4 Mitos Makanan yang Sering Disebut Bikin Jerawatan, Cokelat hingga Gluten
RAU - Sunday, 06 September 2026 | 07:26 PM


Jerawat merupakan masalah kulit yang cukup umum dan bisa dialami siapa saja, bukan hanya remaja. Kondisi ini bahkan dapat muncul hingga usia dewasa.
Karena banyak orang mengalami jerawat, berbagai anggapan mengenai penyebabnya pun berkembang. Salah satunya adalah anggapan bahwa makanan tertentu secara langsung menyebabkan munculnya jerawat.
Padahal, hubungan antara makanan dan jerawat tidak selalu sesederhana itu. Beberapa makanan memang sedang diteliti terkait kondisi kulit, tetapi bukti ilmiahnya belum cukup untuk menyebut semuanya sebagai penyebab langsung jerawat.
Berikut sejumlah mitos makanan yang sering dikaitkan dengan munculnya jerawat:
1. Cokelat
Cokelat sering menjadi makanan yang dituding sebagai pemicu jerawat. Namun, belum terdapat bukti kuat bahwa cokelat secara langsung menyebabkan jerawat pada semua orang.
Sejumlah penelitian memang menemukan adanya hubungan antara konsumsi cokelat dan jerawat, tetapi hasil penelitian tersebut belum konsisten.
Hal yang juga perlu diperhatikan adalah jenis cokelat yang dikonsumsi. Produk cokelat tertentu mengandung cukup banyak gula dan susu, yang pada sebagian orang mungkin berkaitan dengan kondisi kulit.
Jika seseorang merasa kulitnya lebih mudah berjerawat setelah mengonsumsi produk tertentu, pola konsumsinya dapat diperhatikan dan didiskusikan dengan tenaga kesehatan.
2. Produk susu
Susu juga kerap dikaitkan dengan jerawat. Beberapa penelitian menunjukkan adanya kemungkinan hubungan antara konsumsi susu, terutama susu rendah lemak atau skim, dengan kondisi jerawat.
Meski demikian, bukti yang tersedia belum cukup untuk menyatakan bahwa susu merupakan penyebab utama jerawat.
Respons setiap orang juga dapat berbeda. Jika muncul pola yang konsisten antara konsumsi produk susu dan kondisi kulit, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi sebelum menghilangkan kelompok makanan tertentu dari menu sehari-hari.
3. Makanan berminyak
Gorengan dan makanan berminyak selama ini sering dianggap sebagai penyebab jerawat. Namun, belum ada bukti kuat bahwa makanan berminyak secara langsung membuat seseorang berjerawat.
Yang lebih penting adalah keseluruhan pola makan. Pola makan yang kurang seimbang dapat memengaruhi kesehatan tubuh secara umum, termasuk kondisi kulit.
Selain makanan, kebersihan kulit juga perlu diperhatikan. Menyentuh wajah dengan tangan yang kotor atau berminyak dapat memindahkan kotoran dan minyak ke kulit sehingga berpotensi memperburuk masalah pada pori-pori.
4. Gluten
Gluten juga sering masuk dalam daftar makanan yang dianggap perlu dihindari untuk mencegah jerawat.
Padahal, bagi orang yang tidak memiliki kondisi medis yang mengharuskan menghindari gluten, menjalani diet bebas gluten belum terbukti secara otomatis dapat membuat kulit terbebas dari jerawat.
Menghindari makanan tertentu tanpa alasan yang jelas juga berisiko membuat pola makan menjadi kurang beragam. Karena itu, lebih baik mengutamakan pola makan seimbang daripada mengikuti tren diet yang belum memiliki bukti kuat terkait kesehatan kulit.
Next News

9 Makanan Bergizi yang Mendukung Tumbuh Kembang Anak,
in 5 hours

Jarang Sarapan Bisa Berdampak pada Kesehatan, Ini 5 Masalah yang Perlu Diwaspadai
in 5 hours

5 Daun Herbal yang Disebut Berpotensi Mendukung Kesehatan Pankreas, Ada Kelor hingga Kangkung
in 5 hours

5 Makanan Kaya Vitamin D yang Baik untuk Tulang dan Sistem Imun
in 5 hours

Tak Harus Olahraga, 5 Aktivitas di Rumah Ini Ternyata Bisa Bakar Kalori
in 5 hours

5 Makanan yang Bisa Mendukung Kualitas Sel Telur dan Kesuburan Wanita
in 5 hours

11 Makanan dan Minuman yang Bisa Memicu Asam Lambung Naik, Ada Kopi hingga Sambal
in 5 hours

Gigit Kuku Jadi Kebiasaan Anak? Orang Tua Perlu Perhatikan Hal Ini
in 5 hours

Benarkah Kucing Indonesia Rata-rata Hanya Hidup 6 Tahun? Ini Penyebabnya
7 hours ago

Mengapa Abu Vulkanik Berbahaya? Pakar Ungkap Ancaman bagi Pernapasan
in 5 hours





