Jumat, 13 Februari 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Mitos atau Fakta Menyapu di Malam Hari? Antara Kepercayaan Tradisional dan Logika Modern

Liaa - Monday, 09 February 2026 | 08:53 AM

Background
Mitos atau Fakta Menyapu di Malam Hari? Antara Kepercayaan Tradisional dan Logika Modern

Pendahuluan

Dalam kehidupan masyarakat Indonesia, berbagai mitos masih hidup dan diwariskan secara turun-temurun. Salah satunya adalah larangan menyapu di malam hari. Banyak orang tua dahulu meyakini bahwa menyapu malam hari bisa menghilangkan rezeki, mendatangkan sial, atau mengusir keberuntungan dari rumah.

Namun, seiring berkembangnya zaman dan pola pikir modern, muncul pertanyaan: apakah menyapu di malam hari benar-benar membawa dampak buruk, atau hanya mitos yang lahir dari kebiasaan dan kondisi masa lalu?


Asal-Usul Mitos Menyapu Malam Hari

Mitos ini berasal dari kehidupan masyarakat tradisional yang belum memiliki penerangan memadai. Pada masa lalu, malam hari identik dengan gelap, lampu terbatas, dan jarak pandang minim.

Menyapu di malam hari berisiko membuat barang berharga ikut tersapu, seperti perhiasan kecil, uang, atau benda penting lainnya. Kehilangan tersebut kemudian dikaitkan dengan hilangnya rezeki atau datangnya kesialan.

Selain itu, malam hari dianggap sebagai waktu istirahat, sehingga aktivitas bersih-bersih dipandang tidak wajar dan berpotensi mengganggu ketenangan rumah.


Makna Simbolik dalam Budaya

Dalam budaya tradisional, rezeki sering dimaknai bukan hanya secara materi, tetapi juga sebagai keberkahan, kesehatan, dan keharmonisan keluarga.

Menyapu malam hari kemudian disimbolkan sebagai tindakan "membuang" keberkahan, karena aktivitas membersihkan di waktu yang dianggap tidak tepat dimaknai sebagai mengusir energi baik dari rumah.


Fakta Logis Menyapu di Malam Hari

Jika ditinjau secara rasional, tidak ada bukti ilmiah bahwa menyapu di malam hari dapat menyebabkan kesialan atau menghilangkan rezeki.

Secara logika modern:

  • Menyapu adalah aktivitas kebersihan yang justru baik untuk kesehatan lingkungan
  • Rumah yang bersih mengurangi risiko penyakit
  • Kebersihan meningkatkan kenyamanan dan kualitas hidup

Dengan pencahayaan yang cukup, menyapu malam hari tidak berbeda secara fungsi dengan menyapu di siang hari.


Perspektif Kehidupan Modern

Dalam kehidupan modern, banyak orang bekerja dari pagi hingga sore. Waktu luang untuk membersihkan rumah justru sering tersedia pada malam hari.

Menyapu malam hari kini menjadi aktivitas normal, apalagi dengan adanya:

  • Lampu penerangan yang memadai
  • Peralatan kebersihan modern
  • Pola hidup yang fleksibel

Artinya, larangan menyapu malam hari sudah tidak lagi relevan secara fungsional di era sekarang.


Kesimpulan: Mitos atau Fakta?

Larangan menyapu di malam hari lebih tepat disebut sebagai mitos budaya, bukan fakta ilmiah.

Mitos tersebut lahir dari kondisi sosial masa lalu yang minim penerangan, faktor keamanan, dan kebiasaan hidup tradisional. Dalam konteks modern, menyapu di malam hari tidak membawa dampak buruk selama dilakukan dengan aman dan wajar.

Yang lebih penting dari waktu menyapu adalah menjaga kebersihan, kesehatan lingkungan, dan kenyamanan rumah.


Nilai Positif dari Mitos Tradisional

Meski bersifat mitos, kepercayaan ini memiliki nilai positif, yaitu:

  • Mengajarkan keteraturan hidup
  • Menanamkan disiplin waktu
  • Menghargai waktu istirahat
  • Menjaga ketenangan rumah

Dengan memahami maknanya, masyarakat dapat mengambil nilai budaya tanpa harus terikat secara dogmatis.

Tags