Jumat, 9 Januari 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Berita

Gubernur Sumut Bobby Nasution Terima Satya Lencana Wirakarya dari Presiden Prabowo

eno - Thursday, 08 January 2026 | 11:37 AM

Background
Gubernur Sumut Bobby Nasution Terima Satya Lencana Wirakarya dari Presiden Prabowo

Medan - Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution menerima tanda kehormatan Satya Lencana Wirakarya dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Penghargaan tersebut diserahkan dalam kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional yang digelar di Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).

Bobby menjadi salah satu kepala daerah yang memperoleh penghargaan atas kontribusinya dalam mendorong peningkatan produksi pangan, khususnya padi dan beras, sehingga Provinsi Sumatera Utara berhasil mencatat surplus produksi pangan pada tahun 2025.

Berdasarkan data, produksi padi di Sumatera Utara sepanjang 2025 mencapai 2,75 juta ton gabah kering giling (GKG). Selain itu, produksi jagung juga tercatat sebesar 1,2 juta ton. Capaian tersebut turut mendukung keberhasilan program swasembada pangan nasional yang diumumkan oleh Presiden.

Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya menegaskan bahwa swasembada pangan merupakan salah satu pilar utama kemerdekaan sebuah bangsa. Menurutnya, kedaulatan negara tidak akan terwujud apabila kebutuhan pangan masih bergantung pada negara lain.

“Tidak mungkin sebuah bangsa benar-benar merdeka jika urusan makan dan pangannya masih bergantung kepada bangsa lain,” ujar Presiden.

Presiden juga mengungkapkan bahwa pandemi Covid-19 menjadi pelajaran penting bagi Indonesia. Saat pandemi melanda, sejumlah negara penghasil beras memilih menahan pasokan dan tidak mengekspor ke negara lain, termasuk Indonesia.

“Pengalaman saat Covid-19 membuka mata kita semua. Negara yang memiliki beras tidak mau menjualnya. Ini menjadi peringatan agar bangsa kita tidak lengah dan tidak bergantung pada negara lain, terutama untuk kebutuhan pangan,” kata Presiden.

Lebih lanjut, Presiden menyatakan bahwa Indonesia sebagai negara yang dianugerahi wilayah luas, tanah subur, dan sumber daya alam melimpah seharusnya mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri tanpa ketergantungan impor.