Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Siapkan Tanggul dan Sabo Dam untuk Kendalikan Banjir di DAS Tukka
RAU - Friday, 20 February 2026 | 12:34 PM


Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menyatakan pemerintah akan membangun struktur tanggul dan sabo dam di Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, sebagai upaya pengendalian banjir. Pernyataan ini disampaikan saat meninjau Sungai Tukka yang mengalamai luapan akibat banjir bandang.
Berdasarkan laporan petugas di lapangan, material hasil banjir bandang menumpuk di Daerah Aliran Sungai (DAS) Tukka dan mencapai ketebalan sekitar 250 centimeter, yang menyebabkan dasar sungai kini lebih tinggi dibandingkan kondisi sebelum bencana.
Bobby menegaskan bahwa pembangunan tanggul dan sabo dam, yang berfungsi menahan material di bagian hulu DAS, akan menjadi fokus pemerintah untuk meminimalkan risiko banjir kembali menggenangi permukiman.
Selain fokus pada infrastruktur, penanganan tanggap darurat di sepanjang sungai yang melintasi wilayah Tapteng dan sekitarnya terus dilakukan.
Gubernur meminta Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah untuk melakukan pendekatan serta sosialisasi kepada pemilik lahan di kawasan DAS, mengingat pekerjaan tersebut membutuhkan persetujuan dan ketersediaan lahan dari masyarakat terdampak.
Usai mengunjungi Tukka, Bobby dan rombongan juga meninjau kondisi tanggul yang rusak serta bendungan yang terdampak banjir bandang di Kecamatan Sorkam.
Sementara itu, Wakil Bupati Tapteng, Mahmud Efendi, menyebut bahwa proses sosialisasi rencana pembangunan telah berjalan, meskipun komunikasi dengan beberapa pemilik lahan masih berlangsung untuk mencapai kesepakatan.
Next News

Anggaran BPBD Madina Rp489 Juta, Dana Bencana Tersedia Rp5,6 Miliar
2 hours ago

Pemkab Aceh Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir Selama 14 Hari
8 hours ago

Prakiraan Cuaca di Sumatera Utara Sabtu 31 Oktober 2026: Mayoritas Hujan Ringan, 7 Wilayah Berawan
12 hours ago

Disambut Hangat Dubes RI di Uzbekistan, Perjalanan Kakek-Nenek Keliling Dunia Penuh Kisah Persahabatan
a day ago

Jelajahi Padang Tandus China-Kazakhstan, Kakek-Nenek Keliling Dunia Cicipi Steak Daging Kuda di Almaty
a day ago

Suhu China Turun hingga 4 Derajat Celsius, Kakek-Nenek Keliling Dunia Tetap Lanjutkan Ekspedisi
a day ago

Lewati Puluhan Terowongan Pegunungan China, Kakek-Nenek Keliling Dunia Tiba di Chengdu
a day ago

Masuk China dengan Mobil Sendiri, Kakek-Nenek Keliling Dunia Hadapi Pemeriksaan Ketat di Perbatasan
a day ago

Tertahan Tiga Hari di Perbatasan Malaysia, Kakek-Nenek Keliling Dunia Hadapi Masalah Dokumen Kendaraan
a day ago

Filter Oli Sulit Ditemukan di Thailand, Kakek-Nenek Keliling Dunia Hadapi Tantangan Menuju Laos
a day ago





