Selasa, 1 September 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional & Nasional

Erupsi Gunung Sinabung Ganggu Penerbangan di Kualanamu, Sejumlah Pesawat Delay hingga Batal

RAU - Tuesday, 01 September 2026 | 11:42 AM

Background
Erupsi Gunung Sinabung Ganggu Penerbangan di Kualanamu, Sejumlah Pesawat Delay hingga Batal

DELI SERDANG – Erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo berdampak terhadap aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Sejumlah penerbangan dari dan menuju berbagai daerah, baik rute domestik maupun internasional, mengalami penundaan selama beberapa jam. Selain delay, terdapat pula penerbangan yang harus dibatalkan akibat kondisi abu vulkanik dari erupsi Gunung Sinabung.

Manager Corporate Secretary dan Corporate Communication PT Angkasa Pura Aviasi Bandara Kualanamu, Mohamad Hikmat Hidayat, membenarkan adanya gangguan terhadap sejumlah penerbangan.

Menurut Hikmat, abu vulkanik yang berasal dari aktivitas erupsi Gunung Sinabung menjadi salah satu faktor yang menyebabkan penerbangan sejumlah maskapai mengalami penundaan.

"Akibat abu vulkanik dari Gunung Sinabung mengakibatkan adanya penundaan penerbangan dari berbagai maskapai," ujar Hikmat kepada wartawan, Selasa (1/9/2026).



Penumpang Pilih Refund hingga Reschedule

Akibat adanya penundaan penerbangan, sejumlah calon penumpang memilih membatalkan perjalanan dan mengajukan refund tiket.

Sebagian penumpang lainnya memilih melakukan reschedule atau menjadwalkan ulang penerbangan ke hari berikutnya.

Sementara itu, terdapat pula calon penumpang yang masih bertahan di bandara sambil menunggu informasi terbaru mengenai keberangkatan penerbangan mereka.

Para penumpang berharap kondisi cuaca dan aktivitas vulkanik segera kembali memungkinkan sehingga penerbangan dapat kembali berjalan dengan aman.

Abu Vulkanik Perlu Diwaspadai dalam Aktivitas Penerbangan

Abu vulkanik menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam operasional penerbangan karena dapat mengganggu keselamatan penerbangan. Oleh sebab itu, keputusan penundaan atau pembatalan penerbangan dapat dilakukan sebagai langkah keselamatan ketika kondisi dinilai belum memungkinkan.



Calon penumpang yang terdampak diimbau untuk terus memantau informasi terbaru dari maskapai maupun pengelola Bandara Kualanamu terkait perubahan jadwal penerbangan.

Keselamatan penumpang dan awak pesawat menjadi prioritas utama dalam kondisi aktivitas vulkanik yang dapat memengaruhi jalur penerbangan.