Mengenal Burung dengan Terbang Tercepat di Dunia, Siapa Jawaranya?
Nanda - Friday, 13 February 2026 | 05:13 AM


Burung dengan kecepatan terbang tercepat di dunia adalah Falco peregrinus atau elang peregrine.
Saat berburu, burung ini melakukan teknik menyelam tajam yang disebut stoop. Dalam posisi tersebut, kecepatannya tercatat dapat melebihi 320 km per jam, bahkan beberapa pengukuran menunjukkan angka mendekati 390 km per jam dalam kondisi tertentu.
Kecepatan ini menjadikannya bukan hanya burung tercepat, tetapi juga salah satu hewan tercepat di planet ini.
Bagaimana Bisa Secepat Itu?
Secara ilmiah, ada beberapa faktor yang memungkinkan elang peregrine mencapai kecepatan ekstrem:
1. Bentuk Tubuh Aerodinamis
Tubuhnya ramping dengan sayap runcing yang mengurangi hambatan udara (drag). Saat menyelam, sayap dilipat sebagian sehingga menyerupai peluru.
2. Struktur Tulang dan Otot Kuat
Elang peregrine memiliki otot dada besar yang mendukung kontrol gerakan saat terbang cepat dan stabil.
3. Sistem Pernapasan Efisien
Seperti burung lain, peregrine memiliki sistem kantung udara yang memungkinkan aliran oksigen tetap stabil bahkan saat tekanan udara tinggi.
4. Adaptasi Khusus pada Hidung
Mereka memiliki struktur kecil seperti tonjolan tulang di lubang hidung untuk mengatur tekanan udara saat melaju sangat cepat, sehingga tidak merusak paru-paru.
Apakah Itu Kecepatan Terbang Biasa?
Perlu dibedakan antara:
- Kecepatan menyelam (diving speed) → saat memburu mangsa dari ketinggian
- Kecepatan terbang horizontal (level flight) → saat terbang biasa
Untuk kategori terbang horizontal tercepat, salah satu kandidat kuat adalah Apus apus (burung layang-layang eropa) yang mampu terbang sekitar 110 km per jam secara mendatar.
Mengapa Kecepatan Ini Penting?
Kecepatan luar biasa elang peregrine membantu dalam:
- Menangkap mangsa seperti burung kecil
- Menghindari predator
- Bertahan hidup di habitat luas
Kemampuan ini juga menjadikannya simbol kekuatan dan ketepatan dalam berbagai budaya.
Fakta Tambahan tentang Elang Peregrine
- Tersebar hampir di seluruh dunia kecuali Antartika
- Mampu hidup di tebing alami maupun gedung pencakar langit
- Populasinya sempat menurun akibat penggunaan pestisida DDT pada abad ke-20
Kini, melalui program konservasi, populasinya kembali stabil di banyak wilayah.
Burung dengan terbang tercepat di dunia adalah elang peregrine (Falco peregrinus) yang mampu melesat lebih dari 320 km per jam saat menyelam. Kecepatan ekstrem ini merupakan hasil adaptasi evolusioner berupa bentuk tubuh aerodinamis, sistem pernapasan efisien, dan teknik berburu yang presisi.
Fenomena ini menunjukkan betapa luar biasanya kemampuan adaptasi makhluk hidup dalam menghadapi tantangan alam.
Next News

Rahasia Mengapa Kita Spontan Ikut Menguap Saat Melihat Teman
in 6 hours

Mengungkap Mitos Dinosaurus: Antara Film dan Penemuan Fosil
in 6 hours

Ironi di Balik Keindahan Ikan Cupang: Estetika atau Penyiksaan dalam Gelas Selai?
in 6 hours

Mimpi Orang Sakit Jadi Sehat: Firasat Sembuh atau Firasat Lain?
in 6 hours

Cerdas Tanpa Harus Kaku: Cara Upgrade Otak Tanpa Jadi "Robot Belajar"
in 6 hours

Demam Burrata di Bali: Dari Tren Instagram hingga Simbol Gaya Hidup Kuliner
in 6 hours

Rahasia Telur Dadar Rumah Makan: Sederhana, Tapi Selalu Lebih Istimewa
in 6 hours

Telur Setengah Matang: Lezatnya Bikin Nagih, Tapi Amankah untuk Kesehatan?
in 6 hours

Kenapa Sabar Kita Cepat Habis Saat Sampai Rumah?
in 6 hours

Palung Mariana: Misteri Terdalam Bumi yang Lebih Sulit Dijelajahi daripada Luar Angkasa
in 5 hours





