Ruang Udara Timur Tengah Ditutup Imbas Konflik, Bandara Kualanamu Imbau Penumpang Umrah Koordinasi Ulang dengan Maskapai
Liaa - Monday, 02 March 2026 | 04:28 AM


DELISERDANG Bandara Internasional Kualanamu mengeluarkan imbauan resmi kepada calon penumpang penerbangan internasional, khususnya jamaah umrah, menyusul adanya penutupan sebagian ruang udara di wilayah Timur Tengah akibat situasi konflik yang sedang berlangsung.
Manager Corporate Secretary and Corporate Communication PT Angkasa Pura Aviasi Bandara Kualanamu, Hikmat, mengatakan imbauan tersebut bertujuan mengantisipasi kendala perjalanan udara yang berpotensi terjadi.
Menurutnya, penutupan ruang udara di sejumlah wilayah Timur Tengah dapat memengaruhi jadwal penerbangan internasional sehingga penumpang diminta melakukan koordinasi ulang dengan maskapai masing-masing.
"Ini merupakan imbauan resmi dari Bandara Internasional Kualanamu terkait adanya penutupan ruang udara di sebagian wilayah Timur Tengah agar tidak menimbulkan kendala dalam penerbangan," ujarnya, Minggu (1/3/2026).
Meski demikian, operasional penerbangan di Bandara Kualanamu hingga saat ini masih berlangsung normal dan aman.
Hikmat menambahkan, pihak bandara belum dapat memastikan adanya dampak langsung terhadap penerbangan luar negeri, termasuk penerbangan umrah. Ia menyarankan penumpang untuk memperoleh informasi terbaru langsung dari maskapai.
Sementara itu, Area Manager Lion Air Group Sumatera, Juli Aspita, menyebutkan hingga kini belum terdapat penundaan penerbangan umrah yang diberangkatkan dari Bandara Kualanamu menuju Jeddah.
"Sejauh ini belum ada penundaan penerbangan umrah dari Kualanamu, namun kami tetap memantau perkembangan situasi," katanya.
Berdasarkan pantauan di Bandara Kualanamu, aktivitas penerbangan umrah masih terlihat minim. Maskapai yang biasanya melayani rute umrah seperti Etihad Airways, Saudi Airlines, dan Lion Air Group belum menunjukkan peningkatan aktivitas keberangkatan.
Dalam surat imbauan yang dikeluarkan PT Angkasa Pura Aviasi disebutkan bahwa penutupan ruang udara di sejumlah wilayah menyebabkan adanya penyesuaian jadwal pada beberapa penerbangan internasional.
Pihak bandara mengimbau seluruh calon penumpang untuk rutin memeriksa jadwal keberangkatan guna menghindari keterlambatan maupun perubahan rute penerbangan.
Next News

Wapres Gibran Tinjau Huntap dan Progres Pemulihan Pascabencana di Batangtoru, Bupati Tapsel Paparkan Sejumlah Perkembangan
an hour ago

Prakiraan Cuaca di Sumatera Utara Sabtu 5 September 2026: Cerah, Hujan Ringan, Berawan Mendominasi
3 hours ago

Job Fair Madina 2026 Buka Ratusan Lowongan, 13 Perusahaan Siap Rekrut Tenaga Kerja
14 hours ago

Wapres RI Tiba di Tapteng dan Bertolak ke Barus
a day ago

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Jumat 4 September: Hujan Ringan dan Berawan Mendominasi, Suhu 17–34°C
a day ago

Di Padang Lawas, 4.446 Orang Penerima Bansos Terindikasi Judol Dinonaktifkan
2 days ago

Ketua Tim Pembina Posyandu Tapsel Ny. Murni Gus Irawan Sosialisasikan Transformasi Posyandu 6 SPM
2 days ago

Bupati Gus Irawan Pasaribu Ikuti Rakor DBH Pajak, Tapsel Dapat Pagu PBBKB 2026 Rp11,174 Miliar
2 days ago

Bupati Gus Irawan Dorong 47 Hektare Potensi TORA di Arse Masuk Reforma Agraria, Targetkan Penataan Akses 200 KK
2 days ago

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Kamis 3 September 2026: Mayoritas Wilayah Berpotensi Hujan Ringan
2 days ago




