Manfaat Seledri untuk Kesehatan: Bukan Sekadar Pelengkap Sup
Tata - Friday, 13 February 2026 | 12:36 PM


Seledri (Apium graveolens) adalah sayuran rendah kalori yang kaya air dan nutrisi penting. Dalam 100 gram seledri hanya terdapat sekitar 16 kalori, tetapi mengandung vitamin K, vitamin C, folat, kalium, serta berbagai antioksidan seperti flavonoid dan polifenol.
Seledri juga mengandung serat dan senyawa bioaktif yang berperan dalam menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Berikut manfaat seledri yang telah banyak diteliti:
1. Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Seledri mengandung senyawa alami bernama phthalides yang dapat membantu melemaskan otot pembuluh darah, sehingga aliran darah menjadi lebih lancar dan tekanan darah menurun.
Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Medicinal Food menunjukkan bahwa ekstrak biji seledri memiliki potensi menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi ringan hingga sedang.
Selain itu, kandungan kalium dalam seledri membantu menyeimbangkan kadar natrium dalam tubuh.
2. Kaya Antioksidan dan Anti-Inflamasi
Seledri mengandung flavonoid seperti apigenin dan luteolin yang bersifat antioksidan. Antioksidan membantu melawan radikal bebas yang dapat merusak sel dan memicu peradangan kronis.
Apigenin dalam seledri memiliki potensi anti-inflamasi dan dapat berperan dalam pencegahan penyakit degeneratif.
3. Mendukung Kesehatan Pencernaan
Kandungan air yang tinggi serta serat alami membuat seledri membantu menjaga kelancaran buang air besar. Serat berperan dalam mendukung kesehatan mikrobiota usus.
Serat juga membantu mencegah sembelit dan menjaga keseimbangan gula darah.
4. Baik untuk Kesehatan Jantung
Kombinasi antioksidan, kalium, dan serat dalam seledri berkontribusi pada kesehatan kardiovaskular. Pola makan tinggi sayuran, termasuk seledri, secara konsisten dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung
5. Membantu Hidrasi Tubuh
Karena lebih dari 90% kandungannya adalah air, seledri dapat membantu menjaga hidrasi, terutama bila dikonsumsi dalam bentuk jus tanpa tambahan gula.
Apakah Jus Seledri Lebih Baik?
Tren "celery juice" populer di media sosial, tetapi secara ilmiah, manfaat terbaik tetap diperoleh dari mengonsumsi seledri utuh karena kandungan seratnya tetap terjaga. Jus tanpa ampas cenderung mengurangi asupan serat.
Kesimpulan
Seledri bukan sekadar pelengkap masakan. Sayuran ini mengandung antioksidan, serat, dan mineral penting yang mendukung kesehatan jantung, tekanan darah, dan pencernaan.
Namun, seledri bukan obat utama. Ia bekerja optimal sebagai bagian dari pola makan sehat dan gaya hidup aktif.
Next News

UMKM, Sertifikasi Halal, Ekonomi Daerah, Pemkot Medan, Wali Kota Medan, Pengembangan Usaha, Pemberdayaan UMKM, Industri Halal, Sumatera Utara
in 4 hours

Kalsium dari Susu atau Suplemen Vitamin: Mana yang Lebih Baik untuk Tulang?
in an hour

Trik Mudah Agar Wadah Plastik Tidak Bau Setelah Digunakan
in 6 minutes

Jangan Bingung! Ini Makna Tes Gambar Pohon Saat Cari Kerja
9 minutes ago

Asam Urat vs Rematik: Serupa tapi Tak Sama, Ini Penjelasannya
14 minutes ago

Rahasia di Balik Judul Provokatif Buku Pengembangan Diri
14 minutes ago

Susu Kurma: Life Hack Anti-Lemes dari Sahur Sampai Buka Puasa
19 minutes ago

Fakta Unik Kulit Melinjo yang Jarang Diketahui Banyak Orang
24 minutes ago

Pesona Risol di Balik Kotak Jajanan Pasar yang Menggoda
29 minutes ago

Jambang: Cuma Gaya atau Tanda Hormon?
a day ago





