Sabtu, 22 Agustus 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional & Nasional

Bupati Deliserdang Resmikan Sentra ABK di Pagar Merbau, Dorong Pendidikan hingga Kemandirian

RAU - Saturday, 22 August 2026 | 09:08 AM

Background
Bupati Deliserdang Resmikan Sentra ABK di Pagar Merbau, Dorong Pendidikan hingga Kemandirian

PAGAR MERBAU – Pemerintah Kabupaten Deliserdang terus memperkuat layanan bagi anak berkebutuhan khusus (ABK). Salah satunya melalui peresmian Sentra ABK di Kecamatan Pagar Merbau oleh Bupati Deliserdang dr H Asri Ludin Tambunan, Jumat (21/8/2026).

Sentra tersebut dihadirkan untuk memperluas akses layanan bagi ABK, mulai dari pendidikan, pendampingan, konsultasi, terapi hingga pelatihan yang mendukung kemandirian anak.

Bupati Asri Ludin mengatakan, keberadaan Sentra ABK bukan sekadar pembangunan dan peresmian fasilitas. Menurutnya, fasilitas tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memastikan setiap anak memperoleh hak dan kesempatan yang sama untuk berkembang.

"Peresmian ini bukan sekadar unjuk kebolehan, tetapi menegaskan satu hal, tidak ada anak yang tertinggal di Kabupaten Deliserdang. Semua elemen masyarakat, dari seluruh aspek, akan mendapatkan perlakuan yang sama dari pemerintah," ujar Asri Ludin.

Dorong Kesetaraan Pendidikan

Asri Ludin menjelaskan, Sentra ABK nantinya tidak hanya digunakan sebagai lokasi pelatihan dan terapi. Pemerintah juga berencana mengembangkannya sebagai pusat layanan pendidikan kesetaraan melalui Paket A, B, dan C.



Dengan layanan tersebut, anak berkebutuhan khusus diharapkan memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan sekaligus memperoleh bekal yang dapat menunjang kemandirian mereka.

Sentra ini juga dirancang sebagai tempat konsultasi dan rujukan bagi ABK serta pusat pelatihan bagi para tutor yang memberikan layanan kepada anak berkebutuhan khusus di Kabupaten Deliserdang.

Sejumlah layanan terapi akan dikembangkan secara bertahap, antara lain terapi wicara, fisioterapi, terapi motorik, terapi perilaku, pelatihan kemandirian, serta program prasekolah.

Anak ABK Didorong Bisa Berkarya

Selain pendidikan dan terapi, pemerintah daerah juga berencana mengembangkan kegiatan produktif di Sentra ABK.

Salah satu rencana yang disampaikan Bupati adalah melibatkan anak-anak berkebutuhan khusus dalam kegiatan pemasangan atribut seragam sekolah.



Menurut Asri Ludin, dari sekitar 3.000 pasang seragam sekolah yang diadakan pemerintah, pemasangan atributnya dapat dikerjakan di sentra tersebut dengan melibatkan anak-anak sesuai kemampuan masing-masing.

"Jadi mereka tidak hanya mendapatkan pendidikan, tetapi juga memiliki kesempatan untuk bekerja dan berkarya," jelasnya.

Pengembangan kegiatan produktif juga dapat diperluas pada bidang lain, termasuk pemanfaatan lahan untuk kegiatan pertanian yang dapat melibatkan ABK berdasarkan kemampuan mereka.

Asri Ludin menegaskan seluruh potensi yang ada perlu dimanfaatkan agar anggaran pemerintah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Layanan Mulai Disiapkan

Sembari menunggu ketersediaan tenaga terapis secara lengkap, Bupati meminta agar layanan di Sentra ABK tetap mulai berjalan. Untuk sementara, tenaga dari rumah sakit daerah akan dilibatkan pada waktu-waktu tertentu.



Ia berharap sentra tersebut dapat beroperasi secara layak dan memberikan manfaat bagi anak-anak berkebutuhan khusus di Deliserdang.

"Ini harus menjadi langkah awal. Sentra ini harus beroperasi dengan layak dan baik. Kita ingin menunjukkan bahwa peresmian hari ini bukan akhir, tetapi awal untuk memajukan anak-anak kita ke depannya," katanya.

Dibangun di Bekas Puskesmas

Kepala Dinas Pendidikan Deliserdang Suparno menjelaskan, Sentra ABK dibangun di atas lahan bekas Puskesmas Pagar Merbau yang telah menjalani proses rehabilitasi selama sekitar 2,5 bulan.

Saat ini, fasilitas tersebut telah dapat digunakan untuk mendukung layanan bagi anak berkebutuhan khusus.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Deliserdang, terdapat sekitar 1.613 ABK yang tersebar di 22 kecamatan.



Sebanyak 21 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) telah memberikan layanan kepada sekitar 613 ABK. Meski demikian, masih terdapat tiga kecamatan yang belum memiliki PKBM khusus layanan ABK, yakni Sibolangit, STM Hulu, dan Gunung Meriah.

Suparno mengatakan, Sentra ABK Pagar Merbau akan difungsikan sebagai pusat konsultasi, rujukan, serta pelatihan bagi tutor ABK di Kabupaten Deliserdang.

Ke depannya, sentra tersebut juga dapat dikembangkan untuk kegiatan sosial serta kegiatan usaha yang melibatkan anak berkebutuhan khusus.

Dimeriahkan Penampilan Seni Anak

Peresmian Sentra ABK turut dihadiri Ketua TP PKK Deliserdang sekaligus Bunda PAUD Jelita Asri Ludin Tambunan, aktivis ABK Syahrial Tambunan dan Tima Manggarita Dwi Rani Zahri, sejumlah kepala perangkat daerah, Camat Pagar Merbau Junaidi, para tutor ABK, serta perwakilan anak berkebutuhan khusus.

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penampilan seni dari anak-anak. Di antaranya tari yang dibawakan Annur Sakinah dari PKBM Galang serta pembacaan puisi oleh Azzahra Maira Putri.Kehadiran Sentra ABK diharapkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Deliserdang dalam menciptakan layanan yang lebih inklusif sekaligus membuka ruang bagi anak berkebutuhan khusus untuk belajar, berkembang, berkarya, dan membangun kemandirian.