Filter Oli Sulit Ditemukan di Thailand, Kakek-Nenek Keliling Dunia Hadapi Tantangan Menuju Laos
RAU - Friday, 30 October 2026 | 06:42 PM


Kesulitan Mencari Filter Oli di Thailand, Kakek-Nenek Keliling Dunia Lanjutkan Perjalanan ke Laos
Pasangan asal Aceh, T. Faisal Laksamana (65) dan dr. Indriati (61), kembali menghadapi tantangan selama menjalani ekspedisi The Great Overland Journey. Kali ini, kendala muncul ketika keduanya hendak melanjutkan perjalanan dari Thailand menuju Laos karena sulit mendapatkan filter oli yang sesuai untuk kendaraan mereka.
Sebelum melanjutkan perjalanan, Faisal dan Indriati terlebih dahulu melakukan servis mobil di salah satu dealer Toyota di Chiang Rai, Thailand, pada Kamis. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan kendaraan tetap dalam kondisi baik setelah digunakan menempuh perjalanan lintas negara.
Namun, proses servis tidak berjalan sesuai harapan. Dealer yang mereka datangi ternyata tidak menyediakan filter oli yang cocok dengan kendaraan tersebut.
Pihak dealer menjelaskan bahwa komponen itu harus didatangkan dari Bangkok dan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar tiga hari. Waktu tunggu tersebut menjadi kendala bagi pasangan itu karena mereka memiliki rencana melanjutkan perjalanan menuju perbatasan Thailand dan Laos.
Menemukan Solusi di Dealer Toyota Lain
Untuk mengatasi masalah tersebut, Faisal dan Indriati sempat diarahkan membeli filter oli di toko Cockpit Chiang Rai. Akan tetapi, dealer yang sebelumnya mereka kunjungi menyampaikan bahwa pihaknya tidak dapat memasang komponen yang dibeli dari tempat lain.
Karena tidak ingin menunggu terlalu lama, keduanya memutuskan melanjutkan perjalanan. Sekitar delapan kilometer dari lokasi sebelumnya, mereka menemukan dealer Toyota lain yang dapat membantu menyelesaikan servis kendaraan.
Setelah pemeriksaan dan penggantian komponen selesai, mobil dinyatakan siap digunakan kembali. Faisal dan Indriati pun dapat meneruskan perjalanan menuju perbatasan Chiang Khong.
Proses Perbatasan Thailand-Laos Berjalan Lancar
Setelah memastikan kondisi kendaraan aman untuk melanjutkan perjalanan, pasangan yang dikenal dengan sebutan Kakek-Nenek Keliling Dunia itu bergerak menuju Border Chiang Khong, Thailand.
Mereka kemudian menyeberang menuju Huay Xai, Laos. Pengalaman pernah tertahan selama tiga hari di perbatasan Pangkalan Hulu, Malaysia, sebelumnya membuat keduanya sempat khawatir akan menghadapi hambatan serupa.
Namun, kekhawatiran tersebut tidak terbukti. Proses keluar dari Thailand dan memasuki Laos melalui perbatasan Chiang Khong berlangsung lancar.
Perjalanan kemudian dilanjutkan hingga keduanya tiba di Luang Namtha, Laos, untuk beristirahat dan bermalam sebelum melanjutkan ekspedisi.
Bertemu Pelintas dari Berbagai Negara
Dalam perjalanan menuju Laos, Faisal dan Indriati juga bertemu dengan sejumlah pelancong yang melakukan perjalanan darat lintas negara.
Mereka berasal dari berbagai wilayah, di antaranya Selangor, Malaysia, Australia, Spanyol, dan Singapura. Para pelintas tersebut memiliki tujuan perjalanan menuju kawasan Boten, Laos.
Pertemuan itu menjadi salah satu pengalaman menarik selama ekspedisi. Selain menjelajahi berbagai negara, perjalanan overland juga membuka kesempatan untuk bertemu orang-orang dari latar belakang dan kebangsaan yang berbeda.
Pesan Penting Sebelum Melakukan Perjalanan Overland
Dari pengalaman kesulitan mendapatkan filter oli di Thailand, Faisal mengingatkan bahwa ketersediaan suku cadang kendaraan perlu diperhatikan sebelum melakukan perjalanan lintas negara.
Menurutnya, komponen kendaraan yang mudah ditemukan di Indonesia belum tentu tersedia di negara lain. Perbedaan jenis kendaraan dan distribusi suku cadang dapat menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku perjalanan menggunakan mobil pribadi.
Faisal menyarankan agar para pelancong overland membawa sejumlah suku cadang kecil yang penting sebagai persediaan selama perjalanan.
"Untuk yang mau melakukan perjalanan overland, sebaiknya membawa suku cadang kecil yang penting, termasuk filter oli, sebagai cadangan. Jangan hanya mengandalkan ketersediaan suku cadang di negara yang kita datangi," ujarnya kepada ANTARA Biro Sumut selaku media partner, Minggu.
Melanjutkan Ekspedisi dari Asia Menuju Eropa
Setelah melewati kendala servis kendaraan dan proses perbatasan, Faisal dan Indriati kini melanjutkan perjalanan di Laos.
Ekspedisi The Great Overland Journey merupakan perjalanan panjang dari Indonesia menuju sejumlah negara di Asia, Timur Tengah, hingga Eropa. Dalam perjalanan tersebut, keduanya tidak hanya menghadapi tantangan teknis kendaraan, tetapi juga berbagai kondisi dan aturan di setiap negara yang dilalui.
Pengalaman mereka di Thailand menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat yang memiliki rencana menjelajahi negara lain menggunakan kendaraan pribadi.
Melalui dokumentasi perjalanan Kakek-Nenek Keliling Dunia, Faisal dan Indriati berharap pengalaman tersebut dapat menjadi sumber informasi sekaligus inspirasi bagi masyarakat Indonesia yang ingin mencoba perjalanan overland lintas negara.
Next News

Anggaran BPBD Madina Rp489 Juta, Dana Bencana Tersedia Rp5,6 Miliar
in 4 hours

Pemkab Aceh Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir Selama 14 Hari
2 hours ago

Prakiraan Cuaca di Sumatera Utara Sabtu 31 Oktober 2026: Mayoritas Hujan Ringan, 7 Wilayah Berawan
6 hours ago

Disambut Hangat Dubes RI di Uzbekistan, Perjalanan Kakek-Nenek Keliling Dunia Penuh Kisah Persahabatan
20 hours ago

Jelajahi Padang Tandus China-Kazakhstan, Kakek-Nenek Keliling Dunia Cicipi Steak Daging Kuda di Almaty
20 hours ago

Suhu China Turun hingga 4 Derajat Celsius, Kakek-Nenek Keliling Dunia Tetap Lanjutkan Ekspedisi
20 hours ago

Lewati Puluhan Terowongan Pegunungan China, Kakek-Nenek Keliling Dunia Tiba di Chengdu
20 hours ago

Masuk China dengan Mobil Sendiri, Kakek-Nenek Keliling Dunia Hadapi Pemeriksaan Ketat di Perbatasan
20 hours ago

Tertahan Tiga Hari di Perbatasan Malaysia, Kakek-Nenek Keliling Dunia Hadapi Masalah Dokumen Kendaraan
20 hours ago

Setelah Hampir Sebulan Menunggu, Kakek-Nenek Keliling Dunia Akhirnya Terima Mobil Ekspedisi di Malaysia
20 hours ago





