5 Daun Herbal yang Disebut Berpotensi Mendukung Kesehatan Pankreas, Ada Kelor hingga Kangkung
RAU - Sunday, 06 September 2026 | 07:22 PM


Pankreas merupakan salah satu organ penting dalam tubuh yang berperan dalam menghasilkan insulin dan membantu mengatur kadar gula darah. Ketika fungsi pankreas terganggu, pengaturan gula darah juga dapat ikut terpengaruh.
Karena itu, menjaga kesehatan pankreas menjadi bagian penting dalam menerapkan pola hidup sehat, terutama bagi orang yang memiliki risiko diabetes atau pradiabetes.
Selain pola makan seimbang dan aktivitas fisik yang sesuai, sejumlah tanaman herbal juga telah diteliti karena kandungan senyawa alaminya yang berpotensi mendukung kesehatan pankreas.
Berikut beberapa jenis daun yang banyak dibahas dalam penelitian terkait fungsi pankreas dan pengelolaan gula darah:
1. Daun kangkung
Kangkung tidak hanya dikenal sebagai sayuran yang mudah ditemukan, tetapi juga memiliki kandungan antioksidan.
Salah satu penelitian dari Universitas Islam Indonesia (UII) menemukan adanya potensi ekstrak daun kangkung dalam membantu memperbaiki fungsi pankreas. Kandungan antioksidannya diduga berperan dalam memberikan efek tersebut.
Meski demikian, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk mengetahui manfaatnya secara lebih pasti pada manusia.
2. Daun dandang gendis
Dandang gendis atau Clinacanthus nutans merupakan tanaman yang cukup banyak digunakan sebagai herbal dan telah diteliti berkaitan dengan diabetes.
Penelitian yang dikutip dari Universitas Airlangga menunjukkan adanya potensi ekstrak tanaman ini dalam membantu melindungi sel pankreas dari kerusakan. Efek tersebut kemudian dikaitkan dengan kemungkinan membantu pengendalian kadar gula darah.
3. Daun Afrika
Daun Afrika juga menjadi salah satu tanaman yang menarik perhatian peneliti.
Penelitian dari Universitas Sumatera Utara menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak daun Afrika dengan gemcitabine berpotensi menghambat pertumbuhan sel kanker pankreas dalam penelitian tertentu.
Namun, temuan tersebut belum berarti daun Afrika dapat digunakan sebagai terapi kanker pankreas. Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui efektivitas dan keamanannya pada manusia.
4. Daun insulin
Daun insulin dikenal dalam pengobatan herbal karena sering dikaitkan dengan upaya membantu menjaga kadar gula darah.
Senyawa antioksidan yang terdapat di dalamnya juga diteliti karena berpotensi membantu mengurangi stres oksidatif yang dapat memengaruhi jaringan pankreas.
Tetapi, penggunaan tanaman herbal tetap perlu dilakukan secara hati-hati, terutama bagi orang yang sedang mengonsumsi obat diabetes.
5. Daun kelor
Daun kelor menjadi tanaman lain yang banyak diteliti karena kandungan senyawa alaminya.
Dalam penelitian laboratorium, ekstrak daun kelor menunjukkan potensi dalam memperlambat pertumbuhan sel kanker pankreas dan dapat memberikan efek tertentu ketika dikombinasikan dengan kemoterapi.
Namun, hasil penelitian laboratorium belum dapat disamakan dengan bukti bahwa mengonsumsi daun kelor dapat mengobati kanker pankreas pada manusia.
Berbagai penelitian tersebut menunjukkan potensi, bukan berarti daun-daun tersebut sudah terbukti dapat mengobati diabetes, memperbaiki pankreas, atau menyembuhkan kanker.
Bagi penderita diabetes atau penyakit pankreas, herbal sebaiknya tidak digunakan untuk menggantikan obat dan perawatan dari dokter. Konsultasi dengan tenaga kesehatan juga penting karena beberapa herbal dapat berinteraksi dengan obat yang sedang dikonsumsi.
Next News

9 Makanan Bergizi yang Mendukung Tumbuh Kembang Anak,
in 6 hours

Jarang Sarapan Bisa Berdampak pada Kesehatan, Ini 5 Masalah yang Perlu Diwaspadai
in 6 hours

4 Mitos Makanan yang Sering Disebut Bikin Jerawatan, Cokelat hingga Gluten
in 6 hours

5 Makanan Kaya Vitamin D yang Baik untuk Tulang dan Sistem Imun
in 6 hours

Tak Harus Olahraga, 5 Aktivitas di Rumah Ini Ternyata Bisa Bakar Kalori
in 6 hours

5 Makanan yang Bisa Mendukung Kualitas Sel Telur dan Kesuburan Wanita
in 6 hours

11 Makanan dan Minuman yang Bisa Memicu Asam Lambung Naik, Ada Kopi hingga Sambal
in 6 hours

Gigit Kuku Jadi Kebiasaan Anak? Orang Tua Perlu Perhatikan Hal Ini
in 5 hours

Benarkah Kucing Indonesia Rata-rata Hanya Hidup 6 Tahun? Ini Penyebabnya
7 hours ago

Mengapa Abu Vulkanik Berbahaya? Pakar Ungkap Ancaman bagi Pernapasan
in 5 hours





