Gubernur Sumut Bobby Nasution Terima Satya Lencana Wirakarya dari Presiden Prabowo
eno - Thursday, 08 January 2026 | 11:37 AM


Medan - Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution menerima tanda kehormatan Satya Lencana Wirakarya dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Penghargaan tersebut diserahkan dalam kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional yang digelar di Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).
Bobby menjadi salah satu kepala daerah yang memperoleh penghargaan atas kontribusinya dalam mendorong peningkatan produksi pangan, khususnya padi dan beras, sehingga Provinsi Sumatera Utara berhasil mencatat surplus produksi pangan pada tahun 2025.
Berdasarkan data, produksi padi di Sumatera Utara sepanjang 2025 mencapai 2,75 juta ton gabah kering giling (GKG). Selain itu, produksi jagung juga tercatat sebesar 1,2 juta ton. Capaian tersebut turut mendukung keberhasilan program swasembada pangan nasional yang diumumkan oleh Presiden.
Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya menegaskan bahwa swasembada pangan merupakan salah satu pilar utama kemerdekaan sebuah bangsa. Menurutnya, kedaulatan negara tidak akan terwujud apabila kebutuhan pangan masih bergantung pada negara lain.
“Tidak mungkin sebuah bangsa benar-benar merdeka jika urusan makan dan pangannya masih bergantung kepada bangsa lain,” ujar Presiden.
Presiden juga mengungkapkan bahwa pandemi Covid-19 menjadi pelajaran penting bagi Indonesia. Saat pandemi melanda, sejumlah negara penghasil beras memilih menahan pasokan dan tidak mengekspor ke negara lain, termasuk Indonesia.
“Pengalaman saat Covid-19 membuka mata kita semua. Negara yang memiliki beras tidak mau menjualnya. Ini menjadi peringatan agar bangsa kita tidak lengah dan tidak bergantung pada negara lain, terutama untuk kebutuhan pangan,” kata Presiden.
Lebih lanjut, Presiden menyatakan bahwa Indonesia sebagai negara yang dianugerahi wilayah luas, tanah subur, dan sumber daya alam melimpah seharusnya mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri tanpa ketergantungan impor.
Next News

Pasca Amblas, Jalinsum Sipirok-Taput Kembali Bisa Dilalui Kendaraan
a day ago

Tiongkok Jadi Tujuan Utama Ekspor Sumut, Nilai Tembus 1,95 Miliar Dolar AS
3 days ago

Hampir 15 Ribu Warga Sumut Masih Mengungsi Akibat Bencana Alam
3 days ago

Dua Kali Diterjang Banjir Bandang, Bupati Tapsel Minta Warga Lobu Uhom Direlokasi
12 days ago

Pemulihan Pascabencana Tapsel Dikebut, Bupati Gus Irawan Ikuti Rakor dengan Empat Menteri
15 days ago

Bupati Gus Irawan Rayakan Natal Bersama Jemaat GKPA Batusatail, Ajak Doakan Tapsel Bangkit dari Bencana
15 days ago

Khidmat dan Penuh Makna, 98 Murid Baru Ikuti Baiat PPITTNI di Padangsidimpuan
16 days ago

LEPPAMI HMI dan Komunitas Alam Gelar Go Green di Bukit Palopat, Soroti Ancaman Banjir dan Longsor
18 days ago

Kementerian PKP Mulai Bangun 227 Huntap di Tapsel, Bupati: Negara Hadir Bangun Harapan Warga
18 days ago

Komisi VIII DPR RI dan BPKH Salurkan Bantuan untuk Pengungsi Bencana di Tapsel
19 days ago




