Telur Direbus Terlalu Lama, Kenapa Kuningnya Bisa Berubah Warna? Ternyata Ini Penyebabnya
Liaa - Saturday, 05 September 2026 | 02:41 AM


Telur Direbus Lama, Kenapa Kuningnya Bisa Berubah Warna?
Telur rebus biasanya memiliki kuning berwarna kuning cerah. Namun, ada kalanya bagian luar kuning telur justru terlihat memiliki lingkaran berwarna hijau keabu-abuan setelah telur direbus cukup lama.
Perubahan warna ini sering membuat orang bertanya-tanya. Apakah telurnya sudah rusak? Atau ada sesuatu yang salah ketika memasaknya?
Ternyata, perubahan tersebut umumnya terjadi karena reaksi kimia akibat panas.
1. Panas memicu perubahan pada protein telur
Telur mengandung berbagai jenis protein dan mineral. Ketika dipanaskan, protein mengalami perubahan struktur atau denaturasi sehingga telur yang awalnya cair menjadi padat.
Jika pemanasan berlangsung terlalu lama, reaksi kimia tertentu juga dapat terjadi di antara komponen putih dan kuning telur.
2. Sulfur dari putih telur bertemu dengan zat besi
Putih telur mengandung senyawa yang mengandung sulfur. Sementara itu, kuning telur mengandung zat besi.
Ketika telur dipanaskan terlalu lama, sebagian senyawa sulfur dapat menghasilkan hidrogen sulfida. Senyawa tersebut kemudian dapat bereaksi dengan zat besi di sekitar kuning telur.
Hasil reaksinya dapat membentuk ferrous sulfide, senyawa yang memberikan warna hijau keabu-abuan pada permukaan kuning telur.
3. Mengapa hanya bagian pinggir yang berubah warna?
Reaksi biasanya terlihat pada bagian yang berbatasan antara putih dan kuning telur.
Karena itulah muncul bentuk seperti cincin hijau atau abu-abu mengelilingi kuning telur. Semakin lama telur terkena panas, perubahan warna tersebut bisa semakin terlihat.
4. Apakah telur masih aman dimakan?
Jika telur ditangani dan dimasak dengan benar serta tidak menunjukkan tanda-tanda kerusakan, lingkaran hijau pada kuning telur umumnya bukan tanda telur beracun atau basi.
Perubahan warna tersebut lebih berkaitan dengan proses pemasakan. Meski begitu, telur yang sudah berbau tidak normal, berlendir, atau menunjukkan tanda kerusakan sebaiknya tidak dikonsumsi.
5. Bukan berarti harus menghindari telur rebus
Telur rebus tetap dapat menjadi bagian dari pola makan yang sehat. Perubahan warna pada kuning telur lebih merupakan tanda bahwa telur mengalami pemanasan cukup lama.
Jadi, ketika menemukan cincin kehijauan pada kuning telur, tidak perlu langsung menganggap telurnya rusak. Itu adalah salah satu contoh menarik bagaimana panas dapat memicu reaksi kimia di dalam makanan.
Next News

9 Makanan Bergizi yang Mendukung Tumbuh Kembang Anak,
in 4 hours

Jarang Sarapan Bisa Berdampak pada Kesehatan, Ini 5 Masalah yang Perlu Diwaspadai
in 4 hours

4 Mitos Makanan yang Sering Disebut Bikin Jerawatan, Cokelat hingga Gluten
in 4 hours

5 Daun Herbal yang Disebut Berpotensi Mendukung Kesehatan Pankreas, Ada Kelor hingga Kangkung
in 4 hours

5 Makanan Kaya Vitamin D yang Baik untuk Tulang dan Sistem Imun
in 4 hours

Tak Harus Olahraga, 5 Aktivitas di Rumah Ini Ternyata Bisa Bakar Kalori
in 4 hours

5 Makanan yang Bisa Mendukung Kualitas Sel Telur dan Kesuburan Wanita
in 4 hours

11 Makanan dan Minuman yang Bisa Memicu Asam Lambung Naik, Ada Kopi hingga Sambal
in 4 hours

Gigit Kuku Jadi Kebiasaan Anak? Orang Tua Perlu Perhatikan Hal Ini
in 3 hours

Benarkah Kucing Indonesia Rata-rata Hanya Hidup 6 Tahun? Ini Penyebabnya
9 hours ago





