Sabtu, 5 September 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Telur Rebus Bisa Punya Lingkaran Hijau, Apakah Masih Aman Dimakan?

Laila - Saturday, 05 September 2026 | 12:00 PM

Background
Telur Rebus Bisa Punya Lingkaran Hijau, Apakah Masih Aman Dimakan?

Kenapa Telur Rebus Bisa Punya Lingkaran Hijau? Bahaya Gak Sih, Atau Cuma Perasaan Saja?

Pernah gak sih, kamu lagi semangat-semangatnya mau bikin sarapan sehat ala-ala anak gym atau sekadar pengen makan mi instan pakai topping telur rebus yang estetik? Kamu sudah nungguin air mendidih, masukin telurnya, lalu pas dikupas dan dibelah—boom!—bukannya dapet kuning telur yang cerah ceria kayak sinar matahari pagi, kamu malah nemu lingkaran abu-abu kehijauan yang melingkari si kuning telur itu. Jujur aja, pemandangan itu seringkali bikin selera makan mendadak terjun bebas. Pikiran langsung traveling: "Ini telur busuk ya?" atau "Jangan-jangan ayamnya lagi sakit pas nelur?"

Tenang, kamu gak sendirian dalam kebingungan ini. Fenomena "cincin hijau" pada telur rebus ini adalah salah satu misteri dapur yang paling sering bikin orang parno tingkat dewa. Padahal, kalau kita bedah pelan-pelan, rahasianya bukan di kualitas telurnya, melainkan di cara kita memperlakukan si telur itu sendiri di atas kompor. Mari kita bahas biar kamu gak perlu lagi buang-buang telur yang sebenernya masih layak masuk perut.

Drama Kimia di Balik Cangkang Telur

Oke, kita masuk ke sesi sains singkat, tapi janji gak bakal bikin pusing kayak pelajaran kimia zaman SMA. Jadi begini, lingkaran hijau atau abu-abu itu sebenarnya adalah hasil dari sebuah "perjodohan" kimiawi yang tidak disengaja. Di dalam putih telur, ada kandungan sulfur (belerang), sementara di dalam kuning telur, ada kandungan zat besi.

Ketika kamu merebus telur terlalu lama—alias overcooked—panas yang berlebihan itu bakal memicu reaksi antara sulfur dari putih telur dan zat besi dari kuning telur. Mereka bertemu di perbatasan antara putih dan kuning, lalu membentuk senyawa yang namanya hidrogen sulfida. Nah, gas ini kemudian bereaksi lagi dengan zat besi dan taraaa... muncullah lapisan besi sulfida yang warnanya hijau keabu-abuan itu. Jadi, itu bukan jamur, bukan racun, apalagi ilmu hitam. Itu murni hasil "masak kematengan" yang berujung pada reaksi kimia sederhana.

Lalu, Aman Gak Sih Dimakan?

Jawaban singkatnya: Aman banget! Gak usah khawatir bakal keracunan atau mendadak sakit perut cuma gara-gara makan telur yang ada lingkaran hijaunya. Secara nutrisi, telur itu masih oke kok. Rasanya pun sebenarnya gak berubah drastis, cuma mungkin tekstur kuning telurnya jadi agak lebih kering, berpasir (chalky), dan baunya sedikit lebih menyengat—mirip-mirip bau belerang tipis-tipis. Kalau kamu tipe orang yang sensitif sama bau, mungkin ini agak mengganggu, tapi secara medis, itu gak berbahaya sama sekali.



Tapi ya gitu, masalahnya kan ada di estetika. Makan itu kan juga soal mata dulu baru lidah. Kalau tampilannya udah kayak properti film horor, ya nafsu makan bisa ilang. Apalagi kalau kamu niatnya mau pamer foto sarapan di Instagram Story, lingkaran hijau itu jelas-jelas ngerusak pemandangan banget, kan?

Kenapa Bisa Sampai Muncul Lingkaran Hijau?

Biasanya, "dosa" utama penyebab munculnya lingkaran hijau ini ada dua: apinya terlalu besar atau waktunya terlalu lama. Banyak dari kita yang punya kebiasaan naruh telur di panci, nyalain api, terus ditinggal main HP atau scrolling TikTok sampai lupa waktu. Pas inget, airnya udah tinggal dikit dan telurnya udah loncat-loncat di dalam panci karena mendidih terlalu hebat.

Selain itu, membiarkan telur tetap berada di dalam air panas setelah kompor dimatikan juga jadi penyebab utama. Telur itu punya sifat menyimpan panas. Jadi, meskipun api udah mati, proses pematangan di dalam cangkang tetap jalan terus kalau gak segera didinginkan. Itulah kenapa lingkaran hijau sering muncul pada mereka yang masak telurnya pakai perasaan "ah, biarin aja dulu di situ biar anget."

Tips Biar Telur Rebusmu Cantik Tanpa "Cincin"

Biar kamu gak dapet zonk lagi, ada beberapa trik simpel yang bisa kamu lakuin. Masak telur itu emang kelihatan gampang, tapi sebenarnya butuh presisi kalau mau hasil yang sempurna ala kafe-kafe mahal.

  • Jangan Pakai Air Mendidih Langsung: Masukkan telur ke dalam panci berisi air dingin, baru nyalain kompornya. Ini biar suhunya naik pelan-pelan dan cangkang gak gampang retak.
  • Set Timer: Ini krusial. Begitu air mulai mendidih, matikan api atau kecilkan. Untuk hard-boiled egg (telur rebus matang sempurna) yang tanpa lingkaran hijau, waktu 9 sampai 12 menit itu biasanya titik aman. Lebih dari itu, kamu mulai masuk ke zona bahaya lingkaran hijau.
  • Kejutan Air Es: Ini adalah life hack paling ampuh. Begitu timer bunyi, langsung angkat telur dan ceburkan ke dalam wadah berisi air es. Teknik ini namanya "shocking". Fungsinya buat menghentikan proses memasak secara instan di dalam telur. Selain mencegah lingkaran hijau, cara ini juga bikin telur jadi super gampang dikupas. Gak ada lagi drama putih telur nempel-nempel di cangkang sampai telurnya jadi bopeng-bopeng.

Kesimpulan: Jangan Panik, Tapi Perbaiki Cara Masak

Jadi, kesimpulannya adalah lingkaran hijau di telur rebus itu cuma tanda kalau kamu sedikit "over-enthusiastic" atau mungkin agak pelupa pas lagi masak. Gak perlu dibuang telurnya, sayang banget kan di tengah harga pangan yang lagi naik begini. Kamu tetap bisa makan telur itu dengan tenang tanpa rasa was-was.



Dunia masak-memasak memang penuh dengan kejutan kecil kayak gini. Kadang hal sepele kayak merebus telur aja bisa jadi pelajaran kimia mendadak. Intinya, kalau besok-besok kamu nemu lagi si lingkaran hijau itu, ya dimakan aja, anggap aja itu variasi warna. Tapi kalau mau yang estetik dan teksturnya lembut bin creamy, coba deh pakai trik air es tadi. Dijamin, sarapan kamu bakal naik level dan siap difoto buat konten tanpa perlu malu sama lingkaran hijaunya. Selamat merebus telur dengan benar!

Tags