Kenapa Ada Telur yang Cangkangnya Putih dan Ada yang Cokelat? Ternyata Bukan Soal Kualitas
Liaa - Saturday, 05 September 2026 | 02:46 AM


Kenapa Ada Telur yang Cangkangnya Putih dan Ada yang Cokelat?
Saat berbelanja telur, kita bisa menemukan telur dengan cangkang putih maupun cokelat. Sebagian orang bahkan menganggap telur cokelat lebih sehat atau lebih bergizi daripada telur putih.
Padahal, perbedaan warna tersebut tidak sesederhana itu. Warna cangkang terutama berkaitan dengan genetik ayam yang menghasilkan telur.
1. Jenis ayam berpengaruh pada warna cangkang
Ayam memiliki karakter genetik yang berbeda-beda. Beberapa jenis ayam cenderung menghasilkan telur dengan cangkang putih, sementara jenis lainnya menghasilkan telur dengan cangkang cokelat.
Jadi, warna bulu ayam bukanlah penentu langsung warna telur. Yang lebih berpengaruh adalah faktor genetik dan karakter reproduksi ayam tersebut.
2. Telur putih dan cokelat terbentuk dengan cara yang sama
Secara umum, pembentukan cangkang telur terjadi ketika telur melewati saluran reproduksi ayam. Cangkang utamanya tersusun dari kalsium karbonat, yang secara alami berwarna putih.
Pada ayam yang menghasilkan telur cokelat, terdapat pigmen yang ditambahkan ke permukaan cangkang menjelang proses pembentukan telur selesai. Pigmen inilah yang memberikan warna kecokelatan.
3. Warna tidak otomatis menentukan kandungan gizi
Anggapan bahwa telur cokelat pasti lebih bergizi daripada telur putih tidak sepenuhnya benar.
Kandungan nutrisi telur lebih banyak dipengaruhi oleh faktor seperti pakan ayam, kondisi pemeliharaan, usia ayam, dan faktor lainnya, bukan sekadar warna cangkangnya.
Karena itu, telur putih tidak otomatis lebih rendah kualitasnya, begitu pula telur cokelat tidak otomatis lebih bergizi.
4. Kenapa harga telur bisa berbeda?
Jika telur dengan warna tertentu dijual lebih mahal, hal tersebut tidak selalu berarti kandungan gizinya lebih tinggi.
Harga dapat dipengaruhi oleh jenis ayam, biaya produksi, ukuran telur, sistem pemeliharaan, merek, hingga permintaan pasar.
5. Ada juga telur dengan warna cangkang lain
Selain putih dan cokelat, beberapa jenis ayam dapat menghasilkan telur dengan warna cangkang yang berbeda, termasuk nuansa krem atau kebiruan.
Sekali lagi, warna tersebut terutama merupakan hasil karakter genetik ayam.
Jadi, Mana yang Lebih Baik?
Telur putih dan cokelat sama-sama bisa menjadi sumber protein dan berbagai zat gizi. Warna cangkang bukan ukuran utama kualitas telur.
Jadi, saat melihat dua telur dengan warna berbeda, tidak perlu langsung menganggap salah satunya pasti lebih sehat. Di balik perbedaan warna itu, ada faktor genetik dan proses biologis yang menarik.
Cangkangnya boleh berbeda warna, tetapi sama-sama berasal dari proses alami yang menakjubkan di dalam tubuh ayam.
Next News

Telapak Tangan Berkeringat saat Gugup, Begini Respons Tubuh terhadap Stres
2 hours ago

Menjelang Haid Sering Bad Mood? Perubahan Hormon Bisa Berperan
2 hours ago

Anti-Hancur, Ini Tips Membuat Nugget Rumahan dengan Tekstur Padat
2 hours ago

Renyah di Luar, Lembut di Dalam: Rahasia Tekstur Nugget Favorit Banyak Orang
2 hours ago

Sosis Bakar Lebih Harum daripada Sosis Rebus, Ini Alasannya
2 hours ago

Daun Kelor Kerap Disebut Superfood, Ini Kandungan Gizinya
2 hours ago

Serai Bukan Hanya Bumbu Dapur, Rempah Ini Juga Sering Dijadikan Minuman
2 hours ago

Daun Sirih Punya Aroma Khas, Ini Senyawa yang Berperan di Dalamnya
2 hours ago

Beras Kencur Punya Rasa Khas, Ini yang Membuatnya Berbeda dari Jamu Lain
2 hours ago

Wedang Jahe Jadi Favorit saat Hujan, Ini Alasan di Baliknya
2 hours ago





