Sabtu, 22 Agustus 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional & Nasional

Polda Sumut Perkuat Patroli Dini Hari, Sasar Titik Rawan Kejahatan Jalanan di Medan

RAU - Saturday, 22 August 2026 | 11:45 AM

Background
Polda Sumut Perkuat Patroli Dini Hari, Sasar Titik Rawan Kejahatan Jalanan di Medan

Polda Sumatera Utara melalui Unit Reaksi Cepat (URC) Jatanras Ditreskrimum memperkuat kegiatan patroli pada malam hingga dini hari. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah berbagai bentuk kejahatan jalanan yang dapat mengganggu keamanan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, personel menggunakan kendaraan roda empat maupun sepeda motor untuk menyusuri sejumlah ruas jalan di Kota Medan yang dinilai memiliki potensi kerawanan.

Beberapa lokasi yang menjadi perhatian antara lain kawasan Jalan Sisingamangaraja, khususnya Fly Over Amplas, Helvetia, dan Sunggal.

Kasubdit III Jatanras Polda Sumut Kompol Jama Kita Purba mengatakan, kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mencegah aksi kriminal sebelum terjadi.

Menurutnya, patroli tidak hanya dilakukan sebagai bentuk penindakan, tetapi juga menjadi upaya preventif untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.



Patroli Dini Hari Berlanjut

Polda Sumut memastikan kegiatan patroli akan terus dilakukan, terutama pada waktu-waktu yang dinilai rawan terjadinya kejahatan.

Petugas juga mengingatkan bahwa setiap pihak yang terbukti terlibat dalam tindak kejahatan akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi masyarakat, khususnya warga yang masih beraktivitas atau melakukan perjalanan pada malam hingga dini hari.

Ribuan Kasus Kejahatan Jalanan Diungkap

Sebelumnya, Polda Sumut bersama jajaran mencatat telah mengungkap 6.369 kasus kejahatan jalanan sepanjang Januari hingga Juli 2026.

Kasus yang ditangani meliputi pencurian dengan pemberatan atau curat, pencurian dengan kekerasan atau curas, pencurian kendaraan bermotor atau curanmor, aksi geng motor, hingga begal.



Dari pengungkapan tersebut, kepolisian berhasil menangkap sekitar 2.400 pelaku.

Data tersebut menunjukkan bahwa kejahatan jalanan masih menjadi perhatian serius sehingga diperlukan langkah pencegahan dan penindakan secara berkelanjutan.

Imbauan untuk Masyarakat

Masyarakat juga diharapkan ikut berperan menjaga keamanan lingkungan. Warga yang bepergian pada malam hingga dini hari sebaiknya tetap waspada, menghindari lokasi yang sepi jika memungkinkan, serta segera melapor kepada pihak berwenang apabila melihat aktivitas mencurigakan.

Dengan adanya patroli rutin dan partisipasi masyarakat, diharapkan potensi aksi kejahatan jalanan di Kota Medan dapat ditekan.