Selasa, 10 Februari 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Ikan dengan Kandungan Omega-3 Tertinggi: Rahasia Nutrisi Penting untuk Otak dan Jantung

Nanda - Tuesday, 10 February 2026 | 09:40 AM

Background
Ikan dengan Kandungan Omega-3 Tertinggi: Rahasia Nutrisi Penting untuk Otak dan Jantung

Omega-3: Lemak yang Dibutuhkan Tubuh

Omega-3 adalah asam lemak esensial yang tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh. Artinya, kebutuhan omega-3 harus dipenuhi dari makanan. Dalam dunia nutrisi, omega-3 dikenal berperan penting dalam menjaga fungsi otak, kesehatan jantung, mengurangi peradangan, serta mendukung kesehatan mata.

Jenis omega-3 yang paling bermanfaat bagi tubuh manusia adalah EPA (Eicosapentaenoic Acid) dan DHA (Docosahexaenoic Acid), yang paling banyak ditemukan pada ikan laut berlemak

Kenapa Ikan Laut Lebih Kaya Omega-3?

Ikan laut, khususnya yang hidup di perairan dingin, memiliki kandungan omega-3 lebih tinggi karena rantai makanan laut kaya akan mikroalga. Mikroalga inilah sumber utama EPA dan DHA, yang kemudian terakumulasi dalam tubuh ikan.

Semakin berlemak jenis ikannya, semakin tinggi pula kandungan omega-3 di dalamnya.

Salmon

Salmon sering disebut sebagai salah satu sumber omega-3 terbaik di dunia. Dalam satu porsi sekitar 100 gram salmon, terkandung lebih dari 2.000 mg omega-3 (gabungan EPA dan DHA).

Kandungan inilah yang membuat salmon banyak direkomendasikan oleh ahli gizi untuk menjaga kesehatan jantung, meningkatkan fungsi otak, serta mendukung perkembangan saraf, terutama pada anak dan ibu hamil.

Makarel

Makarel atau mackerel termasuk ikan laut berlemak dengan kandungan omega-3 yang sangat tinggi. Dalam 100 gram makarel, kandungan omega-3 bisa mencapai 4.000 mg, menjadikannya salah satu yang tertinggi di antara ikan konsumsi.

Selain omega-3, makarel juga kaya vitamin D dan selenium, yang berperan dalam menjaga sistem imun tubuh.

Sarden

Sarden sering dianggap ikan sederhana, padahal kandungan nutrisinya luar biasa. Sarden mengandung sekitar 1.500–2.200 mg omega-3 per 100 gram.

Karena ukurannya kecil, sarden biasanya dikonsumsi utuh, sehingga kandungan kalsium dan vitamin B12-nya juga tinggi. Inilah alasan sarden sering direkomendasikan sebagai sumber gizi terjangkau.

Tuna

Tuna, terutama tuna sirip biru dan albakor, juga mengandung omega-3 dalam jumlah signifikan, meskipun sedikit lebih rendah dibanding salmon atau makarel.

Selain omega-3, tuna dikenal sebagai sumber protein berkualitas tinggi yang membantu pembentukan otot dan menjaga metabolisme tubuh.

Herring

Herring atau ikan hering banyak dikonsumsi di Eropa dan dikenal sangat kaya omega-3. Dalam 100 gram hering, kandungan omega-3 bisa mencapai 2.000–2.500 mg.

Ikan ini juga mengandung antioksidan dan vitamin D yang penting untuk kesehatan tulang.

Manfaat Omega-3 yang Didukung Ilmu Pengetahuan

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa konsumsi omega-3 secara rutin dapat membantu:

  • Menurunkan risiko penyakit jantung
  • Mendukung fungsi kognitif dan daya ingat
  • Mengurangi peradangan kronis
  • Menjaga kesehatan mata
  • Mendukung kesehatan mental

Organisasi kesehatan dunia dan banyak lembaga medis merekomendasikan konsumsi ikan berlemak 2–3 kali per minggu untuk memenuhi kebutuhan omega-3.

Cara Mengolah Ikan agar Omega-3 Tetap Terjaga

Metode memasak juga berpengaruh pada kandungan omega-3. Mengukus, memanggang, atau menumis dengan suhu sedang lebih disarankan dibanding menggoreng dengan minyak berlebihan, karena panas tinggi dapat merusak asam lemak omega-3.

Di tengah maraknya suplemen, ikan tetap menjadi sumber omega-3 alami terbaik. Selain lebih mudah diserap tubuh, ikan juga menyediakan nutrisi lain yang bekerja saling melengkapi.

Mengonsumsi ikan dengan kandungan omega-3 tinggi bukan sekadar tren kesehatan, melainkan investasi jangka panjang untuk kualitas hidup.