Selasa, 1 September 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional & Nasional

Abu Vulkanik Sinabung Selimuti Berastagi, Warga dan Sekolah Diimbau Gunakan Masker

RAU - Monday, 31 August 2026 | 03:26 AM

Background
Abu Vulkanik Sinabung Selimuti Berastagi, Warga dan Sekolah Diimbau Gunakan Masker

KARO – Hujan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Sinabung melanda Kota Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Senin (31/8/2026). Kondisi tersebut membuat masyarakat dan pengguna jalan di kawasan terdampak diminta meningkatkan kewaspadaan.

Abu vulkanik tampak menutupi sejumlah ruas jalan serta kendaraan yang berada di kawasan Berastagi. Selain itu, kondisi tersebut turut memengaruhi kualitas udara dan menyebabkan jarak pandang di sejumlah lokasi menjadi terbatas ketika hujan abu berlangsung.

Untuk membantu masyarakat, sejumlah personel TNI turun ke lapangan dan membagikan masker secara gratis kepada pengendara maupun pejalan kaki yang melintas di wilayah terdampak.

Imbauan penggunaan masker juga disampaikan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara kepada seluruh warga sekolah di kawasan yang terdampak erupsi.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko paparan abu vulkanik yang dapat mengganggu kesehatan, khususnya sistem pernapasan.



Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Karo, Zulkarnain Barus, mengatakan keselamatan dan kesehatan peserta didik serta tenaga pendidik menjadi perhatian utama seiring meningkatnya aktivitas vulkanik Gunung Sinabung.

Ia mengimbau seluruh warga sekolah, mulai dari PAUD, SD, SMP hingga SMA/SMK di wilayah terdampak agar menggunakan masker, terutama ketika melakukan aktivitas di luar ruangan.

Selain memakai masker, pihak sekolah, peserta didik, dan tenaga kependidikan diminta meningkatkan kewaspadaan serta menjaga kebersihan lingkungan untuk mengurangi kemungkinan terpapar abu vulkanik.

Zulkarnain juga meminta seluruh warga sekolah mengikuti perkembangan informasi mengenai aktivitas Gunung Sinabung dan mematuhi arahan yang dikeluarkan oleh pihak berwenang.

Menurutnya, langkah antisipasi tersebut diperlukan agar kegiatan pendidikan tetap dapat berlangsung dengan tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan seluruh warga sekolah.



Sementara itu, masyarakat di wilayah yang terkena dampak erupsi juga diminta tetap waspada. Penggunaan masker sangat dianjurkan, terutama ketika harus beraktivitas di luar ruangan saat kondisi masih dipengaruhi abu vulkanik.

Masyarakat juga diingatkan untuk mengikuti instruksi petugas serta tidak memasuki kawasan yang telah ditetapkan sebagai zona berbahaya.