TNI AD Kerahkan Puluhan Alat Berat Percepat Pemulihan Pascabencana di Tapanuli Tengah
RAU - Monday, 19 January 2026 | 09:57 AM


Markas Besar TNI Angkatan Darat mengirimkan puluhan kendaraan operasional serta alat berat ke Kabupaten Tapanuli Tengah dalam beberapa hari terakhir. Peralatan yang dikerahkan antara lain ekskavator, buldoser, dump truck, mobil pemadam kebakaran, mobil tangki air, hingga kendaraan angkut personel.
Pengiriman alat berat tersebut bertujuan untuk mempercepat proses pemulihan infrastruktur serta mendukung bangkitnya kembali aktivitas ekonomi masyarakat yang terdampak bencana. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak ke wilayah tersebut pada 9 Januari lalu.
Fokus pengerahan alat berat dipusatkan di daerah paling parah terdampak, yakni Kecamatan Tukka meliputi Kelurahan Hutanabolon, Desa Sipage, dan Desa Sigiring-giring yang hingga kini masih terisolasi.
Satuan Zeni TNI AD terus bekerja melakukan pembersihan material lumpur yang menutupi badan jalan, menimbun ruas jalan yang terputus, serta mengevakuasi kayu gelondongan yang berserakan di permukiman warga. Selain itu, tim juga melakukan normalisasi aliran sungai dan pembersihan rumah-rumah warga.
Tidak hanya itu, prajurit TNI AD turut membersihkan sekolah, kantor pemerintahan, menormalisasi lahan pertanian masyarakat, serta membangun kembali jembatan jenis Armco untuk membuka akses transportasi.
Seluruh kegiatan operasional alat berat dilakukan langsung oleh prajurit TNI AD sebagai bentuk nyata komitmen bahwa TNI selalu hadir di tengah rakyat. Proses pemulihan ini dipantau secara langsung oleh Komandan Korem 023/KS Kolonel Inf Iwan Budiarso, Komandan Kodim 0211/Tapteng Letkol Inf Bayu, serta para komandan satuan Yonif di jajaran Korem 023/KS.
Sejumlah warga Kecamatan Tukka menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kerja keras prajurit TNI. Kepada jurnalis, Minggu (18/1/2026), masyarakat mengaku sangat terbantu dengan kehadiran TNI dalam mempercepat pemulihan infrastruktur yang rusak akibat banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pada 25 November 2025 lalu.
Next News

BNPB: Korban Tewas Banjir dan Longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar Capai 1.200 Jiwa
7 days ago

Bupati Masinton Pastikan Normalisasi Sungai Aek Harse Berjalan, 12 Alat Berat Dikerahkan
7 days ago

BMKG: Cuaca Indonesia Masih Didominasi Hujan dengan Intensitas Beragam
8 days ago

Pusdalops Sumut Catat 121 Warga Luka dan 41 Orang Hilang Akibat Bencana Alam
8 days ago

Harga Cabai Merah di Sumut Terus Turun, Humbahas Sentuh Rp18 Ribu per Kilogram
8 days ago

Pemerintah Terapkan Sistem Padat Karya untuk Pulihkan Sawah Terdampak Bencana di Sumatera
9 days ago

BMKG Peringatkan Mayoritas Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Disertai Petir
9 days ago

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah Indonesia Berawan Hari Ini
11 days ago

Bobby Nasution Percepat Rehabilitasi Pascabencana di Sumut Jelang Ramadan
12 days ago

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia
13 days ago





