahatan Jalanan di Medan
2 days ago

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem 22 Agustus 2026, Sumut Waspada Hujan Lebat hingga Sangat Lebat
2 days ago

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Menyebar ke Malaysia, 591 Sekolah di Sarawak Ditutup
2 days ago

Tambang Emas Runtuh di Afrika Tengah, Korban Tewas Tembus 100 Orang
2 days ago





