Jumat, 13 Februari 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Ragam Makanan yang Cocok Dibuat Kolak: Pilihan Bahan dan Nilai Gizinya

Nanda - Friday, 13 February 2026 | 04:41 AM

Background
Ragam Makanan yang Cocok Dibuat Kolak: Pilihan Bahan dan Nilai Gizinya

Kolak adalah hidangan manis khas Indonesia yang biasanya terbuat dari santan, gula merah, daun pandan, dan aneka bahan utama seperti pisang atau ubi. Makanan ini identik dengan bulan Ramadan, tetapi juga sering disajikan dalam berbagai acara tradisional.

Secara kuliner, bahan yang cocok dibuat kolak umumnya memiliki karakteristik tertentu: bertekstur lembut setelah dimasak, memiliki rasa alami yang netral atau sedikit manis, serta mampu menyerap kuah santan dan gula merah dengan baik.

Berikut ragam makanan yang paling cocok dijadikan kolak beserta penjelasan detailnya.

1. Pisang

Pisang adalah bahan kolak paling populer di Indonesia. Jenis yang paling sering digunakan adalah pisang kepok, pisang raja, dan pisang tanduk karena teksturnya padat dan tidak mudah hancur saat direbus.

Dari sisi gizi, pisang mengandung karbohidrat kompleks, kalium, vitamin B6, dan serat. Ketika dimasak dalam santan dan gula merah, pisang tetap mempertahankan tekstur lembut sekaligus menyerap rasa manis gurih kuah kolak.

2. Ubi Jalar

Ubi jalar, baik ubi kuning, ubi ungu, maupun ubi oranye, sering menjadi pilihan utama setelah pisang. Ubi memiliki rasa manis alami dan tekstur empuk setelah direbus.

Secara nutrisi, ubi kaya akan beta-karoten (terutama ubi oranye), vitamin C, serat, serta karbohidrat kompleks yang memberi rasa kenyang lebih lama. Warna alaminya juga mempercantik tampilan kolak.

3. Singkong

Singkong atau ketela pohon memiliki tekstur lebih padat dibanding ubi, tetapi tetap cocok untuk kolak jika direbus hingga empuk.

Singkong mengandung karbohidrat tinggi dan sedikit protein. Karena rasanya cenderung netral, singkong sangat baik menyerap rasa manis gula merah dan aroma pandan dalam kuah santan.

4. Kolang-Kaling

Kolang-kaling berasal dari biji pohon aren. Teksturnya kenyal dan transparan, sehingga memberi sensasi berbeda dalam kolak.

Kolang-kaling rendah kalori dan mengandung serat serta mineral seperti kalsium dan fosfor dalam jumlah kecil. Bahan ini sering dikombinasikan dengan pisang atau ubi untuk variasi tekstur.

5. Labu Kuning

Labu kuning semakin populer sebagai bahan kolak modern. Dagingnya lembut dan sedikit manis secara alami.

Labu kaya akan vitamin A (beta-karoten), antioksidan, dan serat. Teksturnya yang halus membuat kuah kolak terasa lebih kental secara alami tanpa tambahan tepung.

6. Biji Salak (Candil)

Meski bukan bahan alami utuh seperti ubi atau pisang, biji salak yang terbuat dari campuran tepung tapioka dan ubi sering menjadi bagian dari variasi kolak.

Teksturnya kenyal dan lembut, serta cocok berpadu dengan santan. Karena berbasis tepung, kandungan utamanya adalah karbohidrat.

7. Kacang Hijau

Kacang hijau juga bisa diolah menjadi kolak, meskipun lebih sering dibuat bubur. Dalam kolak, kacang hijau memberikan rasa gurih alami dan tambahan protein nabati.

Kacang hijau kaya akan protein, serat, folat, dan zat besi, sehingga menjadikan kolak lebih bernutrisi.

8. Tape Singkong

Tape singkong memberi sentuhan rasa manis-asam khas hasil fermentasi. Biasanya ditambahkan menjelang akhir proses memasak agar tidak terlalu hancur.

Tape mengandung probiotik alami hasil fermentasi, meskipun jumlahnya bisa berkurang karena pemanasan.

Banyak bahan makanan yang cocok dibuat kolak, mulai dari pisang, ubi, singkong, kolang-kaling, hingga labu kuning. Setiap bahan memiliki karakteristik rasa, tekstur, dan kandungan gizi yang berbeda, namun semuanya mampu menyatu dengan kuah santan dan gula merah yang khas.

Kolak bukan hanya hidangan tradisional, tetapi juga representasi kekayaan bahan pangan lokal Indonesia yang bisa dikreasikan sesuai selera dan kebutuhan gizi.