Desa Sipaku Area Asahan Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi, Fokus Cegah TPPO dan Penyelundupan Manusia
RAU - Saturday, 22 August 2026 | 09:10 AM


MEDAN – Desa Sipaku Area, Kabupaten Asahan, resmi ditetapkan sebagai salah satu Desa Binaan Imigrasi di Sumatera Utara.
Penetapan tersebut ditandai dengan penyerahan sertifikat, pengukuhan petugas pembina desa, serta peresmian Immigration Lounge. Kegiatan berlangsung di Lantai 2 Ballroom JW Marriott Hotel Medan, Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.
Sertifikat Desa Binaan Imigrasi diserahkan langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Jenderal Pol. (Purn.) Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H., kepada Sekretaris Desa Sipaku Area, Syahputra Arjuno.
Melalui program tersebut, Desa Sipaku Area diharapkan menjadi mitra strategis Direktorat Jenderal Imigrasi dalam menjalankan fungsi keimigrasian hingga menjangkau masyarakat di tingkat desa.
Tingkatkan Kesadaran Hukum Keimigrasian
Menteri Agus Andrianto mengatakan, program Desa Binaan Imigrasi dirancang untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai aturan dan persoalan keimigrasian.
Selain itu, pemerintah desa dan masyarakat diharapkan dapat berperan aktif membantu pengawasan terhadap keberadaan orang asing di lingkungan masing-masing.
Program ini juga diarahkan untuk memperkuat upaya pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM) melalui edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan.
"Kita ingin membentuk desa yang sadar hukum dan peduli terhadap isu keimigrasian, sehingga pelayanan dan pengawasan dapat berjalan lebih optimal dengan melibatkan pemberdayaan masyarakat," ujar Agus.
Dengan keterlibatan masyarakat, informasi mengenai persoalan keimigrasian diharapkan dapat lebih cepat diketahui dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
Pemkab Asahan Siap Dukung Program
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasi atas ditetapkannya Desa Sipaku Area sebagai Desa Binaan Imigrasi.
Menurutnya, kepercayaan tersebut menjadi kesempatan bagi Pemerintah Kabupaten Asahan untuk memperkuat edukasi dan pelayanan keimigrasian kepada masyarakat.
Pemkab Asahan juga menyatakan siap memberikan dukungan agar program tersebut dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat secara langsung kepada warga.
Bupati menilai keberadaan program Desa Binaan Imigrasi penting karena tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga membantu mendekatkan layanan keimigrasian kepada masyarakat.
Program tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu langkah pencegahan terhadap perdagangan orang, penyelundupan migran, serta keberangkatan pekerja migran Indonesia melalui jalur yang tidak sesuai prosedur.
Libatkan Masyarakat di Tingkat Desa
Dengan ditetapkannya Desa Sipaku Area sebagai Desa Binaan Imigrasi, masyarakat diharapkan semakin memahami berbagai aturan terkait keimigrasian.
Pemerintah desa juga diharapkan dapat menjadi penghubung antara masyarakat dengan instansi keimigrasian, khususnya dalam memberikan informasi dan edukasi mengenai prosedur perjalanan ke luar negeri maupun isu perlindungan pekerja migran.
Keterlibatan masyarakat dinilai penting karena upaya pencegahan TPPO dan penyelundupan manusia tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi berbagai pihak.
Acara peresmian tersebut turut dihadiri Direktur Jenderal Imigrasi RI, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Sumatera Utara, unsur Forkopimda Sumatera Utara, sejumlah kepala daerah, serta para tamu undangan.
Dengan hadirnya Desa Binaan Imigrasi, diharapkan kesadaran hukum masyarakat di Kabupaten Asahan semakin meningkat sekaligus memperkuat pengawasan dan perlindungan masyarakat dari berbagai bentuk kejahatan terkait keimigrasian.
Next News

Asahan Terima Enam Bus Perintis untuk Tingkatkan Keselamatan Pelajar
in 4 hours

Gus Irawan: Revitalisasi PAUD Bukan Sekadar Perbaikan Gedung, tetapi Investasi Masa Depan Anak Tapsel
in 27 minutes

Imbas Kabut Asap, Seluruh Sekolah di Sumut Berlakukan PJJ hingga 21 Oktober
7 hours ago

Peringatan Dini Cuaca BMKG 15-16 Oktober 2026: Aceh dan Sumatera Utara Hujan Lebat
7 hours ago

Wabup Jafar Dorong Kemandirian Ekonomi Pascabencana, Siapkan Isbat Nikah Gratis dan Program Pertanian di Tapsel
2 days ago

Gus Irawan Perkuat Program Seribu Kolam, Panen Ikan Lele di Sidadi II Jadi Bukti Potensi Ekonomi Rakyat Tapsel
2 days ago

Gus Irawan Desak Percepatan Pelepasan Aset BUMN untuk Huntap Tapsel, Jangan Hambat Pemulihan Korban Bencana
2 days ago

Prakiraan Cuaca di Sumatera Utara Kamis 15 Oktober 2026: 7 Wilayah Berawan, Mayoritas Hujan Ringan
a day ago

Kabut Asap Selimuti Sumut, 7 Penerbangan di Bandara Kualanamu Delay
2 days ago

BMKG: Asap Terdeteksi di Seluruh Sumatera Utara, Jarak Pandang Menurun
2 days ago





